JurnalPost - Pada kondisi masa kini Pandemi Covid-19 kebanyakkan bidan memiliki waktu kerja yang bisa dibilang tidak fleksibel dan bidan harus selalu mampu memberikan pelayanan kesehatan sesuai profesinya. Terkadang pada sistem kerjanya, bidan diberikan beban tugas yang terbilang cukup tinggi, kebanyakkan dari mereka mengeluh karena mendapatkan upah dibawah UMR, dan pekerjaan yang dilakoni tersebut belum sepenuhnya mendapatkan apresiasi dari pemerintah dan maupun dari pihak swasta jika bekerja di luar pemerintahan.
Dengan pemberian upah yang tidak sesuai itu, kebanyakkan bidan belum bisa untuk menutupi dalam memenuhi kewajiban atau amanat dari organisasi kebidanan, seperti iuran bulanan dan tahunan organisasi, dan harus aktif dalam update ilmu seperti pembayaran mengikuti webinar, seminar dan pelatihan demi mendapatkan sertifikat SKP IBI untuk perpanjangan STR (Surat Tanda Registrasi).
Ditengah kondisi pandemi masa kini, bidan makin dituntut untuk menjadi seorang yang profesional, harus bisa berjiwa entrepreneur agar dapat mampu bersaing secara global dan harus mempunyai semangat untuk menjadi seorang wirausahawan demi mendapat pemasukan tambahan.
Wirausahawan (entrepreneur) adalah orang yang berjiwa berani dalam mengambil resiko untuk membuka usaha dalam berbagai kesempatan yang ada. Berjiwa berani mengambil resiko artinya bermental mandiri dan berani dalam memulai sebuah usaha, tanpa diliputi rasa takut atau cemas sekalipun dalam kondisi yang tidak pasti.
Tantangan dalam memutuskan menjadi seorang wirausahawan yaitu, kamu harus terlebih dahulu :
- Memiliki keberanian dalam mengambil keputusan serta resiko, - Mempunyai daya kreasi serta inovasi tinggi, - Dapat berpikir jangka panjang untuk masa depan, - Memiliki jiwa kepemimpinan, - Memiliki semangat serta kemauan yang keras, - Dapat menganalisis dengan tepat, - Memiliki sifat hemat atau tidak konsumtif.
Bidan masa kini, harus kreatif, aktif dan belajar, serta dapat menciptakan peluang. Lalu peluang bisnis apa sajakah yang cocok untuk para bidan?
1. Bekerja Sampingan Para bidan yang masih mempunyai banyak waktu luangnya setelah bekerja, dapat memanfaatkan momen tersebut untuk bekerja sampingan di fasilitas kesehatan lainnya agar dapat menambah pemasukkan.
2. Membuka Praktek Mandiri Bidan Selain pelayanan inti dari PMB, bidan juga dapat dapat membuka kelas yoga, baby spa, hipnoterapi, hypnobirthing, akupuntur, dan masih banyak peluang yang bisa para bidan ambil.
3. Menjual Produk Seperti masa pandemi saat ini peluang yang sangat bagus adalah dari menjual masker, hand sanitizer, tas now normal kit dan pendukung lainnya, suplemen sehat, alat kesehatan, dll.
4. Menjadi Dropship Sistem dropship mempunyai kelebihan, yaitu dalam berbisnis kita tidak perlu mengeluarkan modal terlebih dahulu. Hanya perlu mengiklankan suatu produk dari supplier dan dengan harga yang kita tentukan sesuai dengan keuntungan yang kita inginkan. Nanti pembeli akan order dan transfer dana kepada kita, lalu data pembeli dan harga jual asli akan masuk ke supplier, dan setelah itu supplier yang akan mengirim produk kepada pembeli kita.
5. Usaha Dalam Bidang Kuliner Bisnis kuliner termasuk salah satu bisnis yang banyak diminati dan tidak ada matinya, jika tidak ingin repot membuka toko atau kedai, kita bisa mengiklankannya dengan membuat story unggahan di sosmed, atau juga menawarkan ke rekan-rekan kerja.
6. Menjadi Youtuber Bagi kalian yang aktif dan memiliki public speaking yang baik, kalian dapat mencoba menjadi seorang youtuber, karena di masa kini masyarakat lebih cenderung suka menonton video dibandingkan dengan membaca. Anda dapat membuat konten sesuai dengan bidangnya, seperti edukasi tentang seputar kesehatan, tips kesehatan dan kecantikkan, beauty make up, dan masih banyak lainnya. Dengan menarik penonton yang banyak, anda akan dapat menghasilkan uang dari membuat konten.
Itulah beberapa peluang bisnis sampingan yang dapat dijalankan oleh para bidan. Masih sangat banyak hal yang bisa ditekuni oleh para bidan terutama jika kalian aktif, memiliki semangat, dan berani dalam mengambil peluang yang ada!
Oleh: Trisiska Imami, S.SiT (4007200010)
Asal : Kutai Timur, Kalimantan Timur
(Mahasiswa Magister Terapan Kebidanan STIkes Dharma Husada Bandung 2020)
#BidanEntrepreneur #BidanMasaKini #STiKesDHB #ManajemenKebijakanPendidikanTinggiKebidanan
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda