Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Bisnis
  3. Sistem Konsinyasi Dalam Pemasaran Produk UMKM Apakah Menguntungkan?

Sistem Konsinyasi Dalam Pemasaran Produk UMKM Apakah Menguntungkan?

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
18 Maret 2022, 11.01 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
18 Mar 2022, 11.01 WITA · 3 menit baca
3 menit baca
Sistem Konsinyasi Dalam Pemasaran Produk UMKM Apakah Menguntungkan?

JurnalPost.com - UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) banyak menggunakan sistem konsinyasi dalam distribusi produk. Sistem konsinyasi adalah suatu perjanjian antara dua pihak dimana salah satu pihak sebagai pemilik barang menyerahkan barangnya kepada pihak tertentu untuk menjualnya dan kemudian akan mendapatkan komisi tertentu. Hal ini dapat diartikan bahwa pemilik usaha menitipkan terlebih dahulu produknya ke toko-toko, setelah barang terjual uang hasil penjualan baru bisa diterima pemilik usaha. Sistem konsinyasi sudah banyak dilakukan terutama oleh pemilik UMKM.

Sistem Konsinyasi dalam penjualan produk UMKM memiliki beberapa kelebihan. Kelebihan yang pertama adalah dapat menghemat biaya promosi. Usaha seperti UMKM membutuhkan promosi agar produk dikenal masyarakat. Kegiatan promosi membutuhkan biaya agar dapat disebarkan, apalagi promosi melalui media-media periklanan. Hal tersebut dapat ditanggulangi melalui penjualan dengan sistem konsinyasi. Produk UMKM dapat dititipkan pada toko-toko yang sudah mempunyai pelanggan tetap. Sehingga pelanggan tersebut dapat melihat dan menemukan produk UMKM disana.

IKLAN

Penerapan sistem konsinyasi juga dapat memperluas pasar. Penggunaan sistem konsinyasi memudahkan pelaku UMKM dalam memperluas pasar. Pelaku UMKM dapat menitipkan produk dimana saja tanpa harus mendirikan tempat penjualan di wilayah baru. Sehingga produk dapat dikenal luas oleh masyarakat di sekitar toko tempat penitipan produk.

Kantor BRI
Baca Juga

Sempat Kesulitan Menggunakan BRImo, Nasabah Umi Apresiasi Pelayanan BRI Cabang Bojonegoro

UMK yang menerapakan sistem konsinyasi tidak perlu menambah karyawan sebagai pelayan pada toko. Produk yang dititipkan ke toko-toko tentunya akan dijual oleh toko-toko tersebut. Hal tersebut membuat pelaku UMKM tidak perlu melayani konsumen secara langsung. Dibandingkan dengan harus memiliki toko sendiri dan harus mencari pelayan untuk melayani konsumen atau pembeli tentu sistem konsinyasi lebih menguntungkan.

IKLAN

Pemilik UMKM juga dapat berfokus kepada pengembangan produk. Pemilik UMKM perlu terus mengembangkan produknya agar dapat menarik minat masyarakat. Pengembangan produk ini juga berarti menginovasikan sebuah produk. Kegiatan inovasi harus didukung dengan kefokusan pemilik UMKM. Pemilik UMKM yang biasanya

menjual sendiri produk maka fokusnya akan terbagi yaitunya pada proses produksi dan pemasaran produk. Hal ini akan berbeda dengan pemilik UMKM yang memilih untuk memasarkan produk melalui sistem konsinyasi. Pemilik UMKM tidak perlu terlalu campur tangan dalam proses pemasarannya karena pemasaran atau penjualan produk sepenuhnya akan diatasi oleh pemilik atau penjual di tempat penitipan (consignee), dengan begitu pemilik UMKM tidak menghabiskan banyak waktu dalam proses pemasaran dan bisa fokus dalam pengembangan produk.

Penerapan sistem konsinyasi dalam pemasaran produk UMKM tentu harus berdasarkan kesepakatan antara pemilik UMKM dan consignee. Keuntungan yang didapat oleh pemilik UMKM menyesuaikan dengan komisi yang diminta consignee. Hal ini menjadi penting untuk diperhatikan oleh pemilik UMKM dalam menetapkan persentase komisi yang akan didapat oleh consignee.

Pensiun Tak Menghalangi Produktivitas
Baca Juga

Pensiun Bukan Halangan, Sugeng Harijanto Kembangkan Usaha Jus Jambu Berkat Dukungan KUR BRI di Bojonegoro

oleh: Atisah Raihan Fadillah

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/sistem-konsinyasi-dalam-pemasaran-produk-umkm-apakah-menguntungkan/31869/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 08 November 2026, 11.23 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Cerita yang TerNARAsi dalam Potongan yang Menyambungkan

Bertahan 15 Tahun, Usaha Katering Jajanan Ariani di Bojonegoro Kini Beromzet Rp14 Juta

Tak Lagi Repot Cari Uang Kembalian, Pedagang di Bojonegoro Mulai Terbiasa Gunakan QRIS BRI

SG8 Group Jadi Identitas Baru PT Dwitunggal Jaya Pratama Maju, Perkuat Solusi Bisnis Terintegrasi

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Mengokohkan Seni dan Budaya sebagai Bahasa Kemanusiaan Universal untuk Membangun Solidaritas Dunia

Tim Abdimas FH UPNVJ Edukasi Hukum Waris dan Perlindungan Lansia di GKPI Tangerang

Telkom University Hadirkan Teknologi IoT untuk Pantau Kesuburan Tanah Petani di Banyumas

Ketoprak Sedap Malam di Cirebon Jual 35 Porsi Sehari, Ini Hasil Kajian Kelayakan Usahanya

Pilihan Editor

  1. 1 Di Solo, Klakson Motor Lebih Sering Dipakai untuk Menyapa Teman daripada Menghindari Tabrakan
  2. 2

    Mengokohkan Seni dan Budaya sebagai Bahasa Kemanusiaan Universal untuk Membangun Solidaritas Dunia

  3. 3

    Ketoprak Sedap Malam di Cirebon Jual 35 Porsi Sehari, Ini Hasil Kajian Kelayakan Usahanya

  4. 4

    MBG dan Tanggung Jawab Negara: Keselamatan Anak Tidak Bisa Ditawar

  5. 5

    Dosen IPB "Pulang Kampung" ke Desa Sinarsari, Bawa Perempuan Pelaku UMKM Naik Kelas Lewat Digitalisasi

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.