MALANG, JurnalPost.com – Kelompok 179 KKN Berdampak Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) memasang papan informasi jadwal pembagian air di Bangelan, Desa Bangelan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang. Inisiatif tersebut dilakukan untuk membantu menciptakan sistem pembagian air yang lebih tertib dan merata, khususnya bagi para petani.
Pembagian air selama ini menjadi salah satu persoalan yang dirasakan masyarakat setempat. Belum adanya jadwal tertulis membuat warga terkadang saling mendahului ketika air tersedia. Kondisi tersebut menyebabkan warga dan petani yang berada di bagian ujung aliran berisiko tidak memperoleh pasokan air yang mencukupi.
Melihat kondisi tersebut, mahasiswa Kelompok 179 KKN UMM berinisiatif membuat papan informasi yang memuat jadwal pembagian air berdasarkan wilayah.
Papan tersebut mencantumkan pembagian waktu penggunaan air untuk wilayah Kidul dan Lor, sehingga masyarakat dapat mengetahui jadwal pengairan sesuai giliran yang telah disepakati.
Tokoh masyarakat Bangelan, Umar, mengatakan bahwa sebelum adanya pengaturan tersebut, pembagian air kerap menimbulkan persoalan karena warga berusaha mendapatkan air lebih dahulu.
“Sebelumnya memang kadang warga saling berebut karena semuanya ingin mendapatkan air lebih dulu. Akibatnya, yang berada di bagian ujung sering tidak kebagian. Dengan adanya jadwal ini, pembagiannya jadi lebih jelas dan diharapkan bisa lebih merata,” ujar Umar.
Menurutnya, keberadaan jadwal tertulis dapat menjadi acuan bersama bagi masyarakat. Warga tidak lagi hanya mengandalkan informasi dari satu pihak atau menunggu pemberitahuan, tetapi dapat melihat langsung waktu penggunaan air yang telah ditetapkan.
Ketua Kelompok Tani, Muhajir, juga menilai keteraturan pembagian air sangat penting karena kebutuhan pengairan harus dapat dirasakan seluruh petani, termasuk mereka yang memiliki lahan di bagian paling ujung aliran.
“Kalau tidak ada pengaturan, biasanya yang di depan mengambil lebih dulu sehingga yang di belakang atau di ujung tidak kebagian. Dengan adanya jadwal ini, harapannya semua bisa mengikuti giliran dan air dapat terbagi lebih merata,” jelas Muhajir.
Ia menambahkan, jadwal pembagian air juga membantu petani menyesuaikan aktivitas mereka di lahan. Dengan mengetahui waktu pengairan sejak awal, petani dapat mempersiapkan kebutuhan lahan tanpa harus saling mendahului.

Salah satu anggota Kelompok 179 KKN UMM, Valdis Pragata Arva Davin Pradana, mengatakan pemasangan papan dilakukan setelah mahasiswa melihat perlunya sistem informasi pembagian air yang lebih jelas bagi warga.
“Kami melihat bahwa pembagian air menjadi salah satu hal yang cukup penting bagi warga, terutama para petani. Karena sebelumnya belum ada jadwal yang tertulis dan warga terkadang berebut air, kami berinisiatif membuat papan informasi ini agar pembagian waktunya lebih jelas dan bisa menjadi acuan bersama,” ungkap Valdis.
Menurutnya, kegiatan tersebut bukan hanya berfokus pada pemasangan papan informasi, tetapi juga mendorong masyarakat untuk menjalankan kesepakatan pembagian air secara tertib.
“Harapannya dengan adanya jadwal ini, warga bisa lebih tertib mengikuti giliran masing-masing. Jadi tidak ada lagi yang merasa dirugikan karena air diambil lebih dulu, terutama bagi warga yang berada di bagian ujung,” tambahnya.
Papan informasi tersebut diharapkan dapat mengurangi potensi perselisihan sekaligus menciptakan sistem pembagian air yang lebih teratur. Dengan informasi yang dapat dilihat secara terbuka, masyarakat memiliki acuan yang sama terkait wilayah dan waktu penggunaan air.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi Kelompok 179 KKN Berdampak UMM dalam membantu menjawab persoalan yang dihadapi masyarakat Bangelan.
Meski berupa fasilitas sederhana, papan jadwal pembagian air diharapkan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat dan mendukung kebutuhan pengairan lahan pertanian.
Melalui kerja sama antara masyarakat, kelompok tani, dan mahasiswa KKN, sistem pembagian air diharapkan dapat berjalan lebih adil dan teratur sehingga warga di bagian awal maupun ujung aliran memperoleh hak penggunaan air sesuai jadwal yang telah disepakati.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda