JurnalPost.com - Departemen Kepemudaan Insan Nasional Bestari Indonesia (INBI) mengadakan kampanye Anti-Rokok dalam rangka memperingati Hari Kanker Paru-Paru Sedunia yang diperingati setiap tanggal 17 November di kawasan Car Free Day Kota Medan pada Minggu, (17/11/24).
Muhammad Zaki Hasibuan, anggota departemen Kepemudaan INBI sekaligus penanggung jawab kegiatan ini mengakui bahwa kampanye ini diadakan untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan kesadaran masyarakat terkait bahaya rokok untuk kesehatan.
"Tujuan diadakannya kampanye ini adalah agar orang-orang lebih paham mengenai bahaya dari rokok, sehingga sadar bahwa rokok ini tidak bermanfaat sama sekali,” kata Zaki pada awak media, Minggu, (17/11/24).
Dalam kegiatan kampanye ini, INBI menyediakan karton yang telah dihias dengan elemen-elemen yang sesuai dengan tema, yakni “Anti Rokok”. INBI berkeliling untuk mewawancarai pemuda-pemuda yang ditemui, bertanya terkait pemahaman dan kesadaran mereka soal bahaya rokok ini. Selanjutnya, INBI mengajak masyarakat sekitar untuk menuliskan pesan singkat dan menempelkannya pada karton tersebut, sebelum berfoto dengan bingkai karton yang juga telah dihiasi dengan elemen terkait, untuk kampanye di media sosial.
Dengan diadakannya kampanye ini, Zaki berharap masyarakat, khususnya para perokok aktif dapat sadar akan bahaya rokok yang dikonsumsinya. “Harapannya, supaya ke depannya para perokok ini dapat tersadar bahwasanya rokok ini sangat bahaya untuk dirinya, jadi dapat meninggalkan aktivitas negatifnya dan melakukan aktivitas yang lebih positif,” tutup Zaki.
Kegiatan Kampanye Anti Rokok ini disambut dengan baik oleh masyarakat yang beraktivitas di kawasan CFD Kota Medan pada pagi itu. Antusias masyarakat untuk mendukung gerakan anti rokok dapat terlihat selama kampanye berlangsung, salah satunya dari seorang mahasiswi bernama Maulida.
“Awareness yang kayak gini gini itu memang diperlukan sekali, khususnya untuk anak-anak muda jaman sekarang. Jadi, kampanye ini bagus untuk meningkatkan awareness masyarakat” ujar Maulida.
Tak hanya Maulida, Naufal, pengunjung lainnya yang ikut berpartisipasi dalam kampanye ini juga menyampaikan kesan positifnya, “dari sini, orang kakak abang (INBI) bisa mendorong orang-orang, bukan hanya di sini tapi juga di media sosial nanti, untuk berhenti merokok atau mengurangi rokoknya.”
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda