Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

Terbaru

  1. Ketika Ilmu Kehilangan Adab: Pentingnya Pendidikan Akhlak Sejak Usia Dini dalam Tradisi Pesantren

  2. Mahasiswa UNAIR Kembangkan Merchandise untuk Delapan Museum di Surabaya, Dorong Inovasi Promosi Wisata Sejarah

  3. Tim Fakultas Vokasi UM Dampingi Penataan Desain Interior untuk Memperkuat Identitas Institusi

  4. Menjadi Guru yang Pintar "Ngegas" dan "Ngerem": Seni Menjaga Keseimbangan di Ruang Kelas

  5. Praktik Orang Dalam dalam Rekrutmen Organisasi Mahasiswa: Ancaman terhadap Objektivitas dan Integritas

  1. Beranda
  2. Artikel
  3. Mengenal Styphelia javanica, Semak Xerofit yang Mampu Bertahan di Tengah Kekeringan Savana Bromo

Mengenal Styphelia javanica, Semak Xerofit yang Mampu Bertahan di Tengah Kekeringan Savana Bromo

R
Penulis: Rega Pratama | Mahasiswa Universitas Negeri Malang
07 November 2026, 12.10 WITA Editor: Alvin Pradana
07 Nov 2026, 12.10 WITA · 7 menit baca
7 menit baca
Styphelia javanica
Styphelia javanica, tumbuhan semak yang menjadi objek penelitian tim Universitas Negeri Malang mengenai strategi adaptasi vegetasi di kawasan Savana Gunung Bromo. (Foto: Dokumentasi Tim Peneliti UM, apabila tersedia).

MALANG, JurnalPost.com – Hamparan savana di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur, tidak hanya menawarkan keindahan bentang alam yang memikat wisatawan. Di balik padang rumput yang membentang luas, tersimpan kekayaan keanekaragaman hayati, termasuk berbagai jenis tumbuhan yang memiliki kemampuan beradaptasi terhadap kondisi lingkungan ekstrem.

Salah satu tumbuhan yang menarik perhatian adalah Styphelia javanica, semak kecil yang dikenal masyarakat Tengger dengan sebutan Suket Melelo atau Ladingan. Tumbuhan khas kawasan pegunungan ini memiliki karakteristik unik yang memungkinkannya bertahan ketika kondisi savana mengalami kekeringan.

IKLAN

Styphelia javanica termasuk dalam famili Ericaceae, kelompok tumbuhan yang mencakup berbagai jenis semak dan pohon kecil. Anggota famili ini dikenal memiliki sejumlah karakter adaptif yang memungkinkan sebagian spesiesnya tumbuh pada lingkungan dengan kondisi tanah relatif miskin unsur hara.

Keberadaan S. javanica tercatat di sejumlah kawasan pegunungan Jawa Timur, antara lain Gunung Arjuno, Gunung Penanggungan, Gunung Kawi, Pegunungan Iyang, serta kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Di kawasan Savana Bromo, tumbuhan ini menjadi salah satu contoh menarik tentang kemampuan vegetasi lokal dalam menghadapi perubahan kondisi lingkungan.

Bertahan Ketika Savana Bromo Mengalami Kekeringan

Savana Gunung Bromo memiliki karakteristik lingkungan yang khas. Pada periode tertentu, kawasan ini mendapatkan kelembapan udara yang relatif tinggi sehingga mendukung pertumbuhan berbagai jenis vegetasi.

Namun, kondisi tersebut dapat berubah ketika musim kemarau tiba. Berkurangnya ketersediaan air membuat sebagian kawasan savana menjadi kering, sementara sejumlah tumbuhan mengalami tekanan akibat terbatasnya sumber daya.

Di tengah kondisi tersebut, Styphelia javanica memiliki karakteristik yang mendukung kemampuannya untuk tetap bertahan hidup.

Kemampuan tersebut berkaitan dengan bentuk dan struktur organ tumbuhan, mulai dari akar, batang, hingga daun. Masing-masing organ memiliki peran dalam membantu tumbuhan memperoleh sumber daya sekaligus mengurangi kehilangan air.

Peneliti Styphelia javanica
Keterangan foto: Peneliti Universitas Negeri Malang melakukan pengamatan tumbuhan Styphelia javanica di kawasan Savana Gunung Bromo untuk mengkaji karakteristik morfologi dan anatominya sebagai bentuk adaptasi terhadap kondisi lingkungan. (Foto: Dokumentasi Tim Peneliti UM)

Fenomena inilah yang menjadi perhatian dalam kegiatan penelitian yang dilakukan oleh tim Universitas Negeri Malang.

Melalui Program Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Negeri Malang Tahun 2026, Dr. Vivi Novianti, S.Si., M.Si., bersama tim melakukan penelitian terhadap karakteristik morfologi dan anatomi Styphelia javanica di kawasan Savana Gunung Bromo, TNBTS.

Penelitian tersebut berfokus pada upaya memahami strategi adaptasi tumbuhan melalui pengamatan bentuk luar dan struktur jaringan internalnya.

Kajian ini diharapkan dapat memberikan informasi ilmiah mengenai cara S. javanica merespons perubahan kondisi lingkungan, sekaligus menjadi bagian dari dasar pengetahuan untuk mendukung upaya konservasi vegetasi lokal di kawasan TNBTS.

Akar Tunggang Membantu Menjangkau Sumber Air

Salah satu karakteristik Styphelia javanica dapat diamati melalui bentuk pertumbuhannya yang relatif rendah.

Tumbuhan ini memiliki banyak percabangan dengan tinggi berkisar antara 10 hingga 30 sentimeter. Ukurannya yang kecil membuatnya tidak terlalu mencolok dibandingkan dengan vegetasi lain yang tumbuh di kawasan savana.

Meskipun demikian, bentuk pertumbuhan tersebut merupakan bagian dari karakteristik morfologi yang menarik untuk dipelajari.

Pada bagian bawah tanah, S. javanica memiliki sistem perakaran bertipe akar tunggang.

Struktur perakaran ini memungkinkan tumbuhan menjangkau air dan unsur hara pada lapisan tanah yang lebih dalam, bergantung pada perkembangan akar serta kondisi tanah di habitatnya.

Kemampuan memperoleh sumber daya dari dalam tanah menjadi salah satu aspek penting bagi tumbuhan yang hidup pada lingkungan dengan ketersediaan air yang berubah mengikuti musim.

Selain akar, batang tumbuhan ini juga menunjukkan karakteristik pertumbuhan yang khas.

Batang Menjalar sebagai Strategi Mempertahankan Populasi

Batang Suket Melelo memiliki kemampuan menjalar di bawah permukaan tanah dan berkembang ke berbagai arah melalui struktur yang disebut stolon.

Stolon merupakan batang yang tumbuh menjalar dan pada tumbuhan tertentu dapat membentuk individu baru secara vegetatif.

Keberadaan struktur tersebut memungkinkan Styphelia javanica memperluas area pertumbuhannya sekaligus mendukung keberlangsungan populasi.

Melalui pertumbuhan vegetatif, tumbuhan berpotensi mempertahankan keberadaannya meskipun sebagian bagian induk mengalami gangguan atau kerusakan.

Karakteristik ini menjadi penting bagi tumbuhan yang hidup pada habitat dengan berbagai tekanan lingkungan, termasuk perubahan musim dan persaingan dengan vegetasi di sekitarnya.

Dengan demikian, sistem perakaran dan pola pertumbuhan batang memiliki peran yang saling melengkapi dalam menunjang keberlangsungan hidup S. javanica.

IKLAN

Daun Kecil dan Runcing, Ciri Adaptasi Tumbuhan Xerofit

Keunikan lain Styphelia javanica terlihat pada bentuk daunnya.

Daun tumbuhan ini berukuran kecil, berbentuk lanset, dengan ujung meruncing menyerupai duri. Warnanya bervariasi dari hijau hingga hijau kemerahan.

Karakteristik tersebut berkaitan dengan sifat xerofit, yakni kemampuan tumbuhan beradaptasi terhadap lingkungan yang memiliki keterbatasan ketersediaan air.

Pada tumbuhan xerofit, ukuran daun yang relatif kecil dapat menjadi salah satu mekanisme untuk mengurangi kehilangan air melalui proses transpirasi atau penguapan.

Semakin terbatas luas permukaan daun yang terpapar lingkungan, semakin kecil pula potensi kehilangan air dalam kondisi tertentu.

Karakter tersebut membantu tumbuhan menggunakan cadangan air secara lebih efisien ketika menghadapi musim kering.

Selain bentuk luar daun, struktur jaringan internalnya juga menjadi bagian penting dalam kajian adaptasi.

Jaringan epidermis berperan sebagai lapisan pelindung, sedangkan jaringan palisade merupakan salah satu tempat utama berlangsungnya fotosintesis.

Karakteristik dan ketebalan jaringan tersebut menjadi aspek yang diteliti untuk memahami bagaimana S. javanica menyesuaikan fungsi fisiologisnya terhadap kondisi lingkungan savana.

Melalui pengamatan anatomi, peneliti dapat memperoleh gambaran lebih mendalam mengenai hubungan antara struktur organ tumbuhan dan kemampuannya menghadapi tekanan lingkungan.

Menghadapi Persaingan dengan Tumbuhan Invasif

Tantangan yang dihadapi Styphelia javanica tidak hanya berkaitan dengan kekeringan.

Kawasan Savana Gunung Bromo juga menghadapi persoalan ekologis berupa keberadaan tumbuhan invasif yang berpotensi memengaruhi komposisi dan keseimbangan vegetasi lokal.

Sejumlah jenis tumbuhan yang menjadi perhatian di kawasan tersebut antara lain Verbena brasiliensis, Pteridium aquilinum, dan Imperata cylindrica.

Keberadaan tumbuhan yang berkembang secara agresif dapat meningkatkan persaingan dalam memperoleh cahaya matahari, air, ruang tumbuh, dan unsur hara.

Kondisi tersebut berpotensi memberikan tekanan tambahan bagi vegetasi lokal, terutama ketika ketersediaan sumber daya semakin terbatas pada musim kemarau.

Dalam situasi demikian, karakteristik morfologi dan anatomi menjadi faktor penting yang perlu dikaji untuk memahami kemampuan suatu spesies mempertahankan keberadaannya.

Pada S. javanica, sistem perakaran, pertumbuhan batang menjalar, serta bentuk daun yang relatif kecil merupakan sejumlah karakter yang dapat berkaitan dengan strategi adaptasinya.

Namun, hubungan antara karakter tersebut dan keberhasilan tumbuhan dalam menghadapi persaingan maupun kekeringan tetap memerlukan pengamatan dan kajian ilmiah secara mendalam.

Penelitian sebagai Langkah Mendukung Konservasi Flora Lokal

Keberadaan Styphelia javanica menunjukkan bahwa kekayaan hayati Savana Gunung Bromo tidak hanya terletak pada keindahan lanskapnya.

Tumbuhan berukuran kecil yang kerap luput dari perhatian justru dapat menyimpan informasi penting mengenai proses adaptasi, interaksi ekologis, dan dinamika vegetasi pegunungan.

Melalui penelitian yang dilakukan tim Universitas Negeri Malang, karakteristik S. javanica dipelajari untuk memahami bagaimana tumbuhan ini mampu menyesuaikan diri terhadap tekanan lingkungannya.

Hasil kajian tersebut diharapkan dapat memperkaya informasi mengenai keanekaragaman flora pegunungan Jawa Timur, khususnya di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.

Pengetahuan mengenai karakter adaptasi tumbuhan lokal juga memiliki arti penting dalam mendukung pengelolaan ekosistem, pemantauan perubahan vegetasi, dan penyusunan strategi konservasi.

Di tengah berbagai tantangan lingkungan, termasuk perubahan musim, persaingan vegetasi, dan potensi degradasi habitat, keberadaan tumbuhan lokal perlu mendapatkan perhatian yang berkelanjutan.

Styphelia javanica menjadi pengingat bahwa kemampuan bertahan hidup tidak selalu ditunjukkan melalui ukuran tubuh yang besar atau pertumbuhan yang dominan.

Semak kecil yang tumbuh di tengah Savana Bromo ini memperlihatkan bagaimana karakteristik organ tumbuhan dapat berperan dalam menghadapi kondisi lingkungan yang menantang.

Dengan memahami keunikan tersebut, upaya menjaga keanekaragaman hayati di kawasan pegunungan dapat dilakukan berdasarkan pengetahuan ilmiah yang semakin kuat.

ENGLISH VERSION Artikel tersedia dalam Bahasa Inggris
Read in English →

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/styphelia-javanica-semak-xerofit-savana-bromo/98579/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 07 November 2026, 12.27 WITA

  • #Adaptasi Tumbuhan
  • #Konservasi Flora
  • #Savana Bromo
  • #Styphelia javanica
  • #TNBTS
  • #Tumbuhan Xerofit
  • #Universitas Negeri Malang

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Ketika Ilmu Kehilangan Adab: Pentingnya Pendidikan Akhlak Sejak Usia Dini dalam Tradisi Pesantren

Masjid sebagai Pusat Pendidikan Islam: Antara Semangat Mendirikan Lembaga dan Tantangan Manajemen

Praktik “Orang Dalam”: 4 Langkah Mencegah Ketidakadilan dalam Rekrutmen Organisasi Mahasiswa

Di Solo, Klakson Motor Lebih Sering Dipakai untuk Menyapa Teman daripada Menghindari Tabrakan

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Tim Fakultas Vokasi UM Dampingi Penataan Desain Interior untuk Memperkuat Identitas Institusi

MBG dan Tanggung Jawab Negara: Keselamatan Anak Tidak Bisa Ditawar

Sempat Kesulitan Menggunakan BRImo, Nasabah Umi Apresiasi Pelayanan BRI Cabang Bojonegoro

Dukung Pengamanan Objek Vital Nasional, Semen Tonasa Jadi Lokasi Latihan Hanud Pasif

Pilihan Editor

  1. 1 82,4 Persen Guru Sangat Membutuhkan Flipbook Berbasis Pembelajaran Mendalam untuk Mendukung Kurikulum Merdeka
  2. 2

    Jujur Dimulai dari Meja Kasir: Merancang Gerakan Kejujuran dari Kebiasaan Kecil Mahasiswa

  3. 3

    Kisah Nasabah BRI di Bojonegoro, Pedagang Sayur Raup Omzet Rp10 Juta hingga Berhasil Kuliahkan Anak di ITS Surabaya

  4. 4

    Masjid sebagai Pusat Pendidikan Islam: Antara Semangat Mendirikan Lembaga dan Tantangan Manajemen

  5. 5

    Tekuni Budidaya Ikan Lele, Salim Manfaatkan Layanan BRI Bojonegoro untuk Kembangkan Usaha

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.