Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Bisnis
  3. Tik Tok Menjadi Solusi Baik Untuk Media Pemasaran di Era Pandemi Covid-19 dan New Normal

Tik Tok Menjadi Solusi Baik Untuk Media Pemasaran di Era Pandemi Covid-19 dan New Normal

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
13 November 2021, 10.22 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
13 Nov 2021, 10.22 WITA · 5 menit baca
5 menit baca
Tik Tok Menjadi Solusi Baik Untuk Media Pemasaran di Era Pandemi Covid-19 dan New Normal

JurnalPost - Pandemi covid-19 yang terjadi saat ini telah mengubah banyak sekali pola dan aspek kehidupan manusia. Dampak dari munculnya pandemi ini sangat terlihat dalam berbagai aspek terutama ekonomi. Tidak hanya di Indonesia saja, tetapi hingga seluruh dunia pun merasakan dampak yang ditimbulkan. Banyak sekali pelaku usaha yang harus memutar kembali pemikirannya untuk mempertahankan usahanya agar tetap bisa berjalan. Pemerintah telah menerapkan banyak kebijakan di Indonesia dalam pandemi saat ini. Salah satunya adalah work from home, yaitu semua pekerjaan dan semua kegiatan harus dilakukan dari rumah secara online atau daring.

IKLAN

Dengan adanya peraturan ini, para pelaku usaha mulai dari yang kecil hingga besar sama-sama merasakan dampak dan susahnya. Namun, sudah tidak sedikit para pelaku usaha yang berusaha bertahan dengan memanfaatkan media sosial untuk mereka gunakan sebagai platform dan mengembangkan bisnisnya di tengah pandemi ini. Semenjak adanya pandemi ini, banyak orang menggunakan dan meluangkan waktunya untuk bermain HP dan membuka sosial media. Mayoritas orang menggunakan sosial media untuk berinteraksi secara online atau hanya untuk mengisi waktu luang. Pengguna sosial media terus meningkat karena adanya pandemi yang membuat mereka bosan berada di rumah sehingga mencari hiburan dengan bermain sosial media.

Kantor BRI
Baca Juga

Sempat Kesulitan Menggunakan BRImo, Nasabah Umi Apresiasi Pelayanan BRI Cabang Bojonegoro

Platform atau media sosial yang penggunanya berkembang pesat saat ini salah satunya adalah tiktok. Tik tok merupakan salah satu platform atau aplikasi jejaring sosial dimana penggunanya bisa membuat video, mengedit klip video lengkap disertai dengan musik atau filter. Pemanfaatan teknologi yang ada dan diiringi branding usaha yang baik menjadi salah satu solusinya. Dalam platform TikTok ini menyediakan ruang untuk usaha dalam menjangkau konsumen dengan cara yang baru, kreatif, dan informatif. Para pelaku usaha dapat melakukan promosi produk dengan membuat video dan menggunakan kalimat sehari-hari yang ringan serta informatif.

Selain itu, pelaku usaha bisa memanfaatkan fitur belanja yang tersedia di dalam aplikasi tik-tok. Tidak hanya sebatas itu saja, di aplikasi tik-tok para pengguna banyak menemukan tren-tren baru yang dapat mendorong penonton dan konsumen untuk membeli sebuah produk yang sedang dipromosikan. Hal ini dikarenakan promosi yang dilakukan dalam aplikasi ini di buat secara menarik dan ringan sehingga mudah diterima oleh penonton yang melihatnya. Dalam aplikasi ini menerapkan alogaritma sistem open social network. Dengan sistem ini pengguna dapat melihat berbagai rekomendasi unggahan pengguna lain dengan catatan mereka tidak mengubah pengaturan akunnya menjadi private.

IKLAN

Ada dua halaman yang disediakan oleh aplikasi tik-tok. Tab pertama adalah following, dalam halaman ini pengguna hanya bisa melihat unggahan video dari orang-orang yang diikuti. Lalu pada tab kedua adalah halaman FYP (For Your Page), dalam halaman ini pengguna bisa melihat unggahan video dari pengguna lain yang memiliki insight tinggi, menarik dan tentunya disesuaikan dengan preferensi akun pengguna. Saat membuat konten tik-tok, video-video yang menarik akan masuk ke halaman FYP ini, yang akan memberikan peluang video atau konten kita dilihat oleh banyak pengguna lainnya. Semakin kita kreatif dan mengikuti tren yang sedang berlangsung maka semakin besar juga peluang konten kita masuk ke dalam halaman ini. Untuk mencapai hal tersebut tik-tok juga mempertimbangkan completion rates dan juga user interaction dari sebuah video yang di unggah. Artinya semakin banyak pengguna yang mengomentari,like,share dan menonton video tersebut sampai selseai, maka akan semakin besar juga peluang video tersebut masuk ke halaman FYP.

Pensiun Tak Menghalangi Produktivitas
Baca Juga

Pensiun Bukan Halangan, Sugeng Harijanto Kembangkan Usaha Jus Jambu Berkat Dukungan KUR BRI di Bojonegoro

Selain kedua halaman tersebut tik-tok juga memiliki halaman hastags, yaitu halaman yang berisi tagar dari pengguna, seperti #RacuninTikTok dan #GaraGaraTikTok di mana pengguna ikut menciptakan obrolan seru tentang brand dan produk baru. Partisipasi aktif pengguna terhadap tren ini pun dapat meningkatkan pemasaran brand dan mendorong permintaan atau penjualan. Semakin banyak like dan pengguna yang melihat maka akan semakin tinggi posisi sebuah video dalam tagar atau hastag tersebut. Tik-tok menyediakan solusi periklanan mudah dan fleksibel yang bernama tiktok shop. Fitur ini dilengkapi dengan creative tools yang memudahkan brand membuat iklan dan menjual produk yang ditawarkan melalui media online.

Dari pembahasan diatas dapat kita lihat bahwa aplikasi tiktok ini dapat membantu para pelaku usaha dalam melakukan pemasaran dan menjadi solusi yang baik di masa pandemi dan new normal pada saat ini. Pemasaran dapat dilakukan dengan efektif karena bisa diakses setiap saat oleh banyak pengguna aplikasi ini. Komunikasi yang dilakukan jadi lebih mudah dan menarik karena dikemas dengan fitur-fitur maupun efek yang disediakan. Dan pastinya kita bisa dengan mudah membuat akun untuk menciptakan video-video menarik yang bisa diminati oleh banyak orang. Jika konten kita bisa masuk ke dalam halaman FYP maka pemasaran yang kita lakukan bisa dilihat dan diakses banyak orang tanpa perlu mengeluarkan biaya yang besar lagi.

Oleh: Amalia Rifdah Frestyata dari fakultas Ekonomi dan Bisnis prodi Akuntansi , Universitas Muhammadiyah Malang

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/tik-tok-menjadi-solusi-baik-untuk-media-pemasaran-di-era-pandemi-covid-19-dan-new-normal/27441/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 08 November 2026, 12.13 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Cerita yang TerNARAsi dalam Potongan yang Menyambungkan

Bertahan 15 Tahun, Usaha Katering Jajanan Ariani di Bojonegoro Kini Beromzet Rp14 Juta

Tak Lagi Repot Cari Uang Kembalian, Pedagang di Bojonegoro Mulai Terbiasa Gunakan QRIS BRI

SG8 Group Jadi Identitas Baru PT Dwitunggal Jaya Pratama Maju, Perkuat Solusi Bisnis Terintegrasi

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Menyelamatkan Satu Kehidupan, Menyalakan Sejuta Harapan: Memaknai Pengabdian Kemanusiaan

Mantan Kanit Lantas Polsek Sedayu, Sunaryo Resmi Dilantik Jadi Lurah Argorejo Bantul

Masjid sebagai Pusat Pendidikan Islam: Antara Semangat Mendirikan Lembaga dan Tantangan Manajemen

HUT ke-58, Semen Tonasa Gandeng BULOG Sediakan 580 Paket Sembako Murah di Pangkep

Pilihan Editor

  1. 1 Poltekkes Kemenkes Jakarta II Latih Kader Kesehatan Pancoran Jadi Agen Edukasi Gigi Tiruan
  2. 2

    Mempersiapkan Santri Menghadapi Dunia Kerja Digital, Pesantren Perlu Perkuat Keterampilan Teknologi

  3. 3

    Gerakan Literasi Nasional sebagai Upaya Membangun Budaya Literasi di Indonesia

  4. 4

    Dosen IPB "Pulang Kampung" ke Desa Sinarsari, Bawa Perempuan Pelaku UMKM Naik Kelas Lewat Digitalisasi

  5. 5

    Ketika Ilmu Kehilangan Adab: Pentingnya Pendidikan Akhlak Sejak Usia Dini dalam Tradisi Pesantren

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.