
JurnalPost - Manajemen sumber daya manusia merupakan salah satu kegiatan penting yang harus kalian pahami dalam suatu bisnis. Pengelolaan sumber daya manusia yang baik adalah jantung suatu organisasi. Suatu perusahaan atau bisnis yang dapat melakukan pengelolaan sumber daya manusia yang efektif dan melakukan pendekatan diri dari sudut pandang strategi memiliki peluang yang besar untuk meraih kesuksesan daripada suatu perusahaan yang tidak melakukannya.
Manajemen sumber daya manusia (human resources management) dapat diartikan sebagai serangkaian aktivitas organisasi yang diarahkan pada upaya menarik, mengembangkam, dan mempertahankan angkatan kerja yang efektif. Sumber daya manusia dalam suatu bisnis menjadi faktor penentu berhasil atau tidaknya pelaksanaan suatu bisnis yang efektif. Kesadaran mengenai pentingnya pengelolaan sumber daya manusia telah melesat dalam beberapa dasawarsa terakhir ini.
Semakin pentingnya peran manajemen sumber daya manusia berawal dari semakin kompleksnya persoalan hukum. Kesadaran akan SDM merupakan sarana berharga untuk meningkatkan produktivitas, dan kesadaran mengenai biaya yang timbul dari buruknya pengelolaan SDM. Perencanaan SDM yang buruk dapat berakibat semakin tingginya angka perekrutan sekaligus juga pemberhentian yang memakan biaya besar dalam bentuk pembayaran kompensasi PHK, biaya pelatihan dan etos kerja karyawan.
Meningkatnya kesadaran akan pentingnya strategi dalam pengelolaan sumber daya manusia telah menciptakan terminology baru yang dapat mencerminkan komitmen perusahaan terhadap para karyawannya. Modal manusia (human capital) dapat mencerminkan investasi organisasi untuk menarik, mempertahankan serta memotivasi pekerja yang dinilai sangat efektif. Dengan demikian dapat dikatakan seperti halnya sumber daya dan cadangan keuangan perusahaan, maka human capital dapat dijadikan sebagai indikator yang mencerminkan nilai dari orang-orang yang membentuk organisasi.
Nah dari pernyataan di atas kalian sudah mendapat gambaran kan sepenting apa pengelolaan sumber daya manusia untuk kelangsungan bisnis? Maka dari itu yuk kita bahas bagaimana sih cara manajer merencanakan kebutuhan sumber daya manusia dalam mengelola bisnis mereka.
Secara khusus, perencanaan sumber daya manusia melibatkan analisis pekerjaan dan estimasi permintaan atas penawaran dari tenaga kerja. Analisis pekerjaan dapat diartikan sebagai analisis sistematis terhadap berbagai pekerjaan dalam suatu organisasi. Analisis pekerjaan menghasilkan dua hal yaitu :
1. Deskripsi pekerjaan yang merincikan tugas-tugas beserta tanggung jawab, kondisi kerja, perlengkapan, bahan baku, peralatan dan informasi yang digunakan untuk pelaksanaan pekerjaan tersebut. 2. Spesifikasi pekerjaan yang merincikan keterampilan, kemampuan, dan pengalaman yang dibutuhkan dalam melaksanakan pekerjaan secara efektif.
Analisis pekerjaan berfungsi dalam berbagai aktivitas SDM. Sebagai contoh pengetahuan akan konten pekerjaan dan persyaratan yang diperlukan untuk mengembangkan metode seleksi yang tepat dan sistem penilaian kinerja yang relevan dengan pekerjaan serta menetapkan tingkat konspensasi yang sesuai.
Setelah manajer memahami sepenuhnya pekerjaan yang akan dilakukan dalam suatu bisnis, manajer dapat memulai perencanaan kebutuhan SDM di masa mendatang. Manajer mengawalinya dengan cara mengestimasi trend penggunaan SDM di masa lalu, rencana bisnis pada masa depan dan trend ekonomi secara umum. Peramalan penawaran kerja terdiri dari dua tugas yaitu
1. Meramalkan penawaran internal yaitu jumlah dan jenis karyawan yang akan dipekerjakan di perusahaan tersebut dalam satu wkatu tertentu di masa yang akan datang. 2. Meramalkan penawaran eksternal yaitu jumlah dan jenis karyawan yang akan tersedia untuk proses rekrutmen dari keseluruhan pasar tenaga kerja.
Penulis : Ladya Ceryl/211011201179/01SAKE014
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda