Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

Terbaru

  1. Belajar dari Negeri Sakura: Bisakah Jepang Membantu Indonesia Memadamkan Karhutla?

  2. Sejarah Kodifikasi Al-Qur’an: Dari Hafalan Para Sahabat hingga Lahirnya Mushaf Utsmani

  3. Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,47 Persen, Mengapa Masyarakat Masih Merasakan Tekanan Ekonomi?

  4. Mengenal Styphelia javanica, Semak Xerofit yang Mampu Bertahan di Tengah Kekeringan Savana Bromo

  5. Ketika Ilmu Kehilangan Adab: Pentingnya Pendidikan Akhlak Sejak Usia Dini dalam Tradisi Pesantren

  1. Beranda
  2. Featured
  3. Pernah Bangkrut hingga Harus Mulai dari Nol, Derra Pratama Kini Banting Setir Jadi TikTok Affiliate

Pernah Bangkrut hingga Harus Mulai dari Nol, Derra Pratama Kini Banting Setir Jadi TikTok Affiliate

Foto profil Shella Paramitha
Penulis: Shella Paramitha
07 November 2026, 22.48 WITA Editor: Rina Maharani
07 Nov 2026, 22.48 WITA · 5 menit baca
5 menit baca
Derra Pratama Banting
Derra Pratama, pria asal Karawang yang kini menekuni aktivitas TikTok Affiliate setelah pernah mengalami kebangkrutan bisnis. (Foto: TikTok/@sobatgaptek)

JAKARTA, JurnalPost.com — Hidup memang penuh kejutan. Hari ini seseorang bisa berada di puncak kesuksesan, tetapi esok harinya harus menghadapi kenyataan pahit. Pengalaman seperti itulah yang pernah dilalui Derra Pratama, pria asal Karawang yang sempat mengalami kebangkrutan dalam menjalankan bisnis.

Namun, kegagalan tersebut rupanya bukan akhir dari perjalanan Derra. Setelah melewati masa sulit, pria kelahiran 23 Januari 1992 itu kini mencoba membuka lembaran baru dengan menekuni dunia TikTok Affiliate.

IKLAN

Melalui akun TikTok @sobatgaptek, Derra memilih memanfaatkan perkembangan teknologi sebagai jalan untuk kembali membangun sumber penghasilan.

Bendungan Jatiluhur
Baca Juga

Menatap Masa Depan Digital: Ketika Teknologi AI Hadir di Waduk Jatiluhur

Perjalanannya menjadi cerita tentang bagaimana seseorang berusaha bangkit setelah mengalami kegagalan dalam dunia usaha.

Pernah Merasakan Pahitnya Kebangkrutan

Sebelum menekuni dunia TikTok Affiliate, Derra diketahui pernah menjalankan bisnis. Sayangnya, perjalanan usaha tersebut tidak berjalan sesuai harapan hingga berujung pada kebangkrutan.

Bagi sebagian orang, kegagalan bisnis bisa menjadi pengalaman yang sulit dilupakan. Apalagi ketika usaha yang telah dibangun harus berhenti dan seseorang dihadapkan pada kenyataan untuk memulai kembali dari awal.

Derra pun memilih mencari peluang lain. Ia tidak ingin pengalaman masa lalunya menghalangi langkah untuk kembali produktif.

pedangan
Baca Juga

Pasar.id BRI Bojonegoro Hadirkan Peluang Penghasilan Tambahan bagi Pengemudi Ojek Lokal

"Kalau bicara soal bangkrut, tentu bukan pengalaman yang mudah. Ada banyak hal yang harus saya pelajari dari kegagalan itu. Tapi saya berpikir, kalau terus terjebak dengan keadaan, saya tidak akan pernah bisa maju. Jadi saya memilih mencoba lagi, meskipun harus mulai dari nol."

(Draf kutipan Derra Pratama — menunggu konfirmasi redaksi dan persetujuan narasumber.)

Pengalaman tersebut menjadi bagian dari proses perubahan arah kariernya. Derra mulai melihat bahwa peluang usaha tidak hanya datang dari bisnis konvensional, tetapi juga melalui perkembangan ekonomi digital.

Banting Setir, Kini Tekuni TikTok Affiliate

Berbekal pendidikan sarjana ilmu komputer, Derra memiliki kedekatan dengan dunia teknologi. Pengetahuan tersebut menjadi salah satu modal untuk memahami peluang yang muncul dari perkembangan media sosial.

Young Entrepreneur’s Digital Business Hub
Baca Juga

Bisnis Anak Muda di Era Digital: Antara Tren Viral, Ambisi Cuan, dan Tantangan Bertahan

Ia kemudian memilih TikTok Affiliate sebagai aktivitas yang kini ditekuninya.

Berbeda dengan bisnis konvensional yang sering membutuhkan tempat usaha dan berbagai biaya operasional, program afiliasi memungkinkan kreator mempromosikan produk melalui konten digital.

Kreator berpotensi memperoleh komisi ketika terjadi transaksi yang memenuhi ketentuan program.

Bagi Derra, model bisnis tersebut menjadi alternatif untuk kembali membangun aktivitas ekonomi secara mandiri.

"Awalnya saya melihat media sosial bukan cuma tempat orang mencari hiburan. Ternyata ada peluang untuk mendapatkan penghasilan juga. Karena saya punya latar belakang di bidang komputer, saya tertarik mempelajari bagaimana sistem affiliate ini bekerja. Dari situ saya mulai mencoba dan terus belajar."

(Draf kutipan Derra Pratama — menunggu konfirmasi redaksi dan persetujuan narasumber.)

Melalui akun @sobatgaptek, Derra kini menekuni aktivitas sebagai kreator afiliasi.

IKLAN

Perubahan profesi tersebut menunjukkan bahwa perjalanan seseorang tidak selalu berjalan lurus sesuai bidang pendidikan maupun pengalaman pekerjaan sebelumnya.

Jadi TikTok Affiliate Ternyata Tidak Semudah Kelihatannya

Meski kini semakin populer, menjadi TikTok Affiliate bukan berarti seseorang dapat langsung memperoleh penghasilan besar.

Persaingan dalam industri konten digital cukup ketat. Kreator harus memahami karakteristik audiens, memilih produk yang relevan, dan mampu menyampaikan informasi secara menarik.

Selain itu, perubahan tren konten dan ketentuan platform juga menuntut kreator untuk terus beradaptasi.

Aktivitas afiliasi membutuhkan konsistensi dalam membuat konten serta membangun kepercayaan calon pembeli.

Penghasilan yang diterima juga dapat berbeda-beda, bergantung pada performa konten, transaksi yang terjadi, dan besaran komisi dari setiap produk.

Karena itu, peluang di industri ini tetap perlu dijalankan dengan strategi dan pemahaman yang matang.

Bagi Derra, pengalaman kegagalan bisnis menjadi pengingat bahwa setiap pekerjaan memiliki risiko dan tantangan masing-masing.

Tak Mau Terus Terpuruk, Derra Punya Harapan Baru

Setelah menghadapi pengalaman pahit dalam dunia usaha, Derra kini menjalani babak berbeda dalam perjalanan profesionalnya.

Ia memilih memanfaatkan kemampuan dan pengetahuan teknologi untuk menyesuaikan diri dengan perubahan zaman.

Menekuni TikTok Affiliate menjadi salah satu langkah yang ditempuhnya untuk kembali membangun sumber penghasilan.

"Saya belajar bahwa gagal itu bukan berarti semuanya selesai. Yang penting kita masih punya kemauan untuk bangkit dan mencoba peluang baru. Saya juga masih terus belajar di TikTok Affiliate ini. Harapannya tentu bisa berkembang dan menjadi sumber penghasilan yang lebih baik ke depannya."

(Draf kutipan Derra Pratama — menunggu konfirmasi redaksi dan persetujuan narasumber.)

Perjalanan Derra sekaligus menggambarkan semakin terbukanya peluang pekerjaan di tengah pertumbuhan ekonomi digital.

Saat ini, aktivitas produktif tidak selalu harus dilakukan melalui toko fisik ataupun kantor. Perangkat digital dan jaringan internet memungkinkan seseorang mencoba berbagai bentuk pekerjaan baru.

Namun, peluang tersebut tetap membutuhkan keterampilan, kreativitas, dan kemampuan beradaptasi.

Bagi Derra Pratama, perjalanan dari kebangkrutan menuju dunia TikTok Affiliate menjadi bagian dari upayanya membangun kembali aktivitas profesional.

Kini, melalui akun @sobatgaptek, ia mencoba melangkah maju dengan memanfaatkan peluang yang ditawarkan perkembangan teknologi.

Kisahnya menunjukkan bahwa kegagalan dalam dunia bisnis tidak selalu harus menjadi akhir dari sebuah perjalanan. Terkadang, pengalaman tersebut justru membuka kesempatan untuk mengenal bidang pekerjaan yang sebelumnya tidak pernah terpikirkan.

ENGLISH VERSION Artikel tersedia dalam Bahasa Inggris
Read in English →

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/derra-pratama-bangkrut-jadi-tiktok-affiliate/98582/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 07 November 2026, 23.03 WITA

  • #Derra Pratama
  • #Karawang
  • #Kreator Konten
  • #TikTok Affiliate
  • #bisnis digital
  • #ekonomi digital
  • #sobatgaptek

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Di Balik Papan Tulis, Ada Perjuangan Memahami Setiap Anak: Potret Pembelajaran di SDN Ciptaharja

KM Tilongkabila dan Masyarakat Pelabuhan: Kisah Perjalanan, Perjuangan Hidup, dan Harapan di Setiap Dermaga

Siapa MING VENUS? DJ Asal Surabaya yang Punya 101 Ribu Followers TikTok

Sempat Ragu Pilih Matematika atau Ekonomi, Amaia Berhasil Raih Medali Perunggu OSN 2026

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Transparansi Keuangan Organisasi Mahasiswa: Langkah Kecil Membangun Budaya Antikorupsi

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,47 Persen, Mengapa Masyarakat Masih Merasakan Tekanan Ekonomi?

Dosen IPB "Pulang Kampung" ke Desa Sinarsari, Bawa Perempuan Pelaku UMKM Naik Kelas Lewat Digitalisasi

Ketika Ilmu Kehilangan Adab: Pentingnya Pendidikan Akhlak Sejak Usia Dini dalam Tradisi Pesantren

Pilihan Editor

  1. 1 Sempat Kesulitan Menggunakan BRImo, Nasabah Umi Apresiasi Pelayanan BRI Cabang Bojonegoro
  2. 2

    Menatap Masa Depan Digital: Ketika Teknologi AI Hadir di Waduk Jatiluhur

  3. 3

    Kisah Mamik Pemilik Toko Kelontong Sekaligus Agen BRILink di Bojonegoro Bantu Warga

  4. 4

    FH UI dan KOMPAK Jakarta Edukasi Anak Muda Kenali Modus Perdagangan Orang Lewat Simulasi Interaktif

  5. 5

    Praktik “Orang Dalam”: 4 Langkah Mencegah Ketidakadilan dalam Rekrutmen Organisasi Mahasiswa

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.