TANGERANG SELATAN, JurnalPost.com - Tiga mahasiswa Universitas Pamulang menjalin kolaborasi dengan PT Aratech Nusantara Indonesia dalam pengembangan Human Resource Information System (HRIS), sebuah sistem informasi yang dirancang untuk mendukung digitalisasi pengelolaan data dan administrasi karyawan di lingkungan perusahaan.
Kolaborasi ini melibatkan Wanda Muharram, Sasa Mantiri, dan Raden Muhammad Qobul Abdul Jabar Soerianata. Ketiganya mengembangkan sistem tersebut sebagai bagian dari penyelesaian tugas akhir sekaligus memberikan solusi teknologi yang dapat diterapkan untuk menjawab kebutuhan administrasi sumber daya manusia di dunia industri.
Dalam kerja sama tersebut, PT Aratech Nusantara Indonesia diwakili oleh Sonasa Rinusantoro yang turut mendukung pelaksanaan proyek pengembangan sistem.
Melalui kolaborasi ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh kesempatan menerapkan pengetahuan yang dipelajari selama perkuliahan, tetapi juga terlibat langsung dalam proses perancangan teknologi berdasarkan kebutuhan operasional perusahaan.
HRIS yang dikembangkan dirancang sebagai platform terintegrasi untuk membantu perusahaan mengelola informasi karyawan secara lebih sistematis, mulai dari penyimpanan data personalia, pengelolaan struktur organisasi, hingga penyediaan informasi yang diperlukan bagian Human Resources (HR).
Menjawab Kebutuhan Digitalisasi Pengelolaan Karyawan
Pengembangan HRIS berangkat dari kebutuhan perusahaan untuk memiliki sistem pengelolaan data karyawan yang lebih akurat, terstruktur, dan mudah diakses oleh pihak yang memiliki kewenangan.
Dalam aktivitas perusahaan, pengelolaan informasi sumber daya manusia menjadi salah satu aspek penting yang mendukung kelancaran operasional. Seiring bertambahnya jumlah karyawan dan berkembangnya organisasi, pekerjaan administrasi juga dapat menjadi semakin kompleks.
Pengelolaan informasi melalui berbagai dokumen atau sistem yang terpisah berpotensi menimbulkan sejumlah kendala. Di antaranya adalah lamanya proses pencarian data, kesulitan memperbarui informasi, hingga risiko terjadinya perbedaan data antarbagian.
Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan dalam pengembangan HRIS oleh tim mahasiswa Universitas Pamulang bersama PT Aratech Nusantara Indonesia.
Dengan sistem yang terpusat, berbagai informasi terkait karyawan diharapkan dapat dikelola melalui satu platform sehingga proses administrasi menjadi lebih tertata dan mudah ditelusuri.
Selain mempermudah pengelolaan informasi, keberadaan sistem digital ini juga diharapkan mampu mendukung kebutuhan perusahaan dalam menyusun laporan dan menyediakan data bagi proses pengambilan keputusan.
HRIS Dirancang untuk Mengintegrasikan Data Karyawan
Salah satu fokus utama proyek ini adalah membangun sistem yang mampu menghimpun informasi karyawan secara terpusat.
Melalui pendekatan tersebut, data personalia yang sebelumnya berpotensi tersebar dalam berbagai dokumen dapat dikelola dalam satu sistem dengan mekanisme akses sesuai kebutuhan dan kewenangan pengguna.
Sistem juga dirancang untuk mendukung pengelolaan struktur organisasi, informasi jabatan, serta berbagai kebutuhan administrasi sumber daya manusia lainnya.
Pengintegrasian data menjadi bagian penting dalam pengembangan HRIS karena informasi karyawan tidak hanya berkaitan dengan identitas personal, tetapi juga dengan struktur kerja dan kebutuhan administrasi perusahaan.
Dengan pengelolaan yang lebih terstruktur, bagian HR diharapkan dapat memperoleh informasi yang dibutuhkan tanpa harus melakukan pencarian secara terpisah melalui banyak sumber data.
Pengembangan sistem ini sekaligus diarahkan untuk menciptakan fondasi pengelolaan sumber daya manusia yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan pada masa mendatang.
Dikembangkan Melalui Tahapan Analisis hingga Pengujian
Pengembangan HRIS dilakukan melalui pendekatan bertahap dengan mempertimbangkan kebutuhan bisnis dan pengguna sistem.
Tahapan tersebut mencakup analisis kebutuhan, perancangan sistem, pengembangan fitur, pengujian fungsi, hingga persiapan implementasi sesuai ruang lingkup proyek.
Pada tahap analisis, kebutuhan pengelolaan informasi karyawan menjadi dasar untuk menentukan fungsi dan struktur sistem yang akan dibangun.
Selanjutnya, proses perancangan diarahkan untuk menghasilkan platform yang dapat mendukung aktivitas administrasi HR secara lebih efektif.
Pengujian fungsi juga menjadi bagian penting untuk memastikan fitur yang dikembangkan dapat berjalan sesuai tujuan perancangan sebelum digunakan dalam lingkungan operasional.
Selain itu, modul-modul HRIS dirancang agar memungkinkan pengembangan lebih lanjut secara bertahap. Pendekatan ini memberikan ruang bagi perusahaan untuk menyesuaikan fungsi sistem apabila terdapat perubahan kebutuhan maupun proses bisnis.
Dengan demikian, sistem tidak hanya dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan administrasi saat ini, tetapi juga diarahkan agar dapat mengikuti perkembangan organisasi.
Kolaborasi Kampus dan Industri Dorong Penerapan Teknologi
Kerja sama antara mahasiswa Universitas Pamulang dan PT Aratech Nusantara Indonesia juga menunjukkan bagaimana kegiatan akademik dapat dihubungkan dengan kebutuhan nyata dunia usaha.
Melalui proyek ini, mahasiswa memperoleh pengalaman dalam menerjemahkan kebutuhan pengguna menjadi rancangan sistem informasi yang memiliki tujuan praktis.
Pengembangan HRIS menuntut pemahaman terhadap proses bisnis perusahaan, pengelolaan basis data, serta bagaimana teknologi dapat digunakan untuk mendukung aktivitas administrasi.
Bagi mahasiswa, pengalaman tersebut menjadi bagian dari proses pembelajaran sekaligus penerapan kompetensi di bidang pengembangan sistem informasi.
Sementara bagi perusahaan, kolaborasi ini membuka peluang untuk mengembangkan solusi digital yang disesuaikan dengan kebutuhan internal.
Keterlibatan kedua pihak diharapkan dapat menghasilkan sistem yang tidak hanya memenuhi kebutuhan akademik, tetapi juga memberikan manfaat bagi pengelolaan sumber daya manusia.
Menjadi Fondasi Transformasi Digital Perusahaan
Pengembangan HRIS menjadi salah satu langkah menuju pengelolaan sumber daya manusia berbasis teknologi yang lebih terintegrasi di PT Aratech Nusantara Indonesia.
Digitalisasi administrasi karyawan pada dasarnya tidak hanya berkaitan dengan perubahan dari dokumen konvensional menjadi dokumen elektronik. Lebih dari itu, penerapan sistem informasi juga memerlukan pengelolaan data yang konsisten, mekanisme akses yang sesuai, serta proses administrasi yang saling terhubung.
Melalui proyek kolaboratif ini, tim mahasiswa Universitas Pamulang berharap sistem yang dikembangkan dapat mendukung kebutuhan perusahaan dalam meningkatkan keteraturan pengelolaan informasi karyawan.
Ke depan, HRIS tersebut diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengembangan layanan administrasi sumber daya manusia yang lebih luas, mengikuti kebutuhan dan perkembangan operasional perusahaan.
Kolaborasi ini sekaligus memperlihatkan kontribusi mahasiswa dalam menghadirkan solusi teknologi yang relevan dengan kebutuhan industri, serta menjadi contoh penerapan ilmu pengetahuan melalui kerja sama antara perguruan tinggi dan dunia usaha.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda