Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

Terbaru

  1. 82,4 Persen Guru Sangat Membutuhkan Flipbook Berbasis Pembelajaran Mendalam untuk Mendukung Kurikulum Merdeka

  2. Dari Watchdog menjadi Trusted Advisor: Peran Baru Inspektorat Daerah sebagai APIP dalam Mengawal Kebijakan dan Tata Kelola Daerah

  3. Pensiun Bukan Halangan, Sugeng Harijanto Kembangkan Usaha Jus Jambu Berkat Dukungan KUR BRI di Bojonegoro

  4. Kisah Widji, Berawal dari Nasabah BRI Kini Sukses Jadi Agen BRILink di Bojonegoro dan Raup Omzet Besar

  5. Kisah Narti, Pedagang Kedelai Pasar Banjarejo Bojonegoro yang Raup Omzet Besar dan Andalkan BRI

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Kisah Nasabah BRI di Bojonegoro, Pedagang Sayur Raup Omzet Rp10 Juta hingga Berhasil Kuliahkan Anak di ITS Surabaya

Kisah Nasabah BRI di Bojonegoro, Pedagang Sayur Raup Omzet Rp10 Juta hingga Berhasil Kuliahkan Anak di ITS Surabaya

Foto profil Fatimah
Penulis: Fatimah
04 November 2026, 09.12 WITA Editor: Rafi Adinata
5 menit baca
Pedagang sayur
Aktivitas perdagangan sayuran di Pasar Kota Bojonegoro, Jawa Timur.

BOJONEGORO, JurnalPost.com – Berawal dari usaha berjualan sayuran, seorang pedagang di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, berhasil membuktikan bahwa kerja keras dan ketekunan dapat membuka jalan menuju kehidupan keluarga yang lebih baik. Perempuan yang akrab disapa Mbak Is itu mampu memperoleh omzet kotor sekitar Rp10 juta dari usahanya, sekaligus membiayai pendidikan anak hingga kuliah di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.

Bagi Mbak Is, berdagang sayuran bukan sekadar aktivitas mencari penghasilan. Usaha yang dijalaninya menjadi tumpuan ekonomi keluarga sekaligus jalan untuk mewujudkan harapan agar anaknya memperoleh pendidikan tinggi.

IKLAN

Setiap hari, ia menjalani rutinitas berjualan dan melayani kebutuhan pelanggan. Di tengah persaingan usaha serta perubahan harga bahan pangan, Mbak Is terus berupaya menjaga keberlangsungan usahanya.

Pensiun Tak Menghalangi Produktivitas
Baca Juga

Pensiun Bukan Halangan, Sugeng Harijanto Kembangkan Usaha Jus Jambu Berkat Dukungan KUR BRI di Bojonegoro

"Alhamdulillah, dari jualan sayuran ini bisa membantu kebutuhan keluarga. Bahkan, anak saya bisa kuliah di ITS dari hasil usaha ini," ungkap Mbak Is.

Dari Berjualan Sayur hingga Membiayai Pendidikan Anak

Keberhasilan membiayai pendidikan anak hingga perguruan tinggi menjadi salah satu pencapaian yang paling membanggakan bagi Mbak Is.

Ia menyadari bahwa biaya pendidikan membutuhkan perencanaan keuangan yang matang. Karena itu, hasil berdagang tidak hanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga dialokasikan untuk kepentingan keluarga dan pendidikan anak.

Usaha perdagangan sayuran yang ditekuninya mampu menghasilkan omzet kotor sekitar Rp10 juta. Meski demikian, jumlah tersebut bukan sepenuhnya keuntungan bersih karena masih harus diperhitungkan dengan modal pembelian barang dagangan dan berbagai kebutuhan operasional.

Kisah Widji
Baca Juga

Kisah Widji, Berawal dari Nasabah BRI Kini Sukses Jadi Agen BRILink di Bojonegoro dan Raup Omzet Besar

Kondisi ini menuntut pedagang untuk cermat mengelola arus kas agar usaha tetap berjalan dan kebutuhan rumah tangga tidak terganggu.

Bagi Mbak Is, hasil usaha yang diperoleh menjadi bukti bahwa pekerjaan sebagai pedagang sayuran dapat memberikan manfaat besar apabila dijalankan dengan konsisten.

Jadi Nasabah BRI Sejak 2015, Manfaatkan Tabungan BritAma

Selain mengandalkan ketekunan berdagang, Mbak Is juga memanfaatkan layanan perbankan untuk membantu mengelola keuangannya.

Ia telah menjadi nasabah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI sejak 2015 dengan menggunakan produk tabungan BritAma.

Kisah Narti
Baca Juga

Kisah Narti, Pedagang Kedelai Pasar Banjarejo Bojonegoro yang Raup Omzet Besar dan Andalkan BRI

Selama lebih dari satu dekade menjadi nasabah, rekening tabungan tersebut menjadi salah satu sarana untuk menyimpan uang hasil berdagang.

Keberadaan layanan perbankan membantu Mbak Is dalam mengatur keuangan, terutama untuk memisahkan dana yang diperlukan bagi kelangsungan usaha dan kebutuhan keluarga.

"Menjalankan usaha membutuhkan kedisiplinan, termasuk dalam mengatur pemasukan dan pengeluaran. Tidak semua omzet yang diperoleh bisa dianggap sebagai keuntungan karena masih harus dikurangi modal pembelian sayuran dan biaya operasional lainnya," ujarnya.

IKLAN

Pengelolaan keuangan menjadi salah satu aspek penting dalam menjalankan usaha kecil, termasuk perdagangan sayuran yang memiliki perputaran barang relatif cepat.

Dengan pencatatan pemasukan dan pengeluaran yang baik, pelaku usaha dapat mengetahui kondisi keuangan secara lebih jelas sekaligus menentukan kebutuhan modal untuk kegiatan perdagangan berikutnya.

Tetap Bertahan di Tengah Tantangan Harga Sayuran

Menjalankan usaha perdagangan sayuran tentu tidak selalu berjalan mulus. Harga berbagai komoditas dapat berubah mengikuti pasokan dan kondisi pasar.

Selain itu, daya beli masyarakat dan persaingan antarpedagang turut memengaruhi aktivitas penjualan.

Situasi tersebut menjadi tantangan yang harus dihadapi Mbak Is dalam mempertahankan usahanya.

Meski demikian, ia tetap berupaya menjalankan aktivitas perdagangan secara konsisten. Baginya, keberlangsungan usaha menjadi hal penting karena berkaitan langsung dengan kebutuhan ekonomi keluarga.

Dalam usaha perdagangan seperti ini, pedagang juga harus memperhatikan kualitas barang dagangan. Sayuran merupakan komoditas yang relatif mudah mengalami penurunan kesegaran sehingga pengelolaan stok menjadi bagian penting untuk mengurangi risiko kerugian.

Oleh karena itu, kemampuan mengatur modal, menentukan kebutuhan persediaan, serta menjaga hubungan baik dengan pelanggan merupakan faktor yang dapat mendukung keberlanjutan usaha.

Pendidikan Anak Jadi Motivasi untuk Terus Berusaha

Di balik aktivitasnya sebagai pedagang sayuran, Mbak Is memiliki motivasi besar untuk memberikan masa depan yang lebih baik bagi keluarga.

Kesempatan anaknya menempuh pendidikan di ITS Surabaya menjadi kebanggaan sekaligus penyemangat untuk terus mempertahankan usaha.

Perjalanan tersebut memperlihatkan bahwa usaha mikro memiliki peran penting dalam menopang perekonomian rumah tangga.

Penghasilan dari aktivitas perdagangan sehari-hari dapat membantu keluarga memenuhi kebutuhan dasar sekaligus mempersiapkan biaya pendidikan anak.

Kisah Mbak Is juga menjadi gambaran bahwa kesuksesan tidak selalu berawal dari usaha berskala besar. Usaha sederhana yang ditekuni dengan disiplin, kerja keras, dan pengelolaan keuangan yang baik dapat memberikan hasil berarti bagi kehidupan keluarga.

Dari berjualan sayuran di Bojonegoro hingga mampu membiayai pendidikan anak di salah satu perguruan tinggi negeri di Surabaya, perjalanan Mbak Is menjadi inspirasi tentang kegigihan seorang ibu dalam memperjuangkan masa depan keluarganya.

ENGLISH VERSION Artikel tersedia dalam Bahasa Inggris
Read in English →

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/kisah-nasabah-bri-bojonegoro-pedagang-sayur-omzet-10-juta-kuliahkan-anak-its/98517/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 10.36 WITA

  • #BRI BritAma
  • #Bojonegoro
  • #ITS Surabaya
  • #Kisah Inspiratif
  • #UMKM
  • #pedagang sayur
  • #pendidikan anak

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Kemandirian Pesantren: Dari Pusat Pendidikan Agama Menjadi Penggerak Ekonomi Desa

Agen BRILink di Bojonegoro Permudah Transaksi Warga Lansia yang Belum Terbiasa Mobile Banking

Digitalisasi Bank Syariah Permudah Transaksi, Keamanan Data Nasabah Jadi Tantangan Utama

UI Dorong Limbah Plastik Jadi Produk Bernilai Ekonomi di Desa Tembok Bali

Pilihan Editor

  1. 1 Cerita yang TerNARAsi dalam Potongan yang Menyambungkan
  2. 2

    Penelitian di Cilacap Ungkap 93,94 Persen Pasien Gangguan Jiwa Patuh Minum Obat, Dukungan Keluarga Jadi Perhatian

  3. 3

    Teknologi Sudah Tersedia, UPN Veteran Jatim Dorong Penguatan Literasi dan Keterbukaan Informasi Publik di Bondowoso

  4. 4

    UI Dorong Limbah Plastik Jadi Produk Bernilai Ekonomi di Desa Tembok Bali

  5. 5

    Digitalisasi Bank Syariah Permudah Transaksi, Keamanan Data Nasabah Jadi Tantangan Utama

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.