Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Bisnis
  3. Minat Masyarakat Berinvestasi Di Pasar Modal

Minat Masyarakat Berinvestasi Di Pasar Modal

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
23 Januari 2021, 21.56 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
Minat Masyarakat Berinvestasi Di Pasar Modal

Oleh: Yunita Sulistyani/Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis/Universitas Muhammadiyah Malang

Jurnalpost - Pasar modal merupakan sarana pendanaan bagi perusahaan dan sebagai sarana kegiatan berinvestasi. Dengan adanya pasar modal, investor individu maupun badan usaha dapat menyalurkan kelebihan dana yang dimilikinya untuk diinvestasikan di pasar modal, sehingga para pengusaha dapat memperoleh tambahan modal, dan tentunya pasar modal memfasilitasi berbagai sarana dan prasarana kegiatan jual beli dan kegiatan lainnya melalui perusahaan sekuritas (pialang atau perantara antar investor dan pusat pasar modal).  

IKLAN

Sampai dengan Mei 2020, jumlah investor pasar modal Indonesia mencapai 2,81 juta yang terdiri dari investor saham, reksa dana, dan obligasi. Sedangkan khusus investor saham, berada di angka 1,19 juta berdasarkan Single Investor Identification (SID) yang terdaftar di BEI.

Kantor BRI
Baca Juga

Sempat Kesulitan Menggunakan BRImo, Nasabah Umi Apresiasi Pelayanan BRI Cabang Bojonegoro

Jika dibandingkan dengan jumlah penduduk Indonesia, maka rasionya masih kurang dari 1%. Hal ini menunjukkan jika masyarakat Indonesia masih sangat kurang berminat untuk berinvestasi di pasar modal, padahal peningkatan investor domestik sangat penting dalam mendorong stabilitas dan pertumbuhan kinerja pasar modal Indonesia ke depannya, khususnya dalam menghadapi masa-masa krisis seperti saat ini. 

Sayapun mencoba bertanya kepada beberapa teman dan keluarga, apakah mereka telah mencoba untuk berinvestasi di pasar modal, dan meminta alasan dari jawaban tersebut. Dari jawaban tersebut, hanya 1 dari 9 orang yang telah berinvestasi di pasar modal, dan sisanya enggan untuk mencoba berinvestasi. Alasan merekapun bervariasi, mulai dari tidak paham tentang cara berinvestasi hingga takut akan terkena investasi bodong. 

Ternyata ada beberapa faktor yang menyebabkan masyarakat enggan untuk memulai berinvestasi di pasar modal, yang pertama yaitu rendahnya sosialisasi dan edukasi tentang investasi, dan hanya terfokus untuk kota-kota besar di Indonesia saja. Hal ini menyebabkan masyarakat minim untuk mengetahui tata cara memulai berinvestasi di pasar modal.

IKLAN

Selanjutnya yaitu marak pemberitaan terkait investasi bodong atau penipuan dengan modus investasi yang menyebabkan masyarakat kurang yakin untuk memulai berinvestasi. Padahal, jika paham ilmu dasar keuangan membuat kita bisa membedakan mana yang sebenarnya investasi bodong atau tidak, dan bisa meminimalisir resiko berinvestasi.

Pensiun Tak Menghalangi Produktivitas
Baca Juga

Pensiun Bukan Halangan, Sugeng Harijanto Kembangkan Usaha Jus Jambu Berkat Dukungan KUR BRI di Bojonegoro

Perkembangan teknologi jaman sekarang yang semakin pesat juga menyediakan banyak akses informasi, sehingga tidak menutup kita untuk belajar hal-hal tersebut yang tentunya gratis. Selain itu, anggapan masyarakat tentang investasi di pasar modal hanya untuk kalangan atas dan selalu bermodal besar membuat potensi keuntungan pasar modal tidak maksimal.

Jika dilihat lebih lanjut, dengan modal Rp 100.000 saja bisa untuk memulai investasi dengan mendapatkan sekitar 1 lot (100 lembar saham) BJTM hari ini, yang berarti memulai investasi tidak harus mempunyai modal yang sangat besar. 

Namun, di masa pandemi seperti ini terjadi peningkatan investor domestik yang signifikan di pasar modal. Seperti yang diungkapkan oeh Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Hoesen, sampai dengan akhir November 2020, jumlah investor di pasar modal terus mengalami peningkatan.

Total SID per akhir November 2020 sudah mencapai 3,6 juta atau naik sebesar 45%. Salah satu faktor terjadinya peningkatan minat masyarakat berinvestasi di masa pandemi yaitu karena banyaknya waktu luang yang dimiliki masyarakat digunakan untuk mencari berbagai informasi, yang salah satunya informasi seputar investasi.

Screenshot 2026 11 02 085723
Baca Juga

Cerita yang TerNARAsi dalam Potongan yang Menyambungkan

Hal inilah yang meningkatkan kesadaran masyarakat akan investasi, dan mulai tertarik hingga akhirnya memulai untuk berinvestasi di pasar modal. Tentunya hal ini harus tetap dipertahankan dan bahkan lebih ditingkatkan.

Ayo sebaiknya kita memulai untuk berinvestasi di pasar modal selagi masih muda dan mulai fokus untuk alokasikan aset yang akan memberikan kenyamanan serta kebebasan hidup pada beberapa dekade mendatang. Tentunya dengan terus mempelajari ilmu keuangan dan bersikap tenang serta tidak serakah saat berinvestasi agar menghasilkan keuntungan yang besar serta resiko yang minim.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/minat-masyarakat-berinvestasi-di-pasar-modal/17422/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 05 November 2026, 17.57 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Bertahan 15 Tahun, Usaha Katering Jajanan Ariani di Bojonegoro Kini Beromzet Rp14 Juta

Tak Lagi Repot Cari Uang Kembalian, Pedagang di Bojonegoro Mulai Terbiasa Gunakan QRIS BRI

SG8 Group Jadi Identitas Baru PT Dwitunggal Jaya Pratama Maju, Perkuat Solusi Bisnis Terintegrasi

UMKM Kalitidu dan Malo Manfaatkan BRImo, Transaksi Usaha Jadi Lebih Praktis

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

MBG dan Tanggung Jawab Negara: Keselamatan Anak Tidak Bisa Ditawar

Tekuni Budidaya Ikan Lele, Salim Manfaatkan Layanan BRI Bojonegoro untuk Kembangkan Usaha

Kemenag Latih 1.207 PPPK Penghulu, Perkuat Kualitas Layanan Umat

Peneliti FMIPA Universitas Negeri Malang Ungkap 4.126 Varian Bakteri Usus Katak Sawah di Kawasan Pertanian

Pilihan Editor

  1. 1 Mahasiswa Edukasi Gizi 102 Anak di Palembang, Hasil Tes Meningkat
  2. 2

    Telkom University Hadirkan Teknologi IoT untuk Pantau Kesuburan Tanah Petani di Banyumas

  3. 3

    Dosen IPB "Pulang Kampung" ke Desa Sinarsari, Bawa Perempuan Pelaku UMKM Naik Kelas Lewat Digitalisasi

  4. 4

    Merawat Payung Enam Warna: Menjaga Persatuan di Tengah Keberagaman Batak

  5. 5

    Pernah Mencari “Sakit Kepala Sebelah” di Google, Lalu Takut Umur Tinggal Setahun?

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.