Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Bisnis
  3. Bisnis yang Cocok di Era Pandemi? Untung agar Tidak Buntung

Bisnis yang Cocok di Era Pandemi? Untung agar Tidak Buntung

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
11 Oktober 2021, 09.49 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
11 Okt 2021, 09.49 WITA · 6 menit baca
6 menit baca
Bisnis yang Cocok di Era Pandemi? Untung agar Tidak Buntung

JurnalPost - Pandemi covid 19 adalah sebuah bencana yang tidak bisa kita perkirakan. Banyaknya pemecatan sepihak, besarnya ketimpangan ekonomi antar warga, susahnya komunikasi dan interaksi menjadi kunci bahwa di era pandemi sekarang sangat berpengaruh di kehidupan kita. Menurut saya, pandemik ini mengajarkan kita bahwa substansi dan nilai suatu hal lebih penting daripada wujud dan bentuknya. Maksud saya, sekarang peradaban manusia, khususnya di negara kita Indonesia, "terpaksa" harus putar otak dalam mencari cara-cara baru untuk mempertahankan hidupnya. Mulai dari cara baru melakukan kegiatan belajar mengajar di sekolah atau perguruan tinggi, cara melakukan pekerjaan kantor, sampai cara untuk mencari cuan melalui bisnis.

IKLAN

Ada beberapa ide bisnis yang menurut saya sangat ideal untuk diterapkan dan dicoba dalam menyikapi femoneman pandemik ini, ide-ide tersebut antara lain:

Kantor BRI
Baca Juga

Sempat Kesulitan Menggunakan BRImo, Nasabah Umi Apresiasi Pelayanan BRI Cabang Bojonegoro

1. Dropshipping Drop Shipping adalah metode manajemen penjualan produk di mana penjual atau pengecer tidak menyimpan barang dalam persediaan tetapi alih-alih mengirimkan pesanan pelanggan dan rincian pengiriman ke produsen, supplier, pengecer lain, atau grosir, yang kemudian mengirimkan barang langsung ke pelanggan Skema Kerja Drop Shipping, Dropship terjadi antara pihak satu dengan pihak lainnya yaitu pihak pertama sebagai penjual dengan berbekal kan upload media produk dan media etalase online atau toko online. Kemudian pihak kedua Sebagai supplier.

1. Dropshipper memasarkan produk 2. Customer melakukan pembelian melalui etalase dropshipper. 3. Dropshipper akan meneruskan pesanan kepada supplier. 4. Supplier akan melakukan pengiriman barang ke alamat tujuan customer atau pelanggan atas nama kita sebagai dropshipper.

2. Reseller Reseller adalah sebuah kata yang terdapat didalam bahasa Inggris, kata re dapat diartikan sebagai kembali dan kata seller dapat berarti sebagai penjual. Jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, reseller kurang lebih artinya ialah “Penjual Kembali”.

Dan arti kata yang tersebut diatas sudah nampak jelas mengenai makna atau definisi dari reseller yang sebenarnya. Reseller ialah sebuah kelompok “perusahaan” atau individu “perorangan” yang membeli barang atau jasa dengan tujuan untuk menjualnya kembali. Bukan untuk dikonsumsi atau digunakan sendiri, namun untuk dijual kembali, guna untuk memperoleh keuntungan dari hasil penjualannya tersebut.

Pensiun Tak Menghalangi Produktivitas
Baca Juga

Pensiun Bukan Halangan, Sugeng Harijanto Kembangkan Usaha Jus Jambu Berkat Dukungan KUR BRI di Bojonegoro

Seorang reseller membeli barang dari mana saja, bisa dari pihak produsen, supplier, distributor, agen, toko grosir, reseller lain dan lain sebagainya. Kemudian seorang reseller menstok berbagai barang atau persediaan yang akan ia jual kembali. Barang tersebut di promosikan kemudian dijual kembali dengan harga yang lebih tinggi dari harga awal yang dibeli oleh reseller tadi.

Dengan demikian menjadi seorang reseller sedikit banyak harus memiliki modal untuk membeli dan menyetok barang yang akan ia jual kembali. Di dewasa ini, karena maraknya online shop yang bertebaran di dunia maya. Maka seorang reseller terlebih dahulu membeli barang, entah itu membeli langsung dari daerahnya sendiri “dunia nyata” maupun membeli di berbagai toko online yang ada di internet. Kemudian seorang reseller membuat sebuah toko online barui, maupun mempromosikan barang tadi melalui berbagai situs, blog dan sosial media. Dan mulai menjual barang yang dibelinya tadi dengan harga yang lebih tinggi dari harga awal ia pertama membeli.

IKLAN

3.Freelance (Pekerja Lepas) Freelance adalah seseorang yang bekerja tanpa adanya ikatan jangka panjang dengan klien atau orang yang memberikan pekerjaan tersebut. Kontrak kerja freelance biasanya hanya berisi proyek yang akan dikerjakan, biaya dan waktu pengerjaan,

Contohnya: klien meminta pekerja freelance untuk dibuatkan website. maka freelancer akan mengerjakan proyek sesuai permintaan, dan jika pekerjaan selesai, kontrak pun selesai.

Screenshot 2026 11 02 085723
Baca Juga

Cerita yang TerNARAsi dalam Potongan yang Menyambungkan

Orang yang melakukan pekerjaan freelance (tenaga lepas) disebut dengan freelancer (pekerja lepas). Mereka dapat bekerja dimanapun dan kapanpun baik itu di rumah, cafe atau tempat lain Tanpa harus datang ke kantor, berpakaian formal, datang jam 7 pulang jam 4 dll.

Seorang freelancer adalah bos untuk dirinya sendiri. dia harus bisa mengatur waktu, resistensi dan sebagainya. karena meskipun mereka bebas, Ada deadline pekerjaan klien yang harus diselesaikan tepat waktu. Freelancer terbagi kedalam 2 jenis, yakni freelancer Full time yakni seseorang yang seluruh pekerjaan dan penghasilannya dari kerja freelance dan freelancer part time yakni seseorang yang bekerja freelance sebagai sampingan untuk mengisi waktu kosong dan mendapat penghasilan tambahan.

Contoh pekerjaan freelance sangat banyak, utamanya berkaitan dengan IT dan teknologi. Berikut adalah beberapa contoh bidang yang biasa digeluti para pekerja lepas.

• IT (website developer, android developer, web design, dekstop programmer, web maintenance dll) • ContentWriter untuk web, blog, website atau startUp • Copywriter • Ghostwriter • Desain (logo, website, produk, dll) • Konsultan • Data Entry & Data Mining • Penerjemahan (bahasa Inggris, Jepang, Jerman, Tiongkok dll) • Elektronik dan Robotik • Bisnis & Digital Marketing

Ada lagi ide-ide bisnis lain yang bisa saya jabarkan agar kita bisa bertahan dari pandemic ini: 1. Jual barang second, ini market terbesar dan sedang dijalankan oleh salah satu anak perusahaan Alibaba. Saya juga sudah mempraktekkannya, hasilnya bisa lumayan di tengah pandemi, tidak perlu Marie Kondo datang, rumah bisa spark of joy. 2. Membuat kelas online, ini sangat bagus yang ingin memperkaya portofolio proyeknya. 3. Youtuber, bahas mengenai hal-hal berbau covid, cover lagu, wawancara, bahas film. 4. Kosmetik atau skincare. 5. Jasa promote olshop 6. Blog review film/series. Barangkali ada yang rekrut dirimu, coba buat dulu di Jurnal Opini Penulis, siapa tahu bisa melatih content writing skillmu. 7. Sembako dengan jualan online 8. Bertani 9. Jasa membuat CV dan resume letter, jasa tips wawancara kerja. 10. Dagang camilan dan frozen food. 11. Jualan galon dan gas 12. Buzzer (Serius ini :p) 13. Jual beli akun netflix dan streaming 14. Jasa cleaning service rumah 15. Jasa penulisan matkul kuliah (serius ini bikin saja bagan-bagan, coba kalian pakai visio, bikin modul lalu jual, sumber bisa dari materi kuliah, youtube luar menjelaskan lalu jurnal) 16. Jasa mengerjakan pr dan skripsi 17. Jual beli paket data 18. Jasa edit olshop, reseller produk 19. Blog/youtube rekomendasi toko murah online, rekomendasi perbandingan harga ecommerce. 20. Review online project (produk yang dijual online atau jasa) 21. Konser musik online dan donasi

Pandemi Covid 19 ini tidak bisa kita hindari. Jadi, alangkah lebih baik jika kita secepatnya berusah mencari solusi alternative lain untuk memenuhi kebutuhan kita hidup kita disaat kita mengalami dampak langsung dari pandemi tersebut dibandingkan hanya meratapi takdir kita semata, karena hidup harus tetap berjalan dan kita sebagai manusia harus tetap berusaha untuk bertahan dan beradaptasi di era pandemi sekarang. Semoga Tuhan melindungi kita semua

Penulis : Nyoman Teja Adiastra, S.Ds.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/bisnis-yang-cocok-di-era-pandemi-untung-agar-tidak-buntung/26451/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 08 November 2026, 12.35 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Bertahan 15 Tahun, Usaha Katering Jajanan Ariani di Bojonegoro Kini Beromzet Rp14 Juta

Tak Lagi Repot Cari Uang Kembalian, Pedagang di Bojonegoro Mulai Terbiasa Gunakan QRIS BRI

SG8 Group Jadi Identitas Baru PT Dwitunggal Jaya Pratama Maju, Perkuat Solusi Bisnis Terintegrasi

UMKM Kalitidu dan Malo Manfaatkan BRImo, Transaksi Usaha Jadi Lebih Praktis

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Mempersiapkan Santri Menghadapi Dunia Kerja Digital, Pesantren Perlu Perkuat Keterampilan Teknologi

Mengapa Transparansi Dana Penting bagi Organisasi Mahasiswa?

80 Mahasiswa UNTAG Surabaya dan UPN Veteran Yogyakarta Ikuti Pelatihan Migas di Cepu

Transparansi Keuangan Organisasi Mahasiswa: Langkah Kecil Membangun Budaya Antikorupsi

Pilihan Editor

  1. 1 Atlet Petanque Pangkep Raih Perak dan Perunggu di Porprov Sulsel 2026, Sakila Tembus Final Shooting Putri
  2. 2

    Menjadi Guru yang Pintar "Ngegas" dan "Ngerem": Seni Menjaga Keseimbangan di Ruang Kelas

  3. 3

    Merawat Payung Enam Warna: Menjaga Persatuan di Tengah Keberagaman Batak

  4. 4

    Ketika Ilmu Kehilangan Adab: Pentingnya Pendidikan Akhlak Sejak Usia Dini dalam Tradisi Pesantren

  5. 5

    Mengenal Styphelia javanica, Semak Xerofit yang Mampu Bertahan di Tengah Kekeringan Savana Bromo

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.