BANTUL, JurnalPost.com – AKP (Purn.) Sunaryo resmi dilantik sebagai Lurah Argorejo, Kapanewon Sedayu, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (5/11/2026). Mantan Kepala Unit Lalu Lintas (Kanit Lantas) Polsek Sedayu itu kini mengemban tanggung jawab baru dalam memimpin pemerintahan kalurahan dan melayani masyarakat.
Pelantikan yang berlangsung dalam agenda pelantikan lurah secara serentak di Kabupaten Bantul tersebut menjadi awal perjalanan Sunaryo dalam pemerintahan kalurahan setelah sebelumnya mengabdikan diri melalui institusi Kepolisian Republik Indonesia.
Bagi masyarakat Argorejo, kepemimpinan baru ini membawa harapan terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi, serta penguatan kehidupan sosial kemasyarakatan.
Pengalaman Sunaryo selama bertugas di kepolisian diharapkan menjadi bekal dalam menjalankan pemerintahan yang disiplin, terbuka, dan responsif terhadap kebutuhan warga.
Dari Kanit Lantas Polsek Sedayu ke Lurah Argorejo
Sebelum dipercaya memimpin Kalurahan Argorejo, Sunaryo dikenal sebagai anggota kepolisian yang pernah menjabat Kanit Lantas Polsek Sedayu.
Selama menjalankan tugas di bidang lalu lintas, ia bersentuhan dengan berbagai persoalan pelayanan masyarakat, mulai dari ketertiban, keselamatan, hingga penegakan disiplin.
Pengalaman tersebut menjadi modal yang dapat dimanfaatkan dalam menghadapi tantangan pemerintahan kalurahan, terutama dalam membangun komunikasi dengan warga serta meningkatkan kualitas pelayanan administrasi.
Meski memiliki tanggung jawab yang berbeda, tugas kepolisian dan pemerintahan kalurahan sama-sama menempatkan pelayanan masyarakat sebagai bagian penting dari pengabdian.
Jika sebelumnya Sunaryo menjalankan tugas dalam menjaga keamanan dan ketertiban lalu lintas, kini tanggung jawabnya mencakup penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan wilayah, serta pemberdayaan masyarakat Argorejo.
Perubahan peran tersebut sekaligus menandai kelanjutan pengabdiannya melalui jalur pemerintahan di tingkat kalurahan.

Raih 3.247 Suara dalam Pilur Argorejo 2026
Terpilihnya Sunaryo sebagai Lurah Argorejo merupakan hasil proses demokrasi melalui Pemilihan Lurah (Pilur) serentak Kabupaten Bantul 2026.
Berdasarkan rekapitulasi hasil pemilihan yang tercantum dalam informasi kegiatan, Sunaryo memperoleh 3.247 suara atau sekitar 47,1 persen dari total suara sah.
Perolehan tersebut mengantarkannya untuk memimpin Kalurahan Argorejo sekaligus membawa tanggung jawab dalam menjalankan berbagai program yang disampaikan selama proses pemilihan.
Setelah tahapan pemilihan berakhir, tantangan berikutnya adalah membangun kembali kebersamaan seluruh masyarakat, termasuk warga yang sebelumnya memiliki pilihan berbeda.
Sebagai lurah, Sunaryo diharapkan mampu memberikan pelayanan secara adil tanpa membedakan latar belakang maupun pilihan politik masyarakat.
Persatuan dan partisipasi warga menjadi bagian penting agar pelaksanaan pembangunan dapat berjalan dengan dukungan berbagai pihak.
Usung Visi Argorejo Tertib, Maju, Berbudaya, dan Berdaya Saing
Dalam menjalankan kepemimpinannya, Sunaryo mengusung visi mewujudkan masyarakat Argorejo yang tertib, maju, berbudaya, guyub, dan berdaya saing dengan mengedepankan moral agama.
Visi tersebut diarahkan untuk membangun kalurahan yang tidak hanya berkembang dari sisi infrastruktur dan perekonomian, tetapi juga memiliki kehidupan sosial yang harmonis serta tetap menjaga nilai budaya masyarakat.
Untuk mewujudkannya, Sunaryo membawa sembilan misi pembangunan yang mencakup berbagai sektor pelayanan dan kesejahteraan warga.
Salah satu prioritasnya adalah meningkatkan penyelenggaraan pemerintahan kalurahan yang bersih, transparan, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Peningkatan kedisiplinan masyarakat serta ketertiban lingkungan juga menjadi perhatian untuk menciptakan suasana kehidupan yang aman dan nyaman.

Di bidang ekonomi, Sunaryo menargetkan optimalisasi pemanfaatan aset kalurahan agar dapat memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, pemberdayaan ekonomi, pengembangan potensi lokal, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi bagian dari upaya memperkuat kemandirian serta daya saing warga.
Sektor kesehatan dan ketahanan pangan turut mendapat perhatian dalam arah pembangunan yang direncanakan.
Peningkatan kualitas pelayanan kesehatan diharapkan dapat mendukung kesejahteraan masyarakat, sementara penguatan ketahanan pangan diarahkan untuk menjaga ketersediaan kebutuhan pangan secara berkelanjutan.
Dalam bidang infrastruktur, pembangunan akan diarahkan untuk mendukung aktivitas ekonomi dan meningkatkan kemudahan akses masyarakat terhadap berbagai fasilitas.
Sunaryo juga menempatkan penguatan kelembagaan kemasyarakatan dan partisipasi warga sebagai bagian penting dalam pelaksanaan program pemerintahan.
Adapun sektor olahraga, pariwisata, dan kebudayaan menjadi bidang yang akan dikembangkan untuk memperkuat potensi sekaligus mempertahankan identitas Kalurahan Argorejo.
Kesembilan misi tersebut menjadi arah kebijakan yang diharapkan dapat diterjemahkan ke dalam program pembangunan selama masa kepemimpinannya.
Partisipasi Warga Jadi Kunci Pembangunan
Menjalankan pemerintahan kalurahan membutuhkan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat.
Karena itu, komunikasi dengan berbagai unsur warga menjadi salah satu hal penting yang perlu terus dibangun.
Pamong kalurahan, Badan Permusyawaratan Kalurahan (Bamuskal), lembaga kemasyarakatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, kelompok perempuan, hingga pelaku usaha memiliki peran dalam mendukung kemajuan wilayah.
Kepemimpinan yang terbuka terhadap aspirasi masyarakat diharapkan mampu memperkuat hubungan antara pemerintah kalurahan dan warga.
Melalui dialog dan musyawarah, berbagai persoalan yang muncul di lingkungan masyarakat dapat dibahas bersama untuk mendapatkan penyelesaian yang sesuai dengan kebutuhan warga.
Pengalaman Sunaryo dalam bidang pelayanan publik juga diharapkan dapat mendukung terbentuknya budaya kerja pemerintahan yang profesional, disiplin, dan mengutamakan kepentingan masyarakat.
Di sisi lain, semangat gotong royong yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat perlu terus dijaga agar pembangunan tidak hanya bergantung pada pemerintah kalurahan.
Keterlibatan warga dalam perencanaan, pelaksanaan, serta pengawasan pembangunan menjadi salah satu faktor penting untuk memastikan program yang dijalankan memberikan manfaat secara merata.
Mengemban Amanah Baru untuk Masyarakat Argorejo
Pelantikan Sunaryo sebagai Lurah Argorejo menjadi awal tanggung jawab baru dalam menjawab berbagai kebutuhan masyarakat.
Harapan terhadap peningkatan pelayanan publik, pemerataan pembangunan, pemberdayaan ekonomi, serta penguatan ketertiban lingkungan menjadi sejumlah pekerjaan yang akan dihadapi pemerintahan kalurahan.
Keberhasilan kepemimpinan nantinya tidak hanya dilihat dari banyaknya program yang direncanakan, tetapi juga dari pelaksanaan dan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Pemerintahan yang transparan, pelayanan administrasi yang mudah diakses, serta pembangunan yang memperhatikan kebutuhan warga menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan publik.
Bagi Sunaryo, kemenangan dalam pemilihan lurah merupakan awal dari tanggung jawab yang lebih besar.
Setelah resmi dilantik, perhatian kini tertuju pada bagaimana visi dan misi yang telah disampaikan dapat diwujudkan melalui program kerja yang terukur dan melibatkan masyarakat.
Dari pengabdian di lingkungan kepolisian menuju kepemimpinan pemerintahan kalurahan, Sunaryo memasuki babak baru dalam perjalanan pelayanan publiknya.
Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, kepemimpinan baru ini diharapkan mampu membawa Argorejo menjadi kalurahan yang semakin tertib, maju, berbudaya, guyub, dan berdaya saing.
Sebab, membangun kalurahan bukan hanya menjadi tanggung jawab seorang lurah, tetapi memerlukan keterlibatan dan kebersamaan seluruh masyarakat.
Penulis: Setya Siswanta, S.T.
Kreator Digital/Pemerhati Informasi dan Kegiatan Masyarakat Sedayu, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda