Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

Terbaru

  1. Dari Watchdog menjadi Trusted Advisor: Peran Baru Inspektorat Daerah sebagai APIP dalam Mengawal Kebijakan dan Tata Kelola Daerah

  2. Kisah Widji, Berawal dari Nasabah BRI Kini Sukses Jadi Agen BRILink di Bojonegoro dan Raup Omzet Besar

  3. Kisah Narti, Pedagang Kedelai Pasar Banjarejo Bojonegoro yang Raup Omzet Besar dan Andalkan BRI

  4. Kisah Nasabah BRI di Bojonegoro, Pedagang Sayur Raup Omzet Rp10 Juta hingga Berhasil Kuliahkan Anak di ITS Surabaya

  5. Agen BRILink di Bojonegoro Permudah Transaksi Warga Lansia yang Belum Terbiasa Mobile Banking

  1. Beranda
  2. Bisnis
  3. Pensiun Bukan Halangan, Sugeng Harijanto Kembangkan Usaha Jus Jambu Berkat Dukungan KUR BRI di Bojonegoro

Pensiun Bukan Halangan, Sugeng Harijanto Kembangkan Usaha Jus Jambu Berkat Dukungan KUR BRI di Bojonegoro

Foto profil Gilang Pamungkas
Penulis: Gilang Pamungkas
04 November 2026, 09.22 WITA Editor: Rina Maharani
5 menit baca
Pensiun Tak Menghalangi Produktivitas
Sugeng Harijanto mengembangkan usaha produksi jus jambu di Bojonegoro dengan memanfaatkan fasilitas pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI. (Foto: Dokumentasi)

BOJONEGORO, JurnalPost.com – Memasuki masa pensiun tidak membuat Sugeng Harijanto berhenti berkarya. Warga Bojonegoro, Jawa Timur, ini justru memilih tetap produktif dengan mengembangkan usaha produksi jus jambu sebagai sumber kegiatan sekaligus peluang penghasilan setelah menyelesaikan masa pengabdiannya di dunia kerja.

Di tengah anggapan bahwa pensiun merupakan waktu untuk beristirahat dari rutinitas pekerjaan, Sugeng mengambil langkah berbeda. Ia memanfaatkan waktu luangnya untuk menjalankan usaha minuman berbahan dasar buah jambu yang memiliki peluang pasar di masyarakat.

IKLAN

Untuk menunjang kegiatan usahanya, Sugeng yang merupakan nasabah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI juga memanfaatkan fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai salah satu sumber tambahan modal.

Olahan Mangga
Baca Juga

Berawal dari Jualan Mango Sago, Rini Astuti Kembangkan Usaha Kuliner Berkat Dukungan KUR BRI Bojonegoro

Pembiayaan tersebut membantu mendukung kebutuhan usaha, mulai dari kegiatan produksi hingga upaya pengembangan usaha agar dapat menjangkau lebih banyak konsumen.

Tetap Produktif dengan Usaha Jus Jambu Setelah Pensiun

Bagi Sugeng, masa pensiun bukan menjadi alasan untuk menghentikan aktivitas produktif. Sebaliknya, fase tersebut memberikan kesempatan untuk menjalankan kegiatan usaha yang dapat dikelola secara mandiri.

Produksi jus jambu dipilih sebagai salah satu kegiatan yang memiliki peluang ekonomi. Selain menjadi minuman yang cukup dikenal masyarakat, olahan buah juga menawarkan kesempatan bagi pelaku usaha kecil untuk menciptakan produk bernilai tambah.

"Produksi jambu ini menjadi peluang usaha yang memiliki potensi untuk terus dikembangkan. Terlebih, minuman berbahan buah memiliki pasar tersendiri di tengah masyarakat," ujar Sugeng.

Kisah Widji
Baca Juga

Kisah Widji, Berawal dari Nasabah BRI Kini Sukses Jadi Agen BRILink di Bojonegoro dan Raup Omzet Besar

Menurutnya, menjalankan usaha setelah pensiun memberikan manfaat lebih dari sekadar tambahan penghasilan. Aktivitas tersebut juga menjadi cara untuk mengisi waktu dengan kegiatan yang memiliki tujuan dan hasil nyata.

Melalui usaha yang ditekuninya, Sugeng terus berupaya menjaga produktivitas sekaligus mengembangkan kemampuan dalam mengelola kegiatan bisnis.

Usaha minuman seperti jus jambu membutuhkan perhatian pada kualitas bahan baku, kebersihan proses produksi, serta konsistensi rasa agar produk dapat diterima konsumen.

Selain itu, pelaku usaha perlu memperhatikan pengemasan dan pemasaran supaya produk yang dihasilkan mampu bersaing dengan minuman lain di pasaran.

Kisah Narti
Baca Juga

Kisah Narti, Pedagang Kedelai Pasar Banjarejo Bojonegoro yang Raup Omzet Besar dan Andalkan BRI

Manfaatkan KUR BRI untuk Mendukung Pengembangan Usaha

Dalam menjalankan bisnis, Sugeng menyadari bahwa ketersediaan modal merupakan salah satu faktor penting untuk menjaga keberlangsungan produksi.

Kebutuhan pembelian bahan baku, kemasan, hingga perlengkapan produksi memerlukan pengelolaan keuangan yang baik agar usaha dapat terus berjalan.

Sebagai nasabah BRI, Sugeng kemudian memanfaatkan fasilitas Kredit Usaha Rakyat untuk mendukung pengembangan usaha jus jambu yang dijalankannya.

KUR merupakan program pembiayaan yang ditujukan untuk membantu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah yang memenuhi persyaratan memperoleh akses permodalan melalui lembaga keuangan penyalur.

Melalui fasilitas tersebut, pelaku usaha memiliki kesempatan mendapatkan pembiayaan untuk kebutuhan modal kerja maupun investasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Bagi Sugeng, keberadaan akses pembiayaan menjadi salah satu bentuk dukungan yang dapat dimanfaatkan untuk mempertahankan serta meningkatkan kegiatan produksi.

Meski demikian, penggunaan pembiayaan usaha tetap membutuhkan perencanaan yang matang. Pelaku usaha perlu memperhitungkan kemampuan pembayaran angsuran, kebutuhan modal, serta potensi pendapatan agar pinjaman benar-benar mendukung keberlanjutan bisnis.

IKLAN

Dengan pengelolaan yang tepat, tambahan modal dapat membantu usaha berkembang tanpa menimbulkan beban keuangan yang berlebihan.

Produksi Jus Jambu Punya Peluang Pasar

Usaha pengolahan buah menjadi minuman memiliki peluang untuk dikembangkan karena produknya dapat dipasarkan kepada berbagai kelompok konsumen.

Jambu merupakan salah satu buah yang dapat diolah menjadi minuman segar dengan nilai jual berbeda dibandingkan ketika dijual sebagai buah utuh.

Melalui proses pengolahan, pelaku usaha dapat menciptakan produk yang lebih praktis untuk dikonsumsi.

Namun, usaha minuman juga menghadapi sejumlah tantangan, antara lain perubahan harga bahan baku, masa simpan produk, serta persaingan dengan berbagai jenis minuman yang tersedia di pasaran.

Karena itu, kualitas produksi dan strategi pemasaran menjadi aspek penting dalam mempertahankan pelanggan.

Bagi pelaku usaha seperti Sugeng, pengembangan bisnis tidak hanya bergantung pada tambahan modal, tetapi juga kemampuan membaca kebutuhan pasar dan menyesuaikan produk dengan keinginan konsumen.

Sugeng berharap usaha jus jambu yang dikembangkannya dapat terus bertumbuh dan menjangkau pasar yang lebih luas.

"Harapnya produksi jus jambu dapat semakin berkembang dan menjangkau lebih banyak konsumen," harapnya.

Masa Pensiun Jadi Kesempatan Membangun Kemandirian Ekonomi

Kisah Sugeng menjadi gambaran bahwa kegiatan wirausaha dapat dijalankan oleh berbagai kelompok usia, termasuk mereka yang telah menyelesaikan masa kerja formal.

Pengalaman hidup dan kedisiplinan yang diperoleh selama bekerja dapat menjadi bekal untuk menghadapi tantangan dalam menjalankan usaha.

Meski demikian, memulai atau mengembangkan bisnis setelah pensiun tetap memerlukan perhitungan yang cermat, terutama dalam penggunaan tabungan maupun pembiayaan.

Sugeng menunjukkan bahwa masa purnatugas dapat dimanfaatkan untuk menekuni kegiatan yang memberikan manfaat ekonomi sekaligus menjaga semangat berkarya.

"Pensiun bukan akhir dari perjalanan berkarya. Justru, masa tersebut dapat menjadi awal untuk menekuni aktivitas baru dan membangun kemandirian ekonomi," bebernya.

Dukungan akses pembiayaan melalui KUR BRI menjadi salah satu fasilitas yang dimanfaatkan Sugeng dalam perjalanan mengembangkan usaha produksi jus jambu.

Pengalamannya memperlihatkan bahwa peluang membangun usaha tidak hanya terbuka bagi generasi muda, tetapi juga bagi masyarakat yang telah memasuki masa pensiun.

Dengan semangat untuk terus belajar, menjaga kualitas produk, dan mengelola keuangan secara bertanggung jawab, masa pensiun dapat menjadi kesempatan untuk membangun kegiatan usaha yang berkelanjutan.

Bagi Sugeng Harijanto, produksi jus jambu bukan sekadar aktivitas mengisi waktu luang, melainkan bagian dari upayanya untuk tetap mandiri, produktif, dan berkarya di tengah masyarakat.

ENGLISH VERSION Artikel tersedia dalam Bahasa Inggris
Read in English →

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/sugeng-harijanto-usaha-jus-jambu-kur-bri-bojonegoro/98520/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 10.10 WITA

  • #Bojonegoro
  • #Jus Jambu
  • #KUR BRI
  • #Kredit Usaha Rakyat
  • #Pensiunan Produktif
  • #Sugeng Harijanto
  • #UMKM

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Cerita yang TerNARAsi dalam Potongan yang Menyambungkan

Bertahan 15 Tahun, Usaha Katering Jajanan Ariani di Bojonegoro Kini Beromzet Rp14 Juta

Tak Lagi Repot Cari Uang Kembalian, Pedagang di Bojonegoro Mulai Terbiasa Gunakan QRIS BRI

SG8 Group Jadi Identitas Baru PT Dwitunggal Jaya Pratama Maju, Perkuat Solusi Bisnis Terintegrasi

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Kepemimpinan Bukan Sekadar Janji Besar, Rakyat Menunggu Hasil Nyata dari Pemerintah

Pernah Mencari “Sakit Kepala Sebelah” di Google, Lalu Takut Umur Tinggal Setahun?

Mini Bank SMK Plus An-Naba Jadi Sarana Praktik Nyata Siswa MPLB, Inspirasi bagi SMK di Indonesia

Mahasiswa Edukasi Gizi 102 Anak di Palembang, Hasil Tes Meningkat

Pilihan Editor

  1. 1 DP3AKB Sidoarjo Gelar FGD Evaluasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan 2025–2029, Perkuat Koordinasi Antar-OPD
  2. 2

    Kejuaraan Tunas Juara Nasional 2026 Digelar di Tangerang, Jadi Ajang Pembinaan Atlet Pencak Silat Berprestasi

  3. 3

    Kepemimpinan yang Menanam Masa Depan: Ketika Pendidikan Menjadi Kunci Ketahanan Pangan Jawa Timur

  4. 4

    Luka Tersembunyi di Balik Senyumnya

  5. 5

    Warga Sampetan Belajar Kelola Lampu Jalan Tenaga Surya Berbasis IoT Bersama Dosen Polines

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.