Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Bisnis
  3. Menjadi Bidan Masa Kini Berjiwa Entrepreneur Di Tengah Kondisi Pandemi Covid-19

Menjadi Bidan Masa Kini Berjiwa Entrepreneur Di Tengah Kondisi Pandemi Covid-19

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
13 Januari 2022, 20.46 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
13 Jan 2022, 20.46 WITA · 4 menit baca
4 menit baca
Entrepreneur

JurnalPost - Pada kondisi masa kini Pandemi Covid-19 kebanyakkan bidan memiliki waktu kerja yang bisa dibilang tidak fleksibel dan bidan harus selalu mampu memberikan pelayanan kesehatan sesuai profesinya. Terkadang pada sistem kerjanya, bidan diberikan beban tugas yang terbilang cukup tinggi, kebanyakkan dari mereka mengeluh karena mendapatkan upah dibawah UMR, dan pekerjaan yang dilakoni tersebut belum sepenuhnya mendapatkan apresiasi dari pemerintah dan maupun dari pihak swasta jika bekerja di luar pemerintahan.

Dengan pemberian upah yang tidak sesuai itu, kebanyakkan bidan belum bisa untuk menutupi dalam memenuhi kewajiban atau amanat dari organisasi kebidanan, seperti iuran bulanan dan tahunan organisasi, dan harus aktif dalam update ilmu seperti pembayaran mengikuti webinar, seminar dan pelatihan demi mendapatkan sertifikat SKP IBI untuk perpanjangan STR (Surat Tanda Registrasi).

IKLAN

Ditengah kondisi pandemi masa kini, bidan makin dituntut untuk menjadi seorang yang profesional, harus bisa berjiwa entrepreneur agar dapat mampu bersaing secara global dan harus mempunyai semangat untuk menjadi seorang wirausahawan demi mendapat pemasukan tambahan.

Kantor BRI
Baca Juga

Sempat Kesulitan Menggunakan BRImo, Nasabah Umi Apresiasi Pelayanan BRI Cabang Bojonegoro

Wirausahawan (entrepreneur) adalah orang yang berjiwa berani dalam mengambil resiko untuk membuka usaha dalam berbagai kesempatan yang ada. Berjiwa berani mengambil resiko artinya bermental mandiri dan berani dalam memulai sebuah usaha, tanpa diliputi rasa takut atau cemas sekalipun dalam kondisi yang tidak pasti.

Tantangan dalam memutuskan menjadi seorang wirausahawan yaitu, kamu harus terlebih dahulu :

- Memiliki keberanian dalam mengambil keputusan serta resiko, - Mempunyai daya kreasi serta inovasi tinggi, - Dapat berpikir jangka panjang untuk masa depan, - Memiliki jiwa kepemimpinan, - Memiliki semangat serta kemauan yang keras, - Dapat menganalisis dengan tepat, - Memiliki sifat hemat atau tidak konsumtif.

Bidan masa kini, harus kreatif, aktif dan belajar, serta dapat menciptakan peluang. Lalu peluang bisnis apa sajakah yang cocok untuk para bidan?

Pensiun Tak Menghalangi Produktivitas
Baca Juga

Pensiun Bukan Halangan, Sugeng Harijanto Kembangkan Usaha Jus Jambu Berkat Dukungan KUR BRI di Bojonegoro

1. Bekerja Sampingan Para bidan yang masih mempunyai banyak waktu luangnya setelah bekerja, dapat memanfaatkan momen tersebut untuk bekerja sampingan di fasilitas kesehatan lainnya agar dapat menambah pemasukkan.

IKLAN

2. Membuka Praktek Mandiri Bidan Selain pelayanan inti dari PMB, bidan juga dapat dapat membuka kelas yoga, baby spa, hipnoterapi, hypnobirthing, akupuntur, dan masih banyak peluang yang bisa para bidan ambil.

3. Menjual Produk Seperti masa pandemi saat ini peluang yang sangat bagus adalah dari menjual masker, hand sanitizer, tas now normal kit dan pendukung lainnya, suplemen sehat, alat kesehatan, dll.

4. Menjadi Dropship Sistem dropship mempunyai kelebihan, yaitu dalam berbisnis kita tidak perlu mengeluarkan modal terlebih dahulu. Hanya perlu mengiklankan suatu produk dari supplier dan dengan harga yang kita tentukan sesuai dengan keuntungan yang kita inginkan. Nanti pembeli akan order dan transfer dana kepada kita, lalu data pembeli dan harga jual asli akan masuk ke supplier, dan setelah itu supplier yang akan mengirim produk kepada pembeli kita.

Screenshot 2026 11 02 085723
Baca Juga

Cerita yang TerNARAsi dalam Potongan yang Menyambungkan

5. Usaha Dalam Bidang Kuliner Bisnis kuliner termasuk salah satu bisnis yang banyak diminati dan tidak ada matinya, jika tidak ingin repot membuka toko atau kedai, kita bisa mengiklankannya dengan membuat story unggahan di sosmed, atau juga menawarkan ke rekan-rekan kerja.

6. Menjadi Youtuber Bagi kalian yang aktif dan memiliki public speaking yang baik, kalian dapat mencoba menjadi seorang youtuber, karena di masa kini masyarakat lebih cenderung suka menonton video dibandingkan dengan membaca. Anda dapat membuat konten sesuai dengan bidangnya, seperti edukasi tentang seputar kesehatan, tips kesehatan dan kecantikkan, beauty make up, dan masih banyak lainnya. Dengan menarik penonton yang banyak, anda akan dapat menghasilkan uang dari membuat konten.

Itulah beberapa peluang bisnis sampingan yang dapat dijalankan oleh para bidan. Masih sangat banyak hal yang bisa ditekuni oleh para bidan terutama jika kalian aktif, memiliki semangat, dan berani dalam mengambil peluang yang ada!

Trisiska Imami Oleh: Trisiska Imami, S.SiT (4007200010)
Asal : Kutai Timur, Kalimantan Timur
(Mahasiswa Magister Terapan Kebidanan STIkes Dharma Husada Bandung 2020)

#BidanEntrepreneur #BidanMasaKini #STiKesDHB #ManajemenKebijakanPendidikanTinggiKebidanan

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/menjadi-bidan-masa-kini-berjiwa-entrepreneur-di-tengah-kondisi-pandemi-covid-19/30039/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 08 November 2026, 11.48 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Bertahan 15 Tahun, Usaha Katering Jajanan Ariani di Bojonegoro Kini Beromzet Rp14 Juta

Tak Lagi Repot Cari Uang Kembalian, Pedagang di Bojonegoro Mulai Terbiasa Gunakan QRIS BRI

SG8 Group Jadi Identitas Baru PT Dwitunggal Jaya Pratama Maju, Perkuat Solusi Bisnis Terintegrasi

UMKM Kalitidu dan Malo Manfaatkan BRImo, Transaksi Usaha Jadi Lebih Praktis

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Telkom University Hadirkan Teknologi IoT untuk Pantau Kesuburan Tanah Petani di Banyumas

Merawat Payung Enam Warna: Menjaga Persatuan di Tengah Keberagaman Batak

Transparansi Keuangan Organisasi Mahasiswa: Langkah Kecil Membangun Budaya Antikorupsi

Mantan Kanit Lantas Polsek Sedayu, Sunaryo Resmi Dilantik Jadi Lurah Argorejo Bantul

Pilihan Editor

  1. 1 Ketoprak Sedap Malam di Cirebon Jual 35 Porsi Sehari, Ini Hasil Kajian Kelayakan Usahanya
  2. 2

    Tarbiyah vs Taklim: Mengapa Santri Lebih Butuh Dididik daripada Sekadar Diajari?

  3. 3

    Di Solo, Klakson Motor Lebih Sering Dipakai untuk Menyapa Teman daripada Menghindari Tabrakan

  4. 4

    Relawan SIBAT dari Tujuh Desa di Sukabumi Uji Coba WargaSiaga untuk Belajar Kesiapsiagaan Bencana

  5. 5

    Peneliti FMIPA Universitas Negeri Malang Ungkap 4.126 Varian Bakteri Usus Katak Sawah di Kawasan Pertanian

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.