JurnalPost - Instagram merupakan salah satu platform populer yang banyak digunakan berbagai kalangan saat ini. Penggunaan aplikasi ini semakin meningkat seiring berjalannya waktu, dengan tampilan visualnya yang cukup menarik minat pengguna tentunya hal ini akan menjadi kesempatan emas bagi pelaku bisnis untuk memasarkan dan melakukan branding pada produknya melalui Instagram.
Tercatat dalam sebuah penelitian, pengguna instagram di Indonesia hingga Juli 2021 mencapai 91,77 juta pengguna pada kelompok usia 18-24 tahun. Instagram menjadi media sosial yang sering digunakan setelah Whatsapp dan Youtube. Selain itu dalam sebuah data juga menyebutkan bahwa 80% pengguna Instagram mengikuti setidaknya satu akun bisnis, dan 72% diantaranya pernah membeli produk dari platform tersebut. Melihat besarnya peluang pemasaran produk, maka sangat penting dilakukan komunikasi bisnis maupun branding pada aplikasi Instagram.
Strategi komunikasi bisnis ini dapat berhasil dengan menentukan sasaran pemasaran di awal planning. Segmentasi pasar yang beragam dan luas perlu dibuat spesifik, semisal produk ditargetkan untuk kaum wanita, remaja, atau mungkin untuk pria dewasa. Setelah melakukan segmentasi pasar, bisa dilanjutkan dengan strategi komunikasi bisnis. Strategi ini bisa diawali dengan mengenali fitur apa saja yang terdapat di Instagram yang dapat memaksimalkan penjualan. Fitur yang bisa digunakan dalam proses komunikasi bisnis diantaranya yaitu Upload foto, Caption, Like, Hashtag, Comment, Direct Message, maupun tag lokasi. Fitur tersebut dapat digunakan sebagai media promosi produk. Terbaru, dengan adanya fitur reels di Instagram, pengguna dapat mendorong engangement Instagram, meningkatkan followers, dan sebagai media kolaborasi bisnis. Fitur reels ini sendiri terdiri dari remix untuk menggabungkan video baru dengan yang sudah ada, voice over untuk menambahkan suara ke dalam video atau foto, countdown dan timer dapat digunakan sebagai batas waktu untuk menampilkan video, align digunakan untuk menambahkan efek tulisan pada video, dan speed untuk mengatur kecepatan video sesuai kebutuhan.
Selain itu, dalam upaya komunikasi bisnis perlu memperhatikan pola pesan yang ingin disampaikan. Terdapat dua faktor yang dapat digunakan dalam proses penyampaian pesan yaitu; pertama, isi pesan harus berorientasi pada produk, dan kedua perlu dibangunnya tingkat kepedulian konsumen. Penyampaian pesan harus dilakukan secara berkala dan terencana, pesan yang ditampilkan harus diberikan judul atau subyek yang menarik, mengirim pesan kepada customer secara pribadi agar customer merasa istimewa, membuat pesan dengan singkat, padat, dan jelas.
Setelah menjalankan strategi komunikasi bisnis yang tersebut di atas, tahap selanjutnya dapat dilakukan promosi. Pada tahap promosi perlu dilakukan branding produk yang tepat, branding ini bisa dilakukan dengan memberikan informasi produk secara detail baik lewat gambar maupun deskripsi. Pemasar juga perlu memikirkan strategi penjualan dengan memberikan harga-harga promo atau diskon kepada konsumen. Pada proses branding juga perlu memperhatikan tampilan produk, produk harus ditampilkan semenarik mungkin agar membangkitkan minat konsumen untuk membeli produk. Proses branding yang dilakukan baiknya dapat menimbulkan Awareness, Interest, Desire, Decision, dan Action konsumen.
Awareness ini diartikan sebagai kesadaran konsumen akan produk maupun gagasan yang dipasarkan, untuk itu pemasar harus mampu menunjukkan kegunaan barang yang ditawarkan. Interest dapat dibangun dengan menampilkan produk semenarik mungkin dan manfaat yang dimiliki produk. Desire merupakan langkah yang perlu dilakukan untuk menggerakkan keinginan pelanggan membeli produk yang dipasarkan melalui iklan yang ditampilkan, iklan yang ditampilkan harus bersifat persuasif sehingga pembeli merasa iklan tersebut secara khusus mengajak para konsumen untuk menikmati produk yang ditawarkan. Decision yaitu tindakan konsumen untuk membeli produk setelah menimbang manfaat yang dimilikinya. Action merupakan tahap akhir berupa tindakan nyata untuk membeli produk setelah melewati decision.
Komunikasi bisnis dan branding produk menjadi hal yang sangat penting dilakukan melihat begitu besarnya peluang untuk melakukan strategi bisnis melalui platform Instagram. Instagram sebagai salah satu media yang sangat baik dalam proses pemasaran produk tentunya akan membuka kesempatan besar bagi para pelaku bisnis untuk mengawali karir cemerlang mereka. (Penulis : Fara Dita Yulanda Putri Mahasiswa Universitas Muhammadiyah )
Komentar 1
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda