Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Bisnis
  3. Potensi Sayur Hidroponik di Kawasan Industri Gunung Putri

Potensi Sayur Hidroponik di Kawasan Industri Gunung Putri

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
15 Maret 2023, 19.51 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
15 Mar 2023, 19.51 WITA · 5 menit baca
5 menit baca
Potensi Sayur Hidroponik di Kawasan Industri Gunung Putri

JurnalPost.com, Bogor (25/02/2023) – Gunung putri biasanya dikenal dengan kawasan industri yang jarang akan ditemukannya pertanian, tapi siapa sangka pertanian hidroponik memiliki potensi yang besar di kawasan tersebut. Sayur hidroponik di Gunung Putri khususnya di desa Ciangsana sangat diminati oleh masyarakat. Telah terbukti dari omset yang di dapat berkali kali lipat dari modal awalnya.

Seperti halnya Samsudin, seorang warga desa Ciangsana yang mengelola Hidroponik Sayur Berkah atau yang dikenal dengan Hidroponik Center. Lebih tepatnya hidroponik ini berlokasi di Jl. Raya Ciangsana no.3, Ciangsana, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. “penamaan Hidroponik Sayur Berkah ini bertujuan agar usaha sayur hidroponik ini berkah” ucap Samsudin selaku pengelola Hidroponik Sayur Berkah, sabtu (25/02/2023).

IKLAN

Hidroponik ini berdiri saat pandemi pada bulan November 2020. Sudah hampir tiga tahun hidroponik ini berdiri dan sukses dalam menghasilkan sayur yang berkualitas. Pada tahun pertama Samsudin hanya membuat satu greenhouse dengan lobang tanam sebanyak 1400 lobang. Pada tahun berikut membuat greenhouse yang kedua dengan lobang tanam sebanyak 1200 lobang. “sekarang Hidroponik Sayur Berkah ini mempunyai dua greenhouse dengan jumlah lobang tanam sebanyak 2600 lobang. Dengan dua greenhouse itu, kami memakai tanah kurang lebih seluas 200 meter” ujar Samsudin selaku pengelola Hidroponik Sayur Berkah.

Kantor BRI
Baca Juga

Sempat Kesulitan Menggunakan BRImo, Nasabah Umi Apresiasi Pelayanan BRI Cabang Bojonegoro

Hidroponik ini bisa menanam berbagai macam jenis sayuran. “iya disini kami menanam banyak jenis sayuran, saat ini sedang gada sayur bayam, kangkung, selada, pakcoy, dan sawi putih” tutur Samsudin. Dalam penanaman biasanya setiap jenis sayuran dibedakan selama satu minggu. Hal ini bertujuan agar pada saat panen yaitu setiap minggu, dapat menghasilkan sayur yang berbeda-beda. Umur panennya sendiri, sayur hidroponik ini hanya membutuhkan waktu selama empat minggu dengan cuaca yang panas. Dari sekian banyaknya jenis sayuran, hanya kangkung yang memiliki masa panen paling cepat yaitu selama 12 hari saja dari masa tanam jika cuaca panas, tetapi jika cuaca mendung masa panen kangkung bisa sampai tiga minggu” jelas Samsudin selaku pengelola Hidroponik Sayur Berkah.

“Kelebihan sayur hidroponik ini yaitu terdapat pada masa panennya yang dimana masa panen dari dari sayuran hidroponik lebih cepat dari sayuran yang ditanam ditanah, selain itu sayuran dari hidroponik ini juga lebih renyah sabab memanen pada masa muda” jelas Samsudin selaku pengelola Hidroponik Sayur Berkah, sabtu (25/02/2023).

Untuk perawatan sendiri Samsudin menggunakan pupuk ab-mix dalam takaran pemberian pupuk tersebut akan diukur menggunakan alat yaitu tds meter. Untuk usia baru tanam biasanya akan diberikan 400 sampai 500 ppm, selang usia satu minggu tujuh sampai 14 hari naik menjadi 800 sampai 900 ppm, selanjutnya untuk umur 15 hari sampai panen maka akan diberikan 1200-1300 ppm. Penggunaan pupuk sekali panen atau pemupukan biasanya dilakukan tergantung dengan keadaan cuaca dan habis air dalam tong, jika cuaca sedang panas biasanya satu tong habis satu hari dan akan dilakukan pemupukan satiap harinya.

IKLAN

Budidaya hidroponik tentu tidak terlepas dari serangan hama. “untuk penanganan hama hidroponik ini biasa kami menggunakan bawang putih atau daun papaya tanpa menggunakan bahan kimia” ungkap samsudin. Dalam mendapat ilmu mengenai hidroponik ini Samsudin hanya belajar sendiri dan banyak literasi yang dilakukannya.

Pensiun Tak Menghalangi Produktivitas
Baca Juga

Pensiun Bukan Halangan, Sugeng Harijanto Kembangkan Usaha Jus Jambu Berkat Dukungan KUR BRI di Bojonegoro

Hidroponik ini juga memiliki beberapa anggota dalam membantu proses keberhasilannya, seperti ada bagian marketing hingga bagian panen. Bagian – bagian ini biasanya akan berkumpul pada saat akan panen. Untuk hari biasa hanya akan diurus oleh Samsudin saja. Sistem penjualan dari Hidroponik Sayur Berkah ini dilakukan sistem pre-order terlebih dahulu. Sebab sebelum panen biasanya sudah ada yang memesan. Nah, jika seandainya hasil panen tersebut masih ada maka akan dijualkan ke pasar.

Selain menanam sayur hidroponik disana juga ada tananam sayur konvensional. Akan tetapi tentu terdapat perbedaan yang dirasakan mulai biaya atau modal hingga waktu panen. “Untuk tanaman sayur konvensional masa panennya yaitu bisa sampai empat puluh hari dan untuk biaya pun tanaman sayur hidroponik lebih irit, untuk dua greenhouse yang kami miliki itu kurang lebih dengan modal 500 ratus ribu perbulan yang sudah termasuk perawatan, pupuk, hingga listrik. Hasil penjualan dari sayur hidroponik ini biasanya menghasilkan omsert sekitar enam sampai tujuh juta perbulannya” kata Samsudin. Tentu dengan modal segitu dan mendapatkan omset sampai berkali – kali lipat potensi sayur hidroponik ini memang benar – benar besar.

Menurut beberapa anggota dari Hidroponik Sayur Berkah ini pun hidroponik ini sangat berdampak bagi masyarakat sekitar dan membuka peluang kerja. Seperti pada saat memanen yang pastinya membutuhkan banyak orang.

Hidroponik Sayur Berkah ini juga akan bisa berpotensi menjadi tempat agrowisata. Sebab daya tarik sayuran hidroponik di kawasan industri tanpa bahan kimia tentu sangat besar. “Jika ada peluang untuk melakukan itu kenapa tidak” ucap Samsudin selaku pengelola Hidroponik Sayur Berkah, sabtu (25/02/2023).

Screenshot 2026 11 02 085723
Baca Juga

Cerita yang TerNARAsi dalam Potongan yang Menyambungkan

Penulis : Siti Meirisa Dani Mahasiswa Komunikasi Digital dan Media, Sekolah Vokasi, IPB University

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/potensi-sayur-hidroponik-di-kawasan-industri-gunung-putri/46868/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 08 November 2026, 10.41 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Bertahan 15 Tahun, Usaha Katering Jajanan Ariani di Bojonegoro Kini Beromzet Rp14 Juta

Tak Lagi Repot Cari Uang Kembalian, Pedagang di Bojonegoro Mulai Terbiasa Gunakan QRIS BRI

SG8 Group Jadi Identitas Baru PT Dwitunggal Jaya Pratama Maju, Perkuat Solusi Bisnis Terintegrasi

UMKM Kalitidu dan Malo Manfaatkan BRImo, Transaksi Usaha Jadi Lebih Praktis

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Mengapa Transparansi Dana Penting bagi Organisasi Mahasiswa?

Ketoprak Sedap Malam di Cirebon Jual 35 Porsi Sehari, Ini Hasil Kajian Kelayakan Usahanya

Mempersiapkan Santri Menghadapi Dunia Kerja Digital, Pesantren Perlu Perkuat Keterampilan Teknologi

Menjadi Guru yang Pintar "Ngegas" dan "Ngerem": Seni Menjaga Keseimbangan di Ruang Kelas

Pilihan Editor

  1. 1 Mengenal Styphelia javanica, Semak Xerofit yang Mampu Bertahan di Tengah Kekeringan Savana Bromo
  2. 2

    Menyelamatkan Satu Kehidupan, Menyalakan Sejuta Harapan: Memaknai Pengabdian Kemanusiaan

  3. 3

    Tim Fakultas Vokasi UM Dampingi Penataan Desain Interior untuk Memperkuat Identitas Institusi

  4. 4

    Merawat Payung Enam Warna: Menjaga Persatuan di Tengah Keberagaman Batak

  5. 5

    Tim Abdimas FH UPNVJ Edukasi Hukum Waris dan Perlindungan Lansia di GKPI Tangerang

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.