Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

Terbaru

  1. Transparansi Keuangan Organisasi Mahasiswa: Langkah Kecil Membangun Budaya Antikorupsi

  2. Mantan Kanit Lantas Polsek Sedayu, Sunaryo Resmi Dilantik Jadi Lurah Argorejo Bantul

  3. Tim Abdimas FH UPNVJ Edukasi Hukum Waris dan Perlindungan Lansia di GKPI Tangerang

  4. Dosen IPB "Pulang Kampung" ke Desa Sinarsari, Bawa Perempuan Pelaku UMKM Naik Kelas Lewat Digitalisasi

  5. Danau Gegas di Musi Rawas, Menanamkan Pendidikan Karakter melalui Kearifan Lokal

  1. Beranda
  2. Pendidikan
  3. Telkom University Hadirkan Teknologi IoT untuk Pantau Kesuburan Tanah Petani di Banyumas

Telkom University Hadirkan Teknologi IoT untuk Pantau Kesuburan Tanah Petani di Banyumas

T
Penulis: Tim Pengmas Telkom University
05 November 2026, 14.46 WITA Editor: Annisa
5 menit baca
Tim Pengmas Telkom University
Tim Pengabdian kepada Masyarakat Telkom University Kampus Purwokerto menggelar sosialisasi penerapan teknologi monitoring kesuburan tanah berbasis IoT bersama Kelompok Tani Desa Wlahar Wetan, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Senin (28/9/2026). (Foto: Dokumentasi Tim Pengmas Telkom University)

BANYUMAS, JurnalPost.com – Telkom University Kampus Purwokerto memperkenalkan teknologi monitoring kesuburan tanah berbasis Internet of Things (IoT) kepada Kelompok Tani Desa Wlahar Wetan, Kecamatan Kalibagor, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, pada 28 September 2026.

Inovasi tersebut merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat (Pengmas) yang bertujuan membantu petani memantau kondisi tanah secara lebih praktis dan terukur melalui pemanfaatan teknologi digital.

IKLAN

Program ini sekaligus menjadi bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung transformasi digital sektor pertanian, terutama untuk meningkatkan akses petani terhadap informasi yang dibutuhkan dalam pengelolaan lahan.

Pasfoto Rafael Bona Napitupulu
Baca Juga

Pentingnya Menjaga Keamanan Data Pribadi di Era Digital, Kenali Risiko dan Cara Melindunginya

Selama ini, petani di Desa Wlahar Wetan masih menghadapi sejumlah kendala dalam mengetahui kondisi tanah secara terukur. Keterbatasan perangkat pengukuran membuat penentuan kebutuhan pemupukan umumnya masih mengandalkan pengalaman dan kebiasaan yang telah diterapkan secara turun-temurun.

Melalui penerapan teknologi IoT, petani diharapkan memiliki sumber informasi tambahan yang dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan sebelum mengambil keputusan terkait pengelolaan lahan pertanian.

Teknologi IoT Bantu Petani Mengenali Kondisi Tanah

Sistem monitoring kesuburan tanah yang diperkenalkan tim Telkom University mengintegrasikan sensor tanah, mikrokontroler, dan teknologi IoT dengan dashboard berbasis web.

Perangkat tersebut dirancang untuk memantau sejumlah parameter penting yang berkaitan dengan kondisi tanah, meliputi tingkat keasaman atau pH, kelembapan, serta kandungan unsur hara nitrogen (N), fosfor (P), dan kalium (K).

Ilustrasi kecerdasan buatan, Pancasila, dan integritas dalam pendidikan.
Baca Juga

Pancasila dan Kejujuran di Era AI: Ketika Kecerdasan Buatan Menggantikan Proses Berpikir Manusia?

Data hasil pengukuran kemudian dapat ditampilkan melalui dashboard digital sehingga petani lebih mudah mengakses dan memahami informasi mengenai kondisi lahan mereka.

kegiatan
Perangkat monitoring kesuburan tanah berbasis Internet of Things (IoT) yang dikembangkan tim Telkom University untuk memantau pH, kelembapan, serta unsur hara tanah guna mendukung pengelolaan lahan pertanian. (Foto: Dokumentasi Tim Pengmas Telkom University)

Pemanfaatan teknologi ini diharapkan dapat membantu petani mengidentifikasi perubahan kondisi tanah tanpa harus sepenuhnya bergantung pada pengamatan manual.

Meski demikian, informasi yang dihasilkan perangkat tetap perlu digunakan secara cermat dan disesuaikan dengan kebutuhan tanaman, kondisi lahan, serta praktik pertanian setempat.

Dengan demikian, teknologi monitoring berperan sebagai alat bantu dalam pengambilan keputusan, bukan sebagai pengganti seluruh pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki petani.

Red Neon AI Misinformation Interface
Baca Juga

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Untag Surabaya Soroti Urgensi Literasi Digital bagi Generasi Z

Sosialisasi dan Pengenalan Perangkat kepada Kelompok Tani

Selain memperkenalkan sistem monitoring, tim pengabdian Telkom University juga memberikan sosialisasi kepada anggota Kelompok Tani Desa Wlahar Wetan.

Dalam kegiatan tersebut, para petani mendapatkan penjelasan mengenai fungsi perangkat, cara penggunaannya, serta bagaimana informasi hasil pemantauan tanah dapat dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas pertanian.

Telkom University Hadirkan Teknologi IoT
Tim Pengabdian kepada Masyarakat Telkom University Kampus Purwokerto menggelar sosialisasi penerapan teknologi monitoring kesuburan tanah berbasis IoT bersama Kelompok Tani Desa Wlahar Wetan, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Senin (28/9/2026). (Foto: Dokumentasi Tim Pengmas Telkom University)

Sosialisasi dilakukan untuk memberikan pemahaman dasar mengenai penerapan teknologi digital dalam pengelolaan lahan sekaligus membuka ruang diskusi antara tim pengabdian dan masyarakat.

Keterlibatan petani sebagai mitra utama menjadi bagian penting dalam kegiatan ini. Melalui interaksi langsung, tim pengabdian dapat memperoleh gambaran mengenai kebutuhan pengguna dan tantangan yang mungkin muncul ketika perangkat digunakan di lapangan.

IKLAN

Berdasarkan tanggapan awal selama kegiatan, anggota kelompok tani menunjukkan ketertarikan terhadap teknologi monitoring tanah yang diperkenalkan.

Respons tersebut menjadi masukan bagi tim pengabdian untuk terus mengembangkan perangkat agar penggunaannya semakin mudah dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Serahkan Dua Unit Perangkat Monitoring Tanah

Sebagai bagian dari pelaksanaan program, tim Telkom University juga menyerahkan dua unit perangkat monitoring kesuburan tanah kepada kelompok tani mitra.

Penyerahan tersebut dilengkapi buku panduan penggunaan agar perangkat dapat dipelajari dan dimanfaatkan oleh petani setelah kegiatan sosialisasi selesai.

Keberadaan perangkat diharapkan dapat membuka kesempatan bagi kelompok tani untuk mengenal pengukuran kondisi tanah secara lebih terstruktur.

Meski demikian, penerapan teknologi ini masih memerlukan evaluasi dan penyempurnaan lebih lanjut, terutama terkait kemudahan operasional, keandalan hasil pengukuran, serta kesesuaian informasi yang dihasilkan dengan kondisi pertanian di Desa Wlahar Wetan.

Evaluasi tersebut penting agar teknologi yang dikembangkan tidak hanya dapat digunakan secara teknis, tetapi juga benar-benar sesuai dengan kebutuhan petani sebagai pengguna.

Keberlanjutan pemanfaatan perangkat juga membutuhkan pendampingan serta kerja sama antara tim pengembang dan kelompok tani.

Dorong Pertanian Berbasis Data dan Teknologi Digital

Penerapan sistem monitoring tanah berbasis IoT di Desa Wlahar Wetan menjadi salah satu langkah untuk mendekatkan inovasi teknologi perguruan tinggi dengan kebutuhan masyarakat.

Melalui program pengabdian ini, Telkom University berupaya memperlihatkan bahwa teknologi digital tidak hanya dapat dimanfaatkan dalam sektor industri atau komunikasi, tetapi juga memiliki peluang untuk mendukung aktivitas pertanian.

Informasi mengenai kondisi tanah dapat menjadi salah satu dasar bagi petani dalam mengevaluasi pengelolaan lahan dan mempertimbangkan langkah budidaya yang lebih sesuai.

Namun, manfaat jangka panjang dari teknologi tersebut masih perlu dilihat melalui penerapan dan evaluasi secara berkelanjutan.

Ke depan, kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan kelompok tani diharapkan dapat terus diperkuat, termasuk melalui kegiatan pendampingan, pelatihan, serta pengembangan sistem sesuai kebutuhan lapangan.

Kolaborasi tersebut menjadi penting agar inovasi teknologi tidak berhenti pada penyerahan perangkat atau kegiatan sosialisasi, melainkan memiliki peluang untuk diterapkan secara berkelanjutan.

Melalui pemanfaatan teknologi tepat guna, Telkom University berharap petani semakin terbiasa menggunakan informasi berbasis data sebagai salah satu pertimbangan dalam mengelola lahan pertanian.

Program ini sekaligus menunjukkan peran perguruan tinggi dalam menghadirkan solusi yang berangkat dari persoalan nyata masyarakat, khususnya dalam mendukung pengembangan pertanian yang lebih adaptif terhadap kemajuan teknologi.

ENGLISH VERSION Artikel tersedia dalam Bahasa Inggris
Read in English →

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/telkom-university-iot-monitoring-kesuburan-tanah-banyumas/98551/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 05 November 2026, 15.07 WITA

  • #Dapat
  • #Hadirkan
  • #Kondisi
  • #Pantau
  • #Perangkat
  • #Tanah
  • #Teknologi
  • #Telkom
  • #University
  • #petani

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

FH UI dan KOMPAK Jakarta Edukasi Anak Muda Kenali Modus Perdagangan Orang Lewat Simulasi Interaktif

Mahasiswa Universitas Pamulang Gandeng PT Aratech Nusantara Indonesia Kembangkan Sistem HRIS untuk Digitalisasi Karyawan

82,4 Persen Guru Sangat Membutuhkan Flipbook Berbasis Pembelajaran Mendalam untuk Mendukung Kurikulum Merdeka

UI Dorong Limbah Plastik Jadi Produk Bernilai Ekonomi di Desa Tembok Bali

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Mengenal Dasar Hukum Pemerintahan Nagari di Sumatera Barat, dari Warisan Adat hingga Tantangan Penerapannya

Kepemimpinan Bukan Sekadar Janji Besar, Rakyat Menunggu Hasil Nyata dari Pemerintah

Nasabah Aninda Apresiasi Pelayanan BRI Cabang Bojonegoro, Transaksi Makin Mudah dan Nyaman

Aset Publik Bukan Milik Pribadi: Memahami Aturan Hukum Pengelolaan Barang Milik Negara dan Daerah

Pilihan Editor

  1. 1 Aset Publik Bukan Milik Pribadi: Memahami Aturan Hukum Pengelolaan Barang Milik Negara dan Daerah
  2. 2

    Warung Padang di Bojonegoro Kini Terima QRIS BRI, Pembeli Lebih Praktis

  3. 3

    Laba Naik, Arus Kas Turun: Ada Apa dengan Kinerja Keuangan Public Bank Berhad dan Maybank?

  4. 4

    MBG dan Tanggung Jawab Negara: Keselamatan Anak Tidak Bisa Ditawar

  5. 5

    Mahasiswa Magang Turut Berkontribusi dalam Penyelenggaraan MTQ ke-32 Kabupaten Tuban 2026

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.