Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Bisnis
  3. Cara Mixue Bertahan di Tengah Ketatnya Persaingan

Cara Mixue Bertahan di Tengah Ketatnya Persaingan

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
21 Oktober 2023, 15.08 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
21 Okt 2023, 15.08 WITA · 4 menit baca
4 menit baca
Mixue
<em>(Tampak depan gerai Mixue. Gambar : mediaindonesiajaya.com)</em>

JurnalPost.com - Kehadiran Mixue di Indonesia sudah bisa dibilang berhasil mengguncang dunia bisnis, khususnya FnB di Indonesia. Dalam kurun waktu 3 tahun, Mixue sudah membuka lebih dari 2000 cabang di seluruh daerah di Indonesia dan sudah terlebih dahulu merajai pasar di negara Asia lainnya seperti China, Taiwan, Vietnam, dan Malaysia. Karena keberhasilan inilah Mixue akhirnya melebarkan sayapnya dan memasuki pasar Indonesia dan kini terhitung sudah ada 20.000 cabang yang tersebar di seluruh dunia.

Ketika kita membahas Mixue, muncul pertanyaan yang tidak terelakkan: "Gimana cara mereka bertahan di tengah gempuran banyaknya kompetitor es krim lainnya?" karena seperti yang kita tau, banyak bermunculan gerai-gerai es krim serupa yang harganya bersaing bahkan bisa lebih murah lagi daripada Mixue. Mari kita kupas tuntas strategi perusahaan es krim dan minuman teh ini.

IKLAN

Pertama-tama, Model bisnis yang dilakukan Mixue itu sangat inovatif. Mereka punya trik andalan yaitu "Group Buying." Ini artinya, semakin banyak orang yang ikut beli, semakin murah harganya. Jadi, orang akan jadi rajin mengajak teman-temannya buat join untuk beli Mixue. Model bisnis yang penuh inovasi ini yang bikin Mixue tetap laku keras.

Kantor BRI
Baca Juga

Sempat Kesulitan Menggunakan BRImo, Nasabah Umi Apresiasi Pelayanan BRI Cabang Bojonegoro

Selain itu, mereka juga menggandeng pedagang lokal buat nawarin produknya dengan harga grosir. Jadi, nggak cuma kita yang seneng dapet diskon, tapi juga pedagang lokal yang merasakan manfaatnya. Mixue jadi jembatan yang menghubungkan kita sebagai konsumen dengan bisnis lokal.

Terus, Mixue juga udah menjadi bagian penting dari ekonomi lokal. Mereka nggak cuma bawa keuntungan buat diri mereka sendiri, tapi juga berdampak positif di ekonomi lokal lewat investasi dalam logistik dan peningkatan penjualan produk lokal.

Dan ada hal penting yang perlu kamu tau, bisnis model Mixue sudah beralih dari F&B company jadi supply chain company. Jadi Mixue sekarang lebih fokus untuk menjual bahan dan alat yang digunakan untuk produksi product mereka ke mitra bisnisnya.

IKLAN

(Bagian interior di gerai Mixue. Garmbar: Pinterest/beiberry)

Pensiun Tak Menghalangi Produktivitas
Baca Juga

Pensiun Bukan Halangan, Sugeng Harijanto Kembangkan Usaha Jus Jambu Berkat Dukungan KUR BRI di Bojonegoro

Bukan hanya itu aja, yang paling menarik, Mixue juga menerapkan sistem Franchise tanpa bagi hasil. Gerai Mixue yang dapat ditemui di berbagai lokasi bukan menjadi milik langsung dari Mixue, melainkan sudah dimiliki langsung oleh mitra bisnisnya. Mereka mengelola gerai-gerai tersebut tanpa harus membagi hasil penjualan sepeser pun kepada Mixue.

Meski begitu, dengan menerapkan model bisnis supply chain yang telah ditetapkan, jelas Mixue telah membuat mitra-mitra mereka sangat bergantung pada mereka dalam hal pengadaan bahan baku, kemasan, dan mesin pengolah. Dengan kata lain, para mitra akan selalu bergantung pada kelancaran produksinya pada pihak Mixue. Sangat berisiko jika pemilik gerai Mixue beralih ke pemasok lain, karena ini dapat berdampak pada harga dan kualitas produk, atau bahkan mengakibatkan pembatalan kerjasama dengan Mixue.

Dengan menawarkan harga yang terjangkau, Mixue tentu saja berhasil menarik banyak pihak untuk bermitra. Terlebih lagi, konsep kerjasama dengan Mixue sangat ramah dan bersahabat. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika Mixue akan terus populer dan berkembang dalam beberapa waktu ke depan.

Jadi, kesimpulannya, Mixue tetap kuat berkat strategi unik, kerja sama dengan pedagang lokal, pemahaman tentang konsumen, inovasi, dan kontribusi positif pada ekonomi lokal. Bagaimana, apakah Mixue masih menjadi es krim favoritmu?

Screenshot 2026 11 02 085723
Baca Juga

Cerita yang TerNARAsi dalam Potongan yang Menyambungkan

Oleh: Nasya Charissa Nabillah Master of Management Technology from President University 2023

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/cara-mixue-bertahan-di-tengah-ketatnya-persaingan/60282/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 08 November 2026, 10.33 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Bertahan 15 Tahun, Usaha Katering Jajanan Ariani di Bojonegoro Kini Beromzet Rp14 Juta

Tak Lagi Repot Cari Uang Kembalian, Pedagang di Bojonegoro Mulai Terbiasa Gunakan QRIS BRI

SG8 Group Jadi Identitas Baru PT Dwitunggal Jaya Pratama Maju, Perkuat Solusi Bisnis Terintegrasi

UMKM Kalitidu dan Malo Manfaatkan BRImo, Transaksi Usaha Jadi Lebih Praktis

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Dukung Pengamanan Objek Vital Nasional, Semen Tonasa Jadi Lokasi Latihan Hanud Pasif

Menjadi Guru yang Pintar "Ngegas" dan "Ngerem": Seni Menjaga Keseimbangan di Ruang Kelas

Ketoprak Sedap Malam di Cirebon Jual 35 Porsi Sehari, Ini Hasil Kajian Kelayakan Usahanya

Pernah Bangkrut hingga Harus Mulai dari Nol, Derra Pratama Kini Banting Setir Jadi TikTok Affiliate

Pilihan Editor

  1. 1 Mahasiswa Magister Psikologi UMP Tanamkan Nilai Kejujuran dan Kepedulian Sosial kepada Anak Panti Asuhan
  2. 2

    Jujur Dimulai dari Meja Kasir: Merancang Gerakan Kejujuran dari Kebiasaan Kecil Mahasiswa

  3. 3

    MBG dan Tanggung Jawab Negara: Keselamatan Anak Tidak Bisa Ditawar

  4. 4

    Belajar dari Negeri Sakura: Bisakah Jepang Membantu Indonesia Memadamkan Karhutla?

  5. 5

    Mahasiswa Magang Turut Berkontribusi dalam Penyelenggaraan MTQ ke-32 Kabupaten Tuban 2026

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.