BOJONEGORO, JurnalPost.com — Sebuah toko kelontong milik Mamik di Desa Tumbrasanom, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, tidak hanya menjadi tempat warga membeli kebutuhan sehari-hari. Toko tersebut juga menyediakan layanan transaksi keuangan melalui BRILink yang membantu masyarakat melakukan transfer uang hingga tarik tunai.
Keberadaan agen BRILink di tengah permukiman warga memberikan kemudahan tersendiri, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan layanan perbankan tanpa harus menempuh perjalanan jauh menuju kantor bank atau mesin ATM.
Bagi Mamik, menjalankan usaha toko kelontong sekaligus menjadi agen BRILink merupakan kesempatan untuk mengembangkan usaha sambil memberikan pelayanan yang dibutuhkan masyarakat sekitar.
Dua usaha tersebut berjalan berdampingan. Warga yang datang membeli kebutuhan rumah tangga juga dapat memanfaatkan layanan transaksi keuangan yang tersedia di tokonya.
Bantu Orang Tua Kirim Uang untuk Anak Kuliah
Salah satu transaksi yang cukup sering dilayani Mamik adalah pengiriman uang dari orang tua kepada anak-anak mereka yang sedang menempuh pendidikan di luar daerah.
Bagi keluarga yang memiliki anak kuliah, kebutuhan mengirim uang saku maupun biaya pendidikan menjadi bagian dari pengeluaran rutin.
Namun, tidak semua warga memiliki kemudahan akses menuju kantor bank atau ATM. Kehadiran agen BRILink menjadi alternatif untuk melakukan transaksi tanpa harus meninggalkan aktivitas sehari-hari terlalu lama.
"Banyak warga yang datang untuk transfer uang kepada anaknya yang sedang kuliah. Jadi, kalau membutuhkan kiriman uang, mereka bisa langsung datang ke sini. Tidak perlu jauh-jauh mencari ATM," ujar Mamik.
Menurutnya, kemudahan tersebut cukup membantu warga, terutama ketika mereka membutuhkan layanan transfer uang dalam waktu yang tidak dapat ditunda.
Melalui layanan yang tersedia di toko kelontongnya, masyarakat dapat memenuhi kebutuhan transaksi sekaligus berbelanja keperluan rumah tangga dalam satu kunjungan.
Petani Manfaatkan BRILink untuk Tarik Tunai Hasil Panen
Selain melayani pengiriman uang untuk kebutuhan pendidikan, Mamik juga kerap membantu petani yang membutuhkan layanan tarik tunai setelah memperoleh hasil penjualan panen.
Di wilayah yang aktivitas ekonominya berkaitan erat dengan pertanian, ketersediaan uang tunai masih memiliki peran penting dalam memenuhi berbagai kebutuhan sehari-hari.
Uang hasil penjualan komoditas pertanian dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, membiayai kegiatan pertanian berikutnya, maupun keperluan keluarga lainnya.
Karena itu, kemudahan memperoleh uang tunai menjadi salah satu kebutuhan yang dirasakan masyarakat.
Melalui agen BRILink, petani yang memiliki dana di rekening dapat melakukan penarikan uang tanpa harus mendatangi kantor bank atau mencari ATM yang lokasinya lebih jauh.
"Kemudahan tersebut cukup berarti. Terlebih, aktivitas ekonomi warga tidak selalu memungkinkan mereka meninggalkan pekerjaan hanya untuk melakukan transaksi perbankan," ucap Mamik.
Keberadaan layanan transaksi di lingkungan desa juga memberikan pilihan bagi masyarakat dalam mengatur waktu. Warga dapat menyesuaikan kebutuhan transaksi dengan kegiatan usaha maupun pekerjaan mereka.
Toko Kelontong dan BRILink Jadi Sumber Penghasilan
Bagi Mamik, menjadi agen BRILink bukan hanya soal menyediakan layanan keuangan. Aktivitas tersebut juga membuka peluang tambahan penghasilan di samping usaha toko kelontong yang telah dijalankannya.
Kedua usaha itu saling melengkapi. Toko kelontong menyediakan berbagai kebutuhan harian, sementara BRILink melayani masyarakat yang memerlukan transaksi perbankan.
Model usaha seperti ini memungkinkan pelaku usaha kecil memanfaatkan tempat usaha yang sudah dimiliki untuk menyediakan layanan tambahan bagi pelanggan.
Di sisi lain, masyarakat memperoleh alternatif akses keuangan yang lebih dekat dengan tempat tinggal mereka.
Mamik mengaku senang karena usahanya tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi keluarga, tetapi juga membantu memenuhi kebutuhan transaksi warga di Desa Tumbrasanom.
"Harapannya, usaha ini bisa terus berjalan dan semakin membantu warga. Apalagi kebutuhan transfer dan tarik tunai masyarakat berbeda-beda. Saya berusaha memberikan pelayanan sebaik mungkin," tambahnya.
Agen BRILink Dekatkan Layanan Perbankan dengan Masyarakat Desa
Kehadiran agen BRILink di lingkungan pedesaan menjadi salah satu bentuk perluasan akses layanan keuangan melalui kerja sama antara perbankan dan pelaku usaha setempat.
Melalui layanan keagenan, masyarakat dapat melakukan sejumlah transaksi tanpa harus selalu datang langsung ke kantor bank.
Bagi warga Desa Tumbrasanom, keberadaan layanan milik Mamik membantu menjawab kebutuhan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, mulai dari mengirim biaya pendidikan anak hingga menarik uang untuk kebutuhan setelah masa panen.
Cerita Mamik juga memperlihatkan bagaimana usaha kecil di desa dapat berkembang dengan menghadirkan layanan tambahan yang relevan bagi masyarakat.
Dari sebuah toko kelontong, Mamik tidak hanya melayani kebutuhan belanja warga, tetapi juga menjadi bagian dari aktivitas keuangan yang mendukung kehidupan keluarga dan perputaran ekonomi di lingkungannya.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda