Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Citizen Reporter
  3. FGD Riset Pasar: Kunci Sukses Pemasaran Produk Tepung Mocaf

FGD Riset Pasar: Kunci Sukses Pemasaran Produk Tepung Mocaf

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
13 Oktober 2024, 15.03 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
5 menit baca
FGD Riset Pasar: Kunci Sukses Pemasaran Produk Tepung Mocaf

JurnalPost.com - Prodi Supervisor Jaminan Mutu Pangan, Sekolah Vokasi IPB University menggelar Focus Group Discussion (FGD) tentang riset pasar dalam rangkaian program INOVOKASI 2024. FGD yang berlangsung pada 6 dan 9 Oktober 2024 ini menghadirkan dua narasumber ahli yaitu Ibu Prof. Amalia E. Maulana, Ph.D selaku Founder dan Director ETNOMARK Consulting juga Professor Marketing di BINUS Business School, BINUS University memandu peserta untuk memahami pentingnya riset pasar, segmentasi, dan target pasar dalam mengembangkan strategi pemasaran yang efektif. Ada juga praktisi Ibu Ryza Sulistyanawati, S.T.P. (PDQC Manager CV. Berkah Pangan Nusantara) alumni prodi SJMP berbagi pengalaman suksesnya dalam memproduksi tepung bumbu, tepung serbaguna dan olahannya hingga dapat diekspor ke berbagai Negara.

Program Inovasi Kreatif untuk Mitra Vokasi (INOVOKASI) 2024 didanai oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi (Diksi Kemendikbudristek), untuk Program Studi Supervisor Jaminan Mutu Pangan ini berfokus pada Peningkatan Produktivitas dan Keamanan Pangan di Industri Tepung Mocaf (Modified Cassava Flour) dan Olahannya. Tepung mocaf, sebagai alternatif tepung terigu yang semakin populer, terus dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan pasar yang semakin tinggi. Dalam upaya meningkatkan kualitas dan keamanan pangan, diselenggarakan acara riset pasar yang melibatkan mitra juga dosen SJMP untuk meningkatkan pemahaman ilmu dan pengalaman. Dalam acara ini, para peserta berdiskusi mengenai berbagai aspek terkait tepung mocaf, mulai dari proses produksi, standar kualitas, hingga preferensi konsumen. Hasil dari riset pasar ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi para produsen untuk menghasilkan tepung mocaf yang lebih baik, aman, dan sesuai dengan kebutuhan pasar.

IKLAN

Mahasiswa UNDIP
Baca Juga

Kolaborasi Lintas Jurusan, Mahasiswa UNDIP Kembangkan Dentavera sebagai Inovasi Perawatan Mulut

FGD ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada peserta mengenai pentingnya riset pasar dalam mengembangkan strategi pemasaran yang efektif. Beberapa poin penting yang dibahas dalam FGD ini antara lain: • Segmentasi Pasar: Mengidentifikasi dan memahami segmen pasar yang potensial untuk produk tepung mocaf. • Target Pasar: Menentukan target pasar yang spesifik dan mengembangkan strategi pemasaran yang tepat sasaran. • Pemosisian Produk: Menentukan posisi produk tepung mocaf di benak konsumen dan menonjolkan keunggulan produk dibandingkan dengan kompetitor. • Strategi Pemasaran: Merumuskan strategi pemasaran yang efektif, baik untuk pasar domestik maupun pasar global.

Ryza Sulistyanawati menyampaikan pentingnya memahami kebutuhan pasar dan melakukan inovasi produk agar dapat bersaing di pasar. "Riset dan inovasi produk adalah kunci sukses dalam pemasaran tepung bumbu," ujarnya.

IKLAN

Prof. Amalia E. Maulana menekankan pentingnya membangun brand yang kuat dan memiliki diferensiasi yang jelas. "Harus ada differentiation value yang membuat produk kita unik dan lebih baik dari kompetitor," jelasnya.

Dalam dunia bisnis yang kompetitif, membangun brand yang kuat adalah kunci keberhasilan. Brand bukan sekadar nama, tetapi janji yang kita berikan kepada konsumen. Pertanyaan mendasar yang harus dijawab adalah: mengapa konsumen harus memilih produk tepung mocaf kita?. Untuk menjawab pertanyaan tersebut, kita perlu menciptakan differentiation value yang unik. Bukan hanya mengunggulkan keunggulan umum produk, seperti "kaya nutrisi" atau "bebas gluten", tetapi juga memberikan alasan emosional mengapa konsumen harus setia pada merek kita.

penanaman bibit
Baca Juga

KKN Universitas Merdeka Malang Bangun Greenhouse Bambu, Dorong Ketahanan Pangan Warga Pandanrejo

Brand yang kuat tidak hanya dibangun dari produk yang berkualitas, tetapi juga dari nilai-nilai yang diusung oleh perusahaan dan tim di baliknya. Konsumen ingin mengenal siapa di balik produk yang mereka konsumsi. Kerjasama dengan pihak lain melalui co-branding dapat memperkuat brand. Namun, perlu dikelola dengan hati-hati agar tidak justru merusak reputasi. Key leaders memiliki peran penting dalam membangun dan menjaga kepercayaan konsumen. Untuk membangun brand yang kuat, kita perlu memahami konsumen secara mendalam. Riset pasar bukan hanya sekadar survei, tetapi juga menggali lebih dalam tentang perilaku dan kebiasaan konsumen. Melalui etnografi, kita dapat memahami konsumen dalam konteks kehidupan sehari-hari mereka.

“Brand awareness yang kuat akan membuat konsumen mengingat dan memilih produk kita. Tepung mocaf memiliki potensi besar untuk menjadi merek yang dikenal luas, namun perlu strategi yang tepat untuk membedakannya dengan produk pesaing. Membangun brand yang kuat untuk tepung mocaf membutuhkan komitmen jangka panjang dan pemahaman yang mendalam tentang konsumen. Dengan fokus pada diferensiasi, nilai-nilai merek, dan riset pasar yang komprehensif, kita dapat membangun brand yang tidak hanya dikenal, tetapi juga dicintai oleh konsumen." Papar Prof. Amalia.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/fgd-riset-pasar-kunci-sukses-pemasaran-produk-tepung-mocaf/73082/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 06 November 2026, 00.15 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

KKN 179 UMM Pasang Papan Jadwal Pembagian Air di Bangelan, Cegah Perebutan Antarwarga

Warga Desa Tlekung Diajak Manfaatkan Urine Sapi Jadi Pupuk Organik Cair untuk Percepat Pertumbuhan Pakan Ternak

PPK Ormawa Universitas Pakuan Terapkan Biopori untuk Konservasi Air di Desa Cipelang

Mahasiswa KKN MAs Latih Petani Bumiaji Buat Pupuk Organik Cair

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Tekuni Budidaya Ikan Lele, Salim Manfaatkan Layanan BRI Bojonegoro untuk Kembangkan Usaha

Danau Gegas di Musi Rawas, Menanamkan Pendidikan Karakter melalui Kearifan Lokal

MBG dan Tanggung Jawab Negara: Keselamatan Anak Tidak Bisa Ditawar

Darah Kembali Menetes di Tanah Rencong, Insiden Pulo Kenari Pidie Tewaskan Satu Warga

Pilihan Editor

  1. 1 Di Balik Papan Tulis, Ada Perjuangan Memahami Setiap Anak: Potret Pembelajaran di SDN Ciptaharja
  2. 2

    Logat Jawa Dianggap Kampungan, Ketika Cara Berbicara Justru Menjadi Alasan untuk Diremehkan

  3. 3

    Gerakan Literasi Nasional sebagai Upaya Membangun Budaya Literasi di Indonesia

  4. 4

    Nasabah Aninda Apresiasi Pelayanan BRI Cabang Bojonegoro, Transaksi Makin Mudah dan Nyaman

  5. 5

    Dari Daun Kelor Menjadi Snackbar Bergizi, FK UPN “Veteran” Jakarta Ajak Masyarakat Kelurahan Pangkalan Jati Baru Perkuat Upaya Pencegahan Stunting

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.