Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

Terbaru

  1. Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

  2. Dari Daun Kelor Menjadi Snackbar Bergizi, FK UPN “Veteran” Jakarta Ajak Masyarakat Kelurahan Pangkalan Jati Baru Perkuat Upaya Pencegahan Stunting

  3. Ketika Utang Menjadi Alat Tekanan: Saat Perjanjian Lahir dari Ketakutan dan Ketidakberdayaan

  4. HUT ke-58 Semen Tonasa, Transformasi Bisnis dan Efisiensi Jadi Fokus

  5. Mini Bank SMK Plus An-Naba Jadi Sarana Praktik Nyata Siswa MPLB, Inspirasi bagi SMK di Indonesia

  1. Beranda
  2. Pendidikan
  3. Mahasiswa Edukasi Gizi 102 Anak di Palembang, Hasil Tes Meningkat

Mahasiswa Edukasi Gizi 102 Anak di Palembang, Hasil Tes Meningkat

T
Penulis: Tim SEHATi
03 November 2026, 17.45 WITA Editor: Danang Purnama
5 menit baca
program SEHATi
Tim mahasiswa program SEHATi memberikan edukasi gizi melalui permainan interaktif kepada anak-anak di Kota Palembang. (Foto: Dokumentasi Tim SEHATi)

PALEMBANG, JurnalPost.com — Sebanyak 102 anak di Kota Palembang mengikuti program edukasi gizi SEHATi (Sehat, Aktif, Bergizi) yang digagas oleh tim mahasiswa. Kegiatan yang berlangsung di empat lokasi tersebut menggabungkan pembelajaran tentang gizi seimbang dengan permainan interaktif agar anak-anak lebih mudah memahami pentingnya pola makan dan kebiasaan hidup sehat.

Mengusung semangat “Sehat hari ini, hebat esok hari”, program SEHATi dilaksanakan di Lumbung Literasi Genlita, Rumah Susun 26 Ilir, Panti Asuhan Peduli Anak Yatim, serta SD Negeri 156 Palembang.

IKLAN

Berbeda dari penyuluhan kesehatan yang hanya mengandalkan penyampaian materi, mahasiswa memperkenalkan konsep gizi melalui permainan monopoli edukatif. Anak-anak tidak sekadar mendengarkan penjelasan, tetapi juga terlibat dalam berbagai tantangan dan aktivitas yang berkaitan dengan kesehatan.

UPNVJ
Baca Juga

Lewat Healthy Edu Kit, Tim UPNVJ Ajak Anak-Anak di Pondok Petir Belajar Gizi Seimbang

Pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya tim SEHATi untuk menghadirkan pendidikan gizi yang lebih dekat dengan dunia anak-anak, sekaligus membantu mereka mengenali pilihan makanan yang baik bagi kesehatan.

Hasil Evaluasi Menunjukkan Peningkatan Pengetahuan Gizi

Salah satu capaian program SEHATi terlihat dari hasil evaluasi pengetahuan peserta sebelum dan setelah mengikuti kegiatan.

Tim pelaksana menggunakan metode pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan skor pemahaman anak mengenai materi gizi yang diberikan.

Berdasarkan data evaluasi tim SEHATi, keempat lokasi kegiatan menunjukkan peningkatan skor setelah peserta mengikuti rangkaian pembelajaran.

614314c8bda99
Baca Juga

Kerja Kelompok atau Kerja Sendiri? Mengapa Transparansi Kontribusi Mahasiswa Perlu Diperkuat

Rata-rata sederhana kenaikan skor dari empat lokasi tersebut mencapai 18,92 poin persentase. Angka ini diperoleh dari perbandingan hasil pengukuran sebelum dan sesudah edukasi pada masing-masing lokasi.

Hasil tersebut memberikan gambaran bahwa kegiatan pembelajaran yang menggabungkan materi kesehatan dengan permainan dapat membantu meningkatkan pemahaman peserta dalam jangka pendek.

foto program SEHATi

Meski demikian, peningkatan skor pengetahuan tidak serta-merta menunjukkan adanya perubahan kebiasaan makan anak dalam kehidupan sehari-hari. Dampak terhadap perilaku kesehatan masih memerlukan pemantauan lebih lanjut.

Bagi tim mahasiswa, evaluasi ini menjadi salah satu cara untuk melihat efektivitas kegiatan sekaligus mengetahui sejauh mana materi dapat dipahami oleh peserta.

Mahasiswa melakukan transaksi mandiri menggunakan QRIS dan kotak pembayaran tunai di Kantin Kejujuran kampus.
Baca Juga

Kejujuran Perlu Ekosistem: Membangun Budaya Integritas dari Lingkungan Kampus

Belajar Gizi Melalui Monopoli dan Permainan Isi Piringku

Selama kegiatan berlangsung, anak-anak mengikuti sejumlah aktivitas yang dirancang untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan.

Salah satu media utama yang digunakan adalah permainan monopoli edukatif. Melalui permainan tersebut, peserta diperkenalkan pada berbagai informasi kesehatan, konsep makanan bergizi, serta pentingnya menjaga keseimbangan asupan makanan.

Permainan dibuat dengan menggabungkan unsur tantangan dan partisipasi, sehingga anak-anak memiliki kesempatan untuk belajar sambil berinteraksi dengan sesama peserta.

Selain monopoli edukatif, tim SEHATi juga menyelenggarakan kegiatan berpindah dari satu pos pembelajaran ke pos lainnya.

Dalam sesi ini, peserta mengikuti permainan Isi Piringku untuk mengenal komposisi makanan dalam satu porsi makan yang seimbang.

Foto Kegiatan

Anak-anak juga mengikuti pemeriksaan antropometri sesuai rangkaian kegiatan, serta menyampaikan kesan dan komitmen mereka melalui aktivitas Pohon Harapan.

IKLAN

Melalui Pohon Harapan, peserta diberi kesempatan mengekspresikan pemahaman dan harapan setelah mengikuti edukasi kesehatan.

Perpaduan kegiatan tersebut membuat pembelajaran tidak hanya berpusat pada penyampaian informasi, tetapi juga melibatkan pengalaman langsung yang dapat membantu anak mengingat pesan-pesan kesehatan.

Mahasiswa Menyiapkan Program Melalui Enam Tahapan

Pelaksanaan SEHATi di empat lokasi bukan hanya berfokus pada kegiatan edukasi di lapangan.

Sebelum bertemu peserta, tim mahasiswa terlebih dahulu menjalankan enam tahapan persiapan untuk memastikan materi dan metode pembelajaran sesuai dengan kebutuhan kegiatan.

Tahapan tersebut mencakup perencanaan program, asesmen kebutuhan, penyusunan modul edukasi, pelatihan relawan selama satu hari, pembuatan media pembelajaran, hingga pelaksanaan kegiatan.

Asesmen kebutuhan menjadi bagian dari persiapan untuk mengenali kondisi dan karakteristik peserta, mengingat kegiatan dilaksanakan di lingkungan yang berbeda.

Sementara itu, penyusunan modul dan pembuatan media pembelajaran dilakukan untuk mendukung penyampaian informasi gizi dengan cara yang mudah dipahami anak-anak.

Pelatihan relawan juga menjadi bagian penting agar pelaksanaan kegiatan memiliki alur pembelajaran yang terarah, mulai dari pengenalan materi, evaluasi awal, permainan edukatif, hingga evaluasi akhir.

Dengan persiapan tersebut, tim berupaya menjaga konsistensi penyampaian materi meskipun kegiatan berlangsung di empat tempat yang memiliki lingkungan belajar berbeda.

Dorong Kebiasaan Hidup Sehat Sejak Usia Dini

Edukasi gizi pada anak menjadi salah satu langkah penting dalam memperkenalkan hubungan antara makanan, aktivitas sehari-hari, dan kesehatan tubuh.

Pemahaman mengenai gizi seimbang dapat membantu anak mengenali jenis makanan yang perlu dikonsumsi secara beragam dan proporsional.

Melalui pendekatan permainan, materi yang terkadang sulit dipahami dapat diperkenalkan dengan cara yang lebih sederhana dan menarik.

Program SEHATi juga memberikan pengalaman bagi mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan kesehatan secara langsung melalui kegiatan yang melibatkan masyarakat.

Keterlibatan mahasiswa dalam penyusunan materi, pelatihan relawan, hingga pendampingan peserta menunjukkan bagaimana kegiatan edukasi dapat dirancang dengan menggabungkan pengetahuan akademik dan pendekatan kreatif.

Meski telah menjangkau 102 anak, keberlanjutan edukasi tetap menjadi aspek penting agar pemahaman yang diperoleh tidak berhenti setelah kegiatan selesai.

Dukungan keluarga, sekolah, dan lingkungan sekitar diperlukan untuk membantu anak menerapkan pengetahuan mengenai pola makan sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Capaian SEHATi di empat lokasi Palembang memperlihatkan potensi penggunaan permainan edukatif sebagai sarana pembelajaran kesehatan.

Dengan peningkatan skor pengetahuan pada seluruh lokasi pelaksanaan, program ini menjadi salah satu contoh kontribusi mahasiswa dalam memperluas literasi gizi anak melalui kegiatan yang interaktif, partisipatif, dan disertai evaluasi pembelajaran.

ENGLISH VERSION Artikel tersedia dalam Bahasa Inggris
Read in English →

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/mahasiswa-edukasi-gizi-102-anak-palembang-program-sehati/98501/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 18.53 WITA

  • #Edukasi Gizi
  • #Gizi Seimbang
  • #Mahasiswa
  • #SEHATi
  • #anak
  • #kesehatan
  • #palembang

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Mini Bank SMK Plus An-Naba Jadi Sarana Praktik Nyata Siswa MPLB, Inspirasi bagi SMK di Indonesia

UPN Veteran Jawa Timur Dampingi Pemerintah Desa Segorotambak Sidoarjo Perkuat Tertib Administrasi dan Pelayanan Publik

Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur Magang di Setda Mojokerto, Pelajari Evaluasi Kinerja dan Pelayanan Publik

Dukung SDG 4 dan SDG 12, Laboratorium FTS UPN Veteran Jawa Timur Kini Terapkan SOP Pengelolaan Limbah B3

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Guru yang Terus Mengajar, Siapa yang Menjaga Semangatnya? Menelaah Motivasi Kerja di Institusi Pendidikan

Teknologi Sudah Tersedia, UPN Veteran Jatim Dorong Penguatan Literasi dan Keterbukaan Informasi Publik di Bondowoso

Pentingnya Menjaga Keamanan Data Pribadi di Era Digital, Kenali Risiko dan Cara Melindunginya

Bertahan 15 Tahun, Usaha Katering Jajanan Ariani di Bojonegoro Kini Beromzet Rp14 Juta

Pilihan Editor

  1. 1 Self-Sabotage: Ketika Kita Justru Menghalangi Diri Sendiri
  2. 2

    Penelitian di Cilacap Ungkap 93,94 Persen Pasien Gangguan Jiwa Patuh Minum Obat, Dukungan Keluarga Jadi Perhatian

  3. 3

    UPN Veteran Jawa Timur Dampingi Pemerintah Desa Segorotambak Sidoarjo Perkuat Tertib Administrasi dan Pelayanan Publik

  4. 4

    Jangan Asal Sebar Angket! Pentingnya Uji Validitas dan Reliabilitas untuk Menjamin Kualitas Instrumen Penelitian

  5. 5

    Saat Pasar Sepi Pembeli, Pasar.id BRI Bojonegoro Jadi Peluang Pedagang Menjangkau Pelanggan Baru

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.