JurnalPost.com - Saat ini istilah investasi sudah tidak asing lagi didengar oleh masyarakat Indonesia khususnya generasi muda, karena mayoritas masyarakat kita sudah sadar bahwa investasi memegang peran yang sangat signifikan dalam rekontruksi perekonomian Indonesia sekarang dan masa mendatang. Investasi adalah usaha penanaman produksi secara langsung pada usaha tertentu, baik perusahaan yang baru saja dibangun atau untuk tujuan memperluas suatu usaha, sedangkan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) investasi adalah penanaman uang atau modal dalam suatu perusahaan atau proyek untuk tujuan memperoleh keuntungan.
Arus globalisasi yang sangat cepat dan masif membuat segala informasi terkait investasi dapat dikonsumsi oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia, baik itu dari kalangan bawah maupun kalangan atas sehingga hal ini menjadi salah satu faktor giatnya masyarakat Indonesia dalam melakukan investasi baik dengan modal yang sangat besar maupun modal kecil. Dapat kita lihat dari Realisasi investasi di Indonesia selama triwulan II-2021 mengalami peningkatan sebesar 16,2% dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya (Rp 191,9 triliun). Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mempublikasikan data realisasi investasi pada triwulan II-2021 (April – Juni) yang mencapai Rp 223,0 triliun. Selain itu, terdapat juga data realisasi investasi kumulatif sepanjang periode Januari hingga Juni 2021 yang mencapai Rp 442,8 triliun. Hal ini mengindikasikan bahwa masyarakat Indonesia sudah sangat giat dan sadar untuk membangun perekonomian Indonesia melalui investasi.
Lahan investasi yang sangat luas membuat seluruh kalangan dapat dengan mudah melakukan investasi, karena investasi adalah hubungan timbal balik yang berdampak sangat signifikan bagi keduanya. Ketika sebuah perusahaan memutuskan untuk menjual sahamnya di bursa efek, maka perusahaan mendapatkan dukungan modal yang akan mendongkrak roda industri yang bertujuan untuk perkembangan dan pendapatan profit yang besar oleh perusahaan.
Setelah mengumpulkan suntikan modal yang besar, perusahaan dapat meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi seperi meningkatkan peralatan dan fasilitas produksi, menambah karyawan, melakukan ekspansi terhadap perusahaan, dan berbagai upaya peningkatan perusahaan lainnya. Oleh karena itu, Lapangan pekerjaan untuk masyarakat Indonesia akan tersebar luas sehingga tingkat pengangguran akan semakin rendah karena sumber daya manusia yang unggul telah teralokasikan dengan baik ke berbagai perusahaan di Indonesia. Perusahaan akan tumbuh dengan baik dan mampu membayar pajak yang lebih besar terhadap pemerintah.
Hal yang perlu diingat bahwa ketika perusahaan memberikan pajak yang besar terhadap perusahaan, maka target perokonomian Indonesia akan dengan sangat mudah terealisasikan karena Pemerintah bisa membangun dan meningkatkan infrastruktur, meningkatkan kualitas pendidikan, menyediakan dan memperluas fasilitas kesehatan, dan berbagai hal penting lainnya. Fenomena tersebut merupakan udara segar bagi seluruh elemen di Indonesia untuk merekonstruksi perekonomian Indonesia agar menjadi lebih baik dan mencapai Indonesia yang lebih maju.
Akhir dari seluruh permasalahan perekonomian Indonesia ini dapat diselesaikan dengan memaksimalkan peran investasi. Karena investasi merupakan hubungan timbal balik yang berdampak signifikan terhadap beberapal hal terkait dalam alur investasi tersebut, sehingga ekspektasi seluruh masyarakat Indonesia yaitu rekontruksi perekonomian Indonesia demi mecapai Indonesia yang lebih maju, unggul dan sejahtera dapat terealisaikan dengan seksama dan dengan tempo sesingkat-singkatnya.
Oleh: Fajril Irfan/Jurusan Manajemen/Fakultas Ekonomi dan Bisnis/Universitas Muhammadiyah Malang
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda