Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Bisnis
  3. Trend kedai kopi, bisnis kekinian kaum investor milenial!

Trend kedai kopi, bisnis kekinian kaum investor milenial!

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
15 September 2022, 17.39 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
15 Sep 2022, 17.39 WITA · 10 menit baca
10 menit baca
kedai kopi
Foto : Anomali Coffee, Seminyak Bali

Oleh : Ni Luh Anggita Dewi (Mahasiswa Prodi S2 Ilmu Manajemen Universitas Pendidikan Ganesha)

A. Pendahuluan Mendengar minum kopi atau nongkrong di kedai kopi saat ini sudah terdengar tidak asing lagi ya, apalagi bagi kalian kaum anak muda maupun dewasa juga sangat berminat untuk ke kedai kopi. Untuk sekedar minum kopi ataupun jajanan ringan juga sudah tersedia lengkap diberbagai tempat kedai kopi sekarang dikota kota besar maupun hingga ke daerah kabupaten dan pedesaan juga sudah mulai bermunculan banyak kedai kopi. Tak jarang juga banyak kedai kopi menyediakan beraneka ragam makanan dan variasi minuman juga. Beraneka ragam jenis minuman kopi juga kini sudah tercipta diberbagai kedai kopi. Minum kopi bahkan sudah menjadi kebiasaan bagi sebagian orang yang apabila dalam satu hari tidak minum kopi terasa ada yang kurang. Maka dari itu kopi seperti tidak akan bisa terlepas dari hari hari kalangan penikmat kopi yang tentunya kini sudah semakin banyak peminatnya dari pegawai kantoran, anak anak muda, mahasiswa, kaum masyarakat umum dan para remaja bahkan ibu rumah tangga juga tak jarang menjadi penikmat kopi.

IKLAN

Foto : Anomali Coffee, Seminyak Bali

Kantor BRI
Baca Juga

Sempat Kesulitan Menggunakan BRImo, Nasabah Umi Apresiasi Pelayanan BRI Cabang Bojonegoro

Fenomena banyaknya bermunculan berbagai Kedai kopi ini terlihat dari peningkatan signifikan jumlah kedai kedai kopi dalam beberapa tahun terakhir ini. Perkembangan teknologi yang semakin canggih memiliki pengaruh besar terhadap perubahan gaya hidup masyarakat saat ini. Semua serba cepat dan mudah untuk didapatkan dan hal ini dilihat sebagai kesempatan untuk para pebisnis dan pelaku industri kafe terutama para investor pencinta kopi. Dengan adanya kemajuan pesan secara online kita tinggal duduk manis dirumah pesan melalui aplikasi juga menambah nilai untuk semakin berkembangnya bisnis ini yang tentunya juga akan mempengaruhi perilaku keuangan masyarakat terkini. Menu yang bervariasi sangat penting untuk menjangkau semua jenis konsumen dan tentunya setiap harinya menambah konsumen baru. Di tahun 2022, para investor atau pelaku industry dibidang kedai kopi diperkirakan semakin inovatif dalam mengatur strategi penjualan. Diperkirakan akan banyak muncul trend baru di Indonesia, salah satunya dengan menawarkan produk dengan harga terjangkau. Di kalangan kedai kopi yang baru merambah dunia nya mereka akan meningkatkan kualitas dengan harga yang akan mulai bersaing. Dengan berkembang pesatnya kedai kopi diberbagai daerah tentu saja hal ini akan membuat masyarakat pencinta kopi akan semakin konsumtif dalam berbelanja apalagi dengan mudahnya teknik pemesanan yang kini tersedia di berbagai aplikasi.

B. Kajian Pustaka Keterkaitan bisnis dengan perilaku keuangan sangatlah erat. Dalam suatu kegiatan melakukan suatu bisnis baik itu dikerjakan oleh individu maupun berkelompok yang berupa proses produksi, distribusi maupun konsumsi dengan tujuan memperoleh laba atau keuntungan. Tentunya dalam perkembangan jaman yang semakin maju, para investor tidak ingin terlewat berbagai peluang dalam persaingan pasar. Para investor dibidang kedai kopi sudah pasti akan melakukan aktivitas bisnisnya sebaik mungkin untuk keuntungan yang maksimal dengan kualitas yang menjanjikan pastinya.

Seorang investor tidak terlepas dari ilmu perilaku keuangan yang baik. Mengapa? Karena perilaku keuangan merupakan kemampuan seseorang dalam mengatur perencanaan, penganggaran, pemeriksaan, pengelolaan, pengendalian, pencarian dan penyimpanan dana keuangan sehari-hari (Kholiah dan Iramani, 2013). Jadi sebelum memulai suatu bisnis yang cukup besar modal dan persiapannya, seorang investor atau pengusaha harus memiliki kemampuan dalam merencanakan apa saja yang akan dikerjakan, menganggarkan berapa dan bagaimana bisnis kedepannya, memeriksa dengan baik segala yang dibutuhkan, mengelola dan mengendalikan semua keadaan agar tetap berjalan dengan lancar sesuai dengan perencanaan.

Adapun perilaku keuangan yang dapat mendasari teori tersebut adalah persiapan mental dalam mempersiapkan uang untuk memenuhi tujuannya dan meniru suatu kelompok finansial yang mayoritas sering dilihatnya, lalu kestabilan emosi dalam mengambil suatu keputusan agar tidak mengikuti emosi sesaat pada saat mengambil keputusan tersebut sehingga menghasilkan suatu keputusan yang irasional. Selanjutnya membuat anggaran pengeluaran yang konsisten sehingga penganggaran dana jelas tercatat, lalu mampu menentukan pilihan dengan tepat dan didasari suatu pengetahuan finansial yang baik sehingga terciptanya suatu keputusan yang tepat dalam berbisnis.

Pensiun Tak Menghalangi Produktivitas
Baca Juga

Pensiun Bukan Halangan, Sugeng Harijanto Kembangkan Usaha Jus Jambu Berkat Dukungan KUR BRI di Bojonegoro

IKLAN

Strategi dalam bisnis juga menjadi salah satu hal penting yang harus diperhatikan. Seorang investor tentunya dalam merencanakan suatu bisnis sudah memiliki strategi untuk mengembangkan dan memajukan bisnisnya. Tanpa perencanaan strategi bisnis yang tepat, suatu usaha akan mengalami kesulitan untuk maju dan berkembang di era persaingan pasar yang semakin kuat. Maka dari itu seorang investor tidak boleh terlepas perhatian terhadap hal hal kecil apapun sebelum melakukan suatu bisnis. Dimana tujuannya dalam membuat suatu strategi adalah untuk mendapatkan laba dan meningkatkan penjualan dan juga tidak bisa ditiru oleh investor lainnya produk ataupun bisnis yang dijalankan. Pemasaran yang jelas dan tepat sasaran juga akan sangat membantu untuk menjaga kelangsungan perkembangan dari suatu usaha yang dijalankan, karena apabila salah sasaran maka akan terjadi kerugian secara perlahan yang nantinya menyebabkan sulit berkembangnya bisnis tersebut, dan juga diperlukan inovasi-inovasi dalam mengembangkan suatu bisnis agar tercipta produk produk baru dan sangat menarik minat para konsumen untuk membelinya dan juga untuk mencari tahu hal hal baru menarik apa yang ada di tempat kita berbisnis. Seorang investor diharapkan dapat berfikir kritis, kreatif dan juga dapat menerima risiko dalam menjalankan suatu bisnis karena apabila tidak ada kesiapan dalam menerima risiko yang ada, itu akan mengganggu ke psikologi individu nantinya baik owner maupun pegawai yang tentunya berdampak kepada seluruh bagian yang terkena imbasnya.

C. Pembahasan Usaha kedai kopi banyak memiliki peminat hingga kini. Kedai kopi kini semkain banyak dicari oleh peminatnya, dan ini menjadi trend baru dikalangan masyarakat. Jadi apa yang sebenarnya menjadikan kedai kopi sangat banyak dicari oleh para peminatnya sehingga walapun jauh tetap dilalui hanya untuk ke tempat kedai kopi untuk sekedar ngopi dan berbincang-bincang baik dengan teman maupun keluarga? Berikut coba dipaparkan menurut penulis apa saja yang mempengaruhinya :

1. Harga yang ramah dan sesuai kantong masyarakat Pada saat kita sedang berkumpul dengan teman maupun keluarga tentunya harus ada makanan maupun minuman pada saat ini sehingga kita pasti memilih tempat yang ramah akan hal itu. Kedai kopi masih menjadi pilihan nomer satu kaum milenial dalam hal itu. Selain menyediakan minuman yang beraneka ragam, kedai kopi kekinian juga menyediakan beragam makanan utama dan makanan ringan yang harganya sangat ramah dikantong masyarakat. Tidak terlalu mahal dan juga tidak terlalu murah yang pastinya sesuai dengan kualitas dan kuantitas yang diberikan dalam pelayanannya. Mengapa dikatakan ramah? Karena pada suatu kedai kedai kopi tertentu dengan uang Rp 50.000 kita sudah bisa mendapatkan minuman dan makanan sehingga pesanan menjadi sudah lengkap sebagai pemilihan tempat untuk mengobrol santai dan juga berkumpul bersama teman-teman maupun keluarga.

2. Adanya promo-promo menarik Di kedai kedai kopi yang baru membuka kedainya, biasanya salah satu strategi pemasaran mereka adalah dengan mengadakan promo-promo. Produk yang di promosikan pun merupakan produk produk yang ada di dalam daftar menu mereka yang apabila kita membeli pada hari biasa harganya akan berbeda dengan harga promo yang diberikan. Tentunya kaum milenial tidak ingin melewatkan promo yang berlangsung bukan? Itu sebabnya pembukaan suatu kedai kopi tergolong sangat ramai dari yang lainnya. Misalnya saja pada harga promo kita bisa membeli satu gelas kopi susu berukuran besar dengan harga Rp 15.000, namun apabila kita melewatkan promo dihari itu, dan kita membelinya pada saat harga sudah tidak di promo, kita akan membelinya dengan harga normal yaitu Rp. 25.000 dan hal ini akan mendorong perilaku keuangan yang konsumtif untuk para konsumen itu sendiri, karena apabila seorang individu yang tadinya tidak berminat membeli, menjadi ingin membeli karena tergiur harga yang murah. Sungguh sayang apabila dilewatkan hari promonya bukan?

Screenshot 2026 11 02 085723
Baca Juga

Cerita yang TerNARAsi dalam Potongan yang Menyambungkan

3. Desain kedai untuk berfoto yang menjadi trend di media sosial (instagramable) Apakah kalian salah satu pengguna media sosial yang aktif? Tentunya kalian sudah tidak asing lagi untuk melihat kedai kedai yang sangat unik dan desain yang menarik untuk dijadikan tempat berfoto maupun untuk di videokan dikirimkan ke media sosial hanya untuk mendapat suatu pengakuan dimedia sosial bahwa tempat itu keren. Dimasa kini, mau tempat sejauh apapun, itu akan di datangi oleh kaum milenial untuk sekedar melihat, berfoto dan juga menikmati pemandangan dan suasana kedai kopi yang menarik. Ada kedai kopi yang memberikan pemandangan sawah, pemandangan laut atau pantai, pemandangan danau, pemandangan gedung gedung ibu kota, pemandangan artistic di dalam kedai juga menjadi daya tarik tersendiri loh! Tentunya hal ini sangat menarik minat dan keinginan dari konsumen untuk datang dan apabila memang harga dan rasa kualitas juga sesuai, tidak menutup kemungkinan konsumen tersebut akan datang lagi ke kedai tersebut dan menjadi pelanggan.

Mora Bali Foto : Mora Bali, Canggu.

4. Bisnis yang mendatangkan laba yang menjanjikan Apabila anda penikmat kopi maupun tidak, tetapi apabila anda berminat untuk membuka bisnis kopi, ada mendapatkan pilihan yang tepat. Meski terlihat seperti sepele, namun bisnis ini dapat menjanjikan laba yang luar biasa kedepannya. Mengapa demikian? Karena dengan modal yang minim namun apabila dikerjakan dengan disiplin kerja dan juga pengaturan perencanaan yang tepat dan juga strategi pemasaran yang tepat, ini akan menjadikan suatu bisnis yang sangat rasional untuk menghasilkan laba. Misalnya saja di daerah perkotaan, apabila kita membeli bahan modal biji kopi langsung dari petaninya atau produsen tangan pertama dengan harga Rp. 100.000 per kg nya, lalu apabila biji kopi tersebut sudah di panggang dan menjadi bubuk kopi bisa mencapai harga Rp. 400.000 per kg nya. Sedangkan setelah menjadi bubuk kopi asli tanpa campuran apa apa dan kita menjualnya dalam satu cangkir kopi sederhana yang kecil dengan harga Rp. 20.000 per satu cangkir. Dan dari 1 kg bubuk kopi itu kita bisa menghasilkan 50 cangkir kopi sederhana yang kecil, jadi keuntungan untuk 1kg kopi bubuk saja sudah mencapai Rp 500.000 ditambah produk produk minuman kopi lainnya yang dikombinasikan dengan beraneka ragam campuran, bisa bayangkan betapa laba yang sangat luar biasa.

D. Penutup Setelah membaca semua tulisan diatas, kita jadi tahu ya seluk beluk mengenai bisnis kedai kopi, tentunya dari perencanaan awal sang investor, pengelolaan bisnis yang tepat sehingga dapat mempengaruhi perilaku keuangan dari konsumen itu sendiri, dan juga strategi pemasaran yang sesuai dapat memberikan dampak yang besar bagi keberlangsungan bisnis yang dijalani. Jadi bagaimana menurut kalian? Menarik bukan untuk berinvestasi untuk membuat kedai kopi sendiri. Ayo kembangkan bakat bisnis yang dimiliki dengan tidak melewatkan satupun peluang bisnis terkini dan juga dalam hal berperilaku keuangan yang baik tentunya jangan sampai terlewatkan. Dan juga segala perencanaan, penganggaran, pencatatan juga tidak bisa terlepas dari modal awal untuk membangun sebuah bisnis yang kuat dan bertahan lama. Semangat kawan!

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/trend-kedai-kopi-bisnis-kekinian-kaum-investor-milenial/37146/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 08 November 2026, 10.57 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Bertahan 15 Tahun, Usaha Katering Jajanan Ariani di Bojonegoro Kini Beromzet Rp14 Juta

Tak Lagi Repot Cari Uang Kembalian, Pedagang di Bojonegoro Mulai Terbiasa Gunakan QRIS BRI

SG8 Group Jadi Identitas Baru PT Dwitunggal Jaya Pratama Maju, Perkuat Solusi Bisnis Terintegrasi

UMKM Kalitidu dan Malo Manfaatkan BRImo, Transaksi Usaha Jadi Lebih Praktis

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Dosen PIAUD UIN Jurai Siwo Lampung Dampingi 116 Guru RA Terapkan Kurikulum Berbasis Cinta untuk Penguatan Karakter Anak

Mengapa Transparansi Dana Penting bagi Organisasi Mahasiswa?

Pengelola Museum di Surabaya Perkuat Profesionalisme Kehumasan, Strategi Pemasaran, dan Pelayanan Pengunjung

Dukung Pengamanan Objek Vital Nasional, Semen Tonasa Jadi Lokasi Latihan Hanud Pasif

Pilihan Editor

  1. 1 Mahasiswa UNAIR Kembangkan Merchandise untuk Delapan Museum di Surabaya, Dorong Inovasi Promosi Wisata Sejarah
  2. 2

    Mengenal Styphelia javanica, Semak Xerofit yang Mampu Bertahan di Tengah Kekeringan Savana Bromo

  3. 3

    Sejarah Kodifikasi Al-Qur’an: Dari Hafalan Para Sahabat hingga Lahirnya Mushaf Utsmani

  4. 4

    Masjid sebagai Pusat Pendidikan Islam: Antara Semangat Mendirikan Lembaga dan Tantangan Manajemen

  5. 5

    Tim Fakultas Vokasi UM Dampingi Penataan Desain Interior untuk Memperkuat Identitas Institusi

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.