BOJONEGORO, JurnalPost.com – Pemanfaatan layanan perbankan digital melalui aplikasi BRImo semakin membantu aktivitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Bojonegoro.
Kemudahan transaksi yang ditawarkan membuat pelaku usaha, termasuk yang berada di wilayah pedesaan, dapat melayani pelanggan dengan lebih cepat, aman, dan efisien.
Salah satu nasabah BRI, Suyanto, pelaku usaha sarana pertanian di Kecamatan Kalitidu, mengaku BRImo memudahkan transaksi dengan pelanggan maupun pemasok.
Menurutnya, pembayaran melalui transfer dan QRIS kini semakin banyak digunakan karena dinilai lebih praktis dan tidak mengharuskan pelanggan membawa uang tunai.
“Sekarang banyak pelanggan yang memilih transfer lewat BRImo. Saya tidak perlu repot menyiapkan uang kembalian, sementara pembayaran langsung masuk ke rekening sehingga lebih aman dan mudah dipantau,” ujarnya.
Kemudahan serupa juga dirasakan Nur Hidayah, perajin gerabah asal Kecamatan Malo.
Ia mengatakan penggunaan BRImo membantu aktivitas usahanya, terutama saat melayani pembeli dari luar daerah yang melakukan pemesanan secara daring.
“Kalau ada pesanan gerabah dari luar kota, pembayaran biasanya dilakukan melalui transfer. Dengan BRImo, saya bisa langsung mengecek uang yang masuk tanpa harus datang ke kantor cabang. Jadi lebih hemat waktu,” katanya.
Nur Hidayah menambahkan, layanan perbankan digital juga membantunya mengelola transaksi usaha secara lebih tertib karena riwayat pembayaran dapat dipantau melalui aplikasi.
Penggunaan layanan digital di kalangan pelaku UMKM menjadi bagian dari adaptasi terhadap perubahan kebiasaan transaksi masyarakat.
Selain memberikan kemudahan bagi pelaku usaha, transaksi digital juga memberi pilihan kepada konsumen yang menginginkan proses pembayaran lebih cepat dan dapat dilakukan melalui telepon genggam.
Bagi pelaku UMKM, kemudahan memantau transaksi secara langsung juga membantu dalam pengelolaan arus keuangan sehari-hari, terutama ketika usaha melayani banyak pelanggan atau menerima pesanan dari luar daerah.
Pemanfaatan layanan digital diharapkan dapat semakin mendukung perkembangan usaha lokal di Bojonegoro, termasuk UMKM yang berada di wilayah kecamatan dan pedesaan.
Dengan akses transaksi yang semakin mudah, pelaku usaha memiliki peluang untuk menjangkau konsumen lebih luas sekaligus menyesuaikan layanan dengan kebiasaan masyarakat yang semakin terbiasa menggunakan pembayaran digital.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda