Kota Bogor, JurnalPost.com — Program Studi Teknologi dan Manajemen Produksi Perkebunan (TMP), Sekolah Vokasi IPB University, kembali melanjutkan rangkaian kegiatan Pengabdian Masyarakat Terpusat dan Terpadu bersama Kelompok Taruna Tani Mekar Jaya Tani di Pabuaran Pasir RT 03/RW 10, Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu, 3 Oktober 2026 tersebut memasuki tahap penanaman cabai pada lahan yang sebelumnya telah melalui proses persiapan dan aplikasi biochar.
Penanaman melibatkan Kelompok Taruna Tani Mekar Jaya Tani, tim dosen, asisten dosen, serta mahasiswa Program Studi TMP Sekolah Vokasi IPB University.
Keterlibatan seluruh pihak menjadi bagian dari proses pendampingan sekaligus praktik langsung dalam rangkaian pengabdian masyarakat yang sebelumnya telah dimulai melalui berbagai tahapan pengelolaan lahan.
Lanjutan dari Persiapan Lahan
Penanaman cabai dilakukan setelah tahap persiapan lahan yang dilaksanakan pada Minggu, 27 September 2026.
Pada tahap sebelumnya, lahan telah melalui proses aplikasi biochar yang dicampurkan dengan tanah. Selain itu, dilakukan pula pemberian pupuk kandang dan dolomit serta pemasangan mulsa pada bedengan sebagai bagian dari persiapan media tanam.
Setelah seluruh tahapan tersebut selesai, lahan kemudian digunakan untuk penanaman cabai dan terong.
Kegiatan penanaman dilakukan pada dua bagian lahan yang telah dipersiapkan sebelumnya.
Pada bagian utama terdapat 12 bedengan dengan ukuran masing-masing sekitar 6 meter × 1 meter. Pada lahan tersebut ditanam sebanyak 280 bibit cabai.
Sementara itu, pada bagian lahan tambahan yang terletak lebih rendah terdapat lima bedengan dengan ukuran masing-masing sekitar 18 meter × 1 meter.

Lahan tambahan tersebut memiliki total 370 lubang tanam. Sebanyak 214 lubang digunakan untuk penanaman bibit cabai, sedangkan 156 lubang lainnya ditanami bibit terong.
Penanaman terong dilakukan sebagai tanaman pendamping sekaligus untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan dan lubang tanam yang telah disiapkan.
Secara keseluruhan, kegiatan tersebut mencakup penanaman 494 bibit cabai dan 156 bibit terong.
Praktik Langsung Bersama Kelompok Tani
Proses penanaman dilakukan bersama anggota Kelompok Taruna Tani Mekar Jaya Tani sebagai bagian dari penerapan langsung materi dan pendampingan yang telah diberikan pada tahap-tahap sebelumnya.
Tim dosen dan asisten dosen memberikan arahan selama proses penanaman sehingga peserta dapat memahami sekaligus mempraktikkan tahapan budidaya pada lahan yang telah dipersiapkan.
Kegiatan tersebut juga memberikan kesempatan kepada kelompok tani untuk melihat secara langsung proses pengelolaan lahan setelah aplikasi biochar hingga memasuki tahap penanaman.
Dengan praktik langsung, peserta tidak hanya memperoleh penjelasan secara teoritis, tetapi juga mendapatkan pengalaman dalam mengelola media tanam, menentukan posisi tanaman, hingga memanfaatkan lahan secara lebih optimal.
Biochar sebagai Bagian dari Pengelolaan Lahan
Biochar menjadi salah satu komponen penting dalam rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat tersebut.
Biochar merupakan arang organik yang dihasilkan melalui proses pirolisis, yaitu pemanasan bahan organik pada suhu tinggi dalam kondisi dengan sedikit atau tanpa oksigen.
Dalam rangkaian kegiatan sebelumnya, kelompok tani telah mendapatkan materi mengenai pembuatan, pengolahan, persiapan, hingga aktivasi biochar sebelum diaplikasikan pada lahan.
Biochar kemudian dicampurkan ke dalam tanah sebagai bagian dari upaya pengelolaan media tanam.
Tahap penanaman menjadi kelanjutan dari proses tersebut, sehingga peserta dapat melihat keterkaitan antara pembuatan biochar, persiapan lahan, pengolahan tanah, hingga budidaya tanaman.
Dengan demikian, kegiatan pengabdian tidak berhenti pada penyampaian materi, tetapi dilanjutkan dengan penerapan langsung di lapangan.
Dari FGD hingga Penanaman
Rangkaian Pengabdian Masyarakat Terpusat dan Terpadu Prodi TMP Sekolah Vokasi IPB University di Mulyaharja telah melalui sejumlah tahapan.
Kegiatan diawali dengan forum diskusi atau FGD, dilanjutkan dengan praktik pembuatan biochar, pengecekan kondisi lahan, aplikasi biochar, pengolahan tanah, pemberian pupuk kandang dan dolomit, hingga pemasangan mulsa.
Setelah seluruh proses tersebut selesai, kegiatan berlanjut pada tahap penanaman.
Pendekatan secara bertahap tersebut memberikan kesempatan kepada kelompok tani untuk memahami setiap proses pengelolaan lahan secara lebih menyeluruh.
Selain itu, pendampingan yang dilakukan tim dosen dan asisten dosen juga memberikan ruang bagi peserta untuk berdiskusi secara langsung mengenai kondisi lahan dan teknik budidaya yang diterapkan.
Berlanjut ke Tahap Pemeliharaan
Tahap penanaman bukan menjadi akhir dari kegiatan pengabdian masyarakat tersebut.
Setelah bibit cabai dan terong ditanam, kegiatan pendampingan akan dilanjutkan pada tahap pemeliharaan dan pengamatan perkembangan tanaman.
Pengamatan tersebut akan dilakukan pada lahan yang sebelumnya telah diaplikasikan biochar, sehingga perkembangan tanaman dapat dipantau secara berkelanjutan.
Melalui rangkaian kegiatan ini, kelompok tani diharapkan memperoleh pengalaman yang lebih lengkap dalam mengelola lahan dan budidaya tanaman mulai dari tahap persiapan hingga pemeliharaan.
Program tersebut sekaligus menjadi bagian dari penerapan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki Prodi TMP Sekolah Vokasi IPB University dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Penanaman cabai dan terong di Mulyaharja menjadi salah satu tahap penting dalam rangkaian tersebut, karena menghubungkan proses pembelajaran mengenai biochar dengan praktik budidaya tanaman secara langsung di lapangan.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda