Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

Terbaru

  1. Dari Sagu Menjadi SaBar, Inovasi Pangan Lokal Papua Selatan yang Mengangkat Cerita Kearifan Budaya

  2. KADER MOLERA, Dosen FKM UMI Latih Kader Desa Marayoka Cegah Hipertensi pada Akseptor KB Hormonal

  3. Menagih Janji Negara: Mengurai Persoalan Kesejahteraan Guru Honorer di NTT

  4. Koalisi Pemuda Jakarta Soroti Seleksi Ahmad Rijal di DTKJ, Desak Pemprov DKI Lakukan Evaluasi

  5. Kurikulum yang Tak Tertulis di Pesantren: Antara Keteladanan, Pembentukan Karakter, dan Perlindungan Anak

  1. Beranda
  2. Citizen Reporter
  3. Mahasiswa KKN MAs Latih Petani Bumiaji Buat Pupuk Organik Cair

Mahasiswa KKN MAs Latih Petani Bumiaji Buat Pupuk Organik Cair

S
Penulis: Siti Robbani Akhiriah Kurnia Sah
24 Agustus 2026, 14.31 WITA • Editor: Hasbi
5 menit baca
POC
Foto bersama Anggota Kelompok Tani Bumi Abadi Utara

Kota Batu, JurnalPost.com — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah Aisyiyah (KKN MAs) Kelompok 4 menggelar pelatihan pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) berbahan dasar kotoran kambing bagi Kelompok Tani Bumi Abadi Utara di Desa Bumiaji, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur, Kamis (13/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di greenhouse Kelompok Tani Bumi Abadi Utara tersebut menjadi salah satu program pemberdayaan masyarakat yang memanfaatkan potensi lokal, khususnya limbah peternakan, untuk mendukung pertanian yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

IKLAN

KKN MAs merupakan program yang diinisiasi Pimpinan Pusat Muhammadiyah sebagai wadah kolaborasi mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) di Indonesia. Melalui program tersebut, mahasiswa dari berbagai daerah melaksanakan pengabdian kepada masyarakat dengan mengangkat potensi sekaligus menjawab permasalahan di wilayah penempatan.

Gambar1
Baca Juga

KKN-MAs Kelompok 88 Kembangkan Gunungsari Circular Farm di Kota Batu

Pada 2026, Malang Raya menjadi tuan rumah pelaksanaan KKN MAs. Mahasiswa dari berbagai PTMA pun mendapat kesempatan untuk berkolaborasi dan berkontribusi dalam program pemberdayaan masyarakat di Malang dan wilayah sekitarnya.

Anggota KKN MAs Kelompok 4 berasal dari sejumlah perguruan tinggi, yakni Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Universitas Muhammadiyah Riau, Universitas Muhammadiyah Karanganyar, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Universitas Muhammadiyah Palu, Universitas Muhammadiyah Bandung, Universitas Muhammadiyah Buton, Universitas Muhammadiyah Bone, Universitas Muhammadiyah Muara Bungo, Universitas Muhammadiyah Makassar, serta Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Jakarta.

Dorong Pemanfaatan Limbah Peternakan

Pelaksanaan KKN MAs tahun ini mengusung semangat pengabdian yang berorientasi pada ketahanan pangan dan penguatan potensi lokal. Semangat tersebut diwujudkan melalui sejumlah program yang disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat di masing-masing lokasi pengabdian.

Di Desa Bumiaji, sektor pertanian dan peternakan menjadi salah satu potensi yang dapat dikembangkan. Kotoran kambing dari aktivitas peternakan masyarakat berpotensi menjadi limbah apabila tidak dikelola dengan baik. Padahal, bahan tersebut dapat dimanfaatkan sebagai salah satu bahan dasar pembuatan pupuk organik.

Sekolah Vokasi IPB University
Baca Juga

Penanaman Cabai di Lahan Biochar, Prodi TMP SV IPB University Lanjutkan Pengabdian Masyarakat di Mulyaharja

Kondisi itulah yang melatarbelakangi mahasiswa KKN MAs Kelompok 4 memberikan pelatihan pembuatan POC berbasis kotoran hewan (kohe) kambing kepada kelompok tani.

Pemanfaatan kohe kambing sebagai bahan POC diharapkan menjadi alternatif pengelolaan limbah peternakan sekaligus membantu memenuhi kebutuhan pupuk dalam kegiatan pertanian.

Melalui pelatihan tersebut, para peserta tidak hanya mendapatkan penjelasan secara teori, tetapi juga kesempatan mempraktikkan langsung proses pembuatan POC agar pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan secara mandiri.

Petani Antusias Ikuti Pelatihan

Kegiatan diawali dengan sambutan Ketua Kelompok Tani Bumi Abadi Utara, Kalik Harianto. Ia mengapresiasi pelaksanaan pelatihan tersebut karena masih terdapat anggota kelompok tani yang belum mengetahui proses pembuatan pupuk organik cair.

Prodi TMP Sekolah Vokasi IPB
Baca Juga

Prodi TMP Sekolah Vokasi IPB University Siapkan Lahan Cabai dan Aplikasikan Biochar di Mulyaharja

“Kami sangat senang dengan adanya kegiatan ini. Banyak dari anggota kelompok tani yang belum tahu dan belum pernah membuat pupuk organik cair. Dengan adanya pelatihan ini, kami jadi bisa mengetahui cara membuat dan memanfaatkannya,” ujar Kalik.

Ia berharap pengetahuan yang diberikan mahasiswa dapat diterapkan dalam aktivitas pertanian sehari-hari sehingga memberikan manfaat bagi para petani.

Setelah sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai Pupuk Organik Cair oleh Arlin, mahasiswa Program Studi Agribisnis Universitas Muhammadiyah Bone.

IKLAN

Materi meliputi pengenalan POC, manfaat pupuk organik, kebutuhan alat dan bahan, hingga tahapan pembuatan POC berbasis kotoran kambing.

Para petani terlihat antusias mengikuti pemaparan. Sejumlah pertanyaan disampaikan terkait takaran bahan, proses fermentasi, waktu penyimpanan, hingga cara mengaplikasikan pupuk organik cair pada tanaman.

“Kami datang ke sini bukan untuk menggurui atau merasa paling tahu. Justru kami juga ingin belajar dari Bapak-Bapak yang sudah lebih berpengalaman dalam bertani. Melalui kegiatan ini, kami berharap bisa saling berbagi pengetahuan dan pengalaman,” kata Arlin.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat bagi kelompok tani sekaligus menjadi pengalaman pembelajaran bagi mahasiswa selama menjalani program pengabdian.

Praktik Langsung Pembuatan POC

Usai penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi dan praktik pembuatan POC. Mahasiswa bersama petani mempraktikkan setiap tahap, mulai dari persiapan bahan, pencampuran hingga proses fermentasi.

Praktik langsung dilakukan agar para peserta lebih mudah memahami prosedur pembuatan sekaligus memperoleh pengalaman yang dapat diterapkan kembali secara mandiri.

Interaksi antara mahasiswa dan petani berlangsung aktif sepanjang sesi praktik. Para peserta berdiskusi mengenai komposisi dan takaran bahan, karakteristik hasil fermentasi, waktu penggunaan, serta cara penerapannya pada tanaman.

Kegiatan tersebut turut dihadiri penyuluh pertanian Desa Bumiaji, Nur Chanifah. Kehadirannya ikut memperkuat proses pertukaran pengetahuan antara mahasiswa, penyuluh, dan masyarakat dalam mengembangkan praktik pertanian berbasis potensi lokal.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama. Meski acara telah selesai, sejumlah petani masih melanjutkan diskusi dengan mahasiswa mengenai pemanfaatan dan penerapan POC dalam kegiatan pertanian sehari-hari.

Antusiasme peserta menunjukkan adanya ketertarikan masyarakat terhadap pemanfaatan limbah peternakan menjadi bahan yang memiliki nilai guna bagi sektor pertanian.

Bagi mahasiswa KKN MAs, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana berbagi pengetahuan, tetapi juga ruang untuk mempelajari secara langsung kondisi, pengalaman, serta kebutuhan petani di Desa Bumiaji.

Melalui pelatihan ini, mahasiswa berharap pengetahuan mengenai pembuatan POC berbasis kotoran kambing dapat diterapkan secara berkelanjutan oleh kelompok tani.

Pemanfaatan limbah peternakan menjadi pupuk organik diharapkan menjadi salah satu langkah sederhana untuk mengoptimalkan potensi lokal, mengurangi limbah, sekaligus mendukung praktik pertanian yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari kontribusi mahasiswa dalam mewujudkan KKN MAs sebagai program kolaboratif PTMA se-Indonesia. Kolaborasi mahasiswa dari berbagai latar belakang keilmuan diharapkan mampu menghasilkan program pemberdayaan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi desa lokasi pengabdian.

ENGLISH VERSION Artikel tersedia dalam Bahasa Inggris
Read in English →

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/mahasiswa-kkn-mas-latih-petani-bumiaji-buat-pupuk-organik-cair/97439/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 22 Oktober 2026, 10.29 WITA

  • #Desa Bumiaji
  • #KKN-MAs
  • #Kota Batu
  • #Kotoran Kambing
  • #Muhammadiyah
  • #Pengabdian Masyarakat
  • #Pupuk Organik Cair
  • #pertanian

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Kolaborasi Lintas Jurusan, Mahasiswa UNDIP Kembangkan Dentavera sebagai Inovasi Perawatan Mulut

KKN Universitas Merdeka Malang Bangun Greenhouse Bambu, Dorong Ketahanan Pangan Warga Pandanrejo

KKN 179 UMM Pasang Papan Jadwal Pembagian Air di Bangelan, Cegah Perebutan Antarwarga

Warga Desa Tlekung Diajak Manfaatkan Urine Sapi Jadi Pupuk Organik Cair untuk Percepat Pertumbuhan Pakan Ternak

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Dari Sagu Menjadi SaBar, Inovasi Pangan Lokal Papua Selatan yang Mengangkat Cerita Kearifan Budaya

Asap Tebal Tak Surutkan Semangat, Tim 15 Ekspedisi Patriot UI Bekali UMKM Pala Werianggi-Werabur Keterampilan Branding dan Fotografi Produk

Pertamina Patra Niaga Perkuat Kompetensi Tenaga Teknis melalui Pelatihan BPA dan BKJT di PPSDM Migas

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Untag Surabaya Soroti Krisis Komunikasi Media Sosial dan Degradasi Etika Kebangsaan di Era Digital

Pilihan Editor

  1. 1 Antara Kepentingan Rakyat dan Kepentingan Politik: Untuk Siapa Sebenarnya Kekuasaan Bekerja?
  2. 2

    “In This Economy”: Mampukah Gen Z Menemukan Strategi Bertahan di Tengah Ketidakpastian?

  3. 3

    Mahasiswa Ilmu Komunikasi Untag Surabaya Soroti Urgensi Literasi Digital bagi Generasi Z

  4. 4

    Inovasi Pendidikan UM: Dosen dan Mahasiswa Kembangkan “DIGESTA” STEAM-Workbook untuk Tingkatkan Keterampilan Kolaborasi Siswa SMP

  5. 5

    Ratusan Pelari Ramaikan Road to Rawa Pening Heritage Run 2026, Jelajahi Jejak Sejarah Kota Semarang

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.