Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Ekonomi
  3. Penurunan Pendapatan Ekonomi Usaha Mikro Akibat Covid-19

Penurunan Pendapatan Ekonomi Usaha Mikro Akibat Covid-19

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
19 Januari 2022, 16.58 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
9 menit baca
Ekonomi Digital

JurnalPost.com - Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) atau lebih disebut dengan Virus Corona merupakan wabah penyakit yang telah ditemukan pertama kali di Kota Wuhan, China pada akhir tahun 2019 tepatnya pada bulan Desember. Penyebaran Covid-19 yang sangat singkat dan cepat membuat para negara-negara dari Asia, Eropa serta Amerika beramai-ramai dalam menyusun suatu strategi kebijakan untuk mengatasi pandemi Covid-19. Wabah dari Covid-19 dapat mengguncang para masyarakat di dunia tidak terkecuali masyarakat di Indonesia. Segala upaya dalam penanganan pandemi Covid-19 telah dilakukan oleh pemerintahan dengan mengeluarkan beberapa kebijakan yaitu seperti sistem lockdown, work from home, physical distancing, hingga kebijakan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) .

Adanya pandemi Covid-19 memberikan banyak dampak terhadap segala aspek dalam kehidupan dunia seperti halnya aspek kesehatan,sosial,serta ekonomi. Melihat darisektor kesehatan, masyarakat di Indonesia merasakan sangat terguncang dengan hasil angka kasus positif Covid-19 yang terus menerus bertambah setiapharinya. Dilain sektor yang tak kalah pentingnya yaitu sektor ekonomi yang menyerang pundi-pundi sumber penghasilan maupun pendapatan, terutama para pelaku UMKM yang bergantung pada kondisi yang terjadi di pasar. Sehingga, pandemic covid-19 sangat berdampak terhadap perekonomian personal maupun negara.

IKLAN

Dari segi ekonomi, pandemi Covid-19 telah menimbulkan berbagai dampak. Begitu pula dari segi kesehatan,pendidikan,perubahanpolaaktivitas,dll. Dalam sebuah penelitian, dikatakan tentang kemungkinan terjadinya pandemi Covid-19 yang membawa resiko besar bagi perekonomian dunia termasuk Indonesia baik dari segi pariwisata,perdagangan dan investasi (Purwanto, 2021). Pandemi Covid-19 memberikan dampak signifikan, banyak masyarakat yang mengeluh karena aktivitasnya terhenti akibat adanya pandemi ini (Livana et al., 2020; Masruroh & Hayati, 2021). Banyak masyarakat yang kesulitan untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari dikarenakan adanya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bagi masyarakat yang bekerja di sebuah perusahaan (Yanuarita & Haryati, 2020). Permasalahan tersebut dialami oleh warga masyarakat Dusun Krajan,Desa Ngabab,Kecamatan Ngantang,Kabupaten Malang. Sehingga perlu adanya upaya yang dilakukan agar perekonomian masyarakat tersebut tidak semakin menurun.Di Indonesia, UMKM merupakan salah satu bidang usaha yang memiliki peranan penting bagi pertumbuhan ekonomi, selain itu UMKM juga turut andil dalam penyerapan.

kedai pajak sampul 1280x720
Baca Juga

PMK 37 Tahun 2025 Bukan Pajak Baru, Ini yang Perlu Dipahami Pedagang Online

Pada Bulan Juli 2020, Indonesia mulai menerapkan kebijakan tatanan hidup baru atau biasa disebut dengan Era New Normal. Menurut Kariem, Era New Normal merupakan era ketidakpastian baik dalam kondisi ekonoi, social dan kesehatan. Pada masa ini telah memunculkan perubahan aktivitas yang berhubungan dengan media online saat menjalankan kebiasaannya, seperti membangun kegiatan ekonomi seperti Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan memanfaatkan media online. Noer Sortjipto dalam bukunya yang berjudul Ketahanan UMKM Jawa Timur Melintasi Pandemi Covid-19 mengemukakan bahwa UMKM adalah kelompok usaha yang memiliki jumlah paling besar dan kelompok ini terbukti tahan terhadap berbagai macam goncangan krisis ekonomi.

Pemberdayaan masyarakat merupakan suatu proses yang bertujuan untuk melakukan beberapa kegiatan berbasis bergotongroyong dalam masyarakat tersebut untuk adanya suatu perubahan. Pemberdayaan masyarakat merupakan suatu upaya untuk memberikan kemampuan sekaligus kesempatan kepada masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam pembangunan desa (Umanailo, 2019). Oleh karena itu kegiatan tersebut diharapkan mampu untuk menyelesaikan permasalahan yang sedang terjadi di lingkungan masyarakat. Berdasarkan uraian yang telah dipaparkan, permasalahan yang terjadi adalah menurunnya kondisi perekonomian masyarakat akibat dampak dari adanya pandemiccovid-19. Program pelaksanaan kegiatan KSM–Tematik Edisi Covid-19 Kelompok 17 ini adalah meningkatkan perekonomian masyarakat di masa pandemic covid-19 pada Usaha Mikro, Kecil, dan z-+ 9-93 Menengah (UMKM) melalui pemanfaatan media online.

Majunya UMKM di Inonesia tidak terlepas dari perkembangan teknologi yang terjadi saat ini. Beberapa penelitian menunjukkan salah satu factor yang mendukung perkembangan UMKM adalah karena pemanfaatan sarana TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi). Para pelaku usaha mulai memanfaatkan sarana teknologi seperti smartphone untuk memasarkan produknya, serta menggunakan aplikasi komunikasi seperti WhatsApp dan media social untuk melebarkan pasar usahanya.

Usaha untuk meningkatkan perekonomian pada Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di masa pandemi Covid-19 melalui media online ini berupaya untuk mengatasi masalah penurunan ekonomi yang dialami oleh warga Dusun Krajan, Desa Ngabab, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang. Pada tahap ini, pelaksana kegiatan yaitu Kelompok 17 KSM-Tematik Edisi Covid-19 Universitas Islam Malang mencari informasi dengan Bapak Amin Affandi selaku Kepala Desa Ngabab, hal ini dilakukan untuk memperoleh informasi tentang data-data beserta kondisi penduduk pada masa pandemic Covid-19 ini. Dari hasil survey dan wawancara bersama Kepala Desa tersebut telah ditemukan bahwa kondisi perekonomian penduduk di Desa Ngabab saat ini masih bisa dikatakan normal, tetapi juga banyak penduduk yang mengalami penurunan penghasilan akibat adanya pandemic Covid- 19 ini.

bayar
Baca Juga

Warung Padang di Bojonegoro Kini Terima QRIS BRI, Pembeli Lebih Praktis

Tahap kedua yaitu melakukan penyuluhan ke masyarakat. Pada tahap ini pelaksana kegiatan melakukan edukasi mengenai alternative pemasaran yang terhambat disaat pandemi, yaitu dengan menggunakan media online. Hal ini dilakukan agar masyarakat memahami bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu solusi yang tepat untuk meningkatkan kembali penurunan ekonomi akibat pandemic ini, dan pemanfaatan media online memberikan banyak manfaat bagi dunia bisnis ke depannya. Dengan melakukan ini juga dapat memperluas mangsa pasar, sehingga tidak hanya bergantung pada penghasilan dengan membuka lapak atau toko di depan rumah saja. Mangsa pasar dari bisnis online akan jauh lebih luas karena semua orang di Indonesia bahkan di dunia dapat mengakses internet sehingga produk yang ditawarkan via internet akan jauh lebih mudah dan lebih laris.

IKLAN

Tahap ketiga yaitu melakukan praktik dengan memanfaatkan media online bersama pemilik UMKM Yogurt Dworowati yang dipasarkan melalui media online. Di zaman sekarang, masyarakat sering menggunakan aplikasi WhatsApp sebagai komunikasi jarak jauh antara satu sama lain secara efektif dalam melakukan transaksi jual beli. WhatsApp memiliki kelebihan untuk berkirim pesan teks tanpa batas, audio, voice call, video call, mengirim gambar, foto maupun mengirim audio tanpa ada batasnya (Harahap & Kurniawati, 2018). Rincian kegiatan yang dilakukan dalam tahap ini yang pertama yaitu memproduksi olahan yogurt dworowati dengan berbagai macam rasa. Bahan baku utama untuk produksi yogurt ini yaitu susu sapi murni segar yang diolah dengan higenis dan terjamin. Olahan yogurt ini terdiri dari berbagai bentuk berupa yogurt lilin, yogurt botol, susu segar, susu pasteurisasi dan aneka olahan susu lainnya. Yogurt lilin yang merupakan produk unggulan dari UMKM ini dijual seharga Rp. 14.000 dengan satu pack berisi 20 biji. Menurut penuturan Ibu Tatik, Yogurt Dworowati telah berdiri sejak tahun 2013 dan pengiriman yogurt bukan hanya di wilayah Pujon saja, melainkan telah sampai ke Luar Jawa Timur. Sebelum adanya pandemic, produksi yogurt bisa mencapai 80 liter. Namun, adanya pandemic mengakibatkan penurunan pada produksi yogurt, menjadi hanya 30liter saja. Selanjutnya yaitu pelaksana kegiatan yang terdiri dari Kelompok 17 KSM-Tematik Edisi Covid-19 Universitas Islam Malang membuat brosur penjualan yang akan diposting diaplikasi WhatsApp yaitu story (status) agar produk bisa dikenal oleh banyak kalanganmasyarakat.

Media online sangat mendukung dalam meningkatkan perekonomian pada UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) yang memberikan dampak positif dalam dunia bisnis seperti saat menjalankan usaha yogurt ini. Salah satu media online yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu WhatsApp. Aplikasi tersebut digunakan sebagai alat komunikasi yang efektif dan efisien. Adanya UMKM Yogurt Dworowati ini dengan memanfaatkan media online yang telah dijalankan diharapkan mampu menciptakan perekonomian yang baik di masa mendatang.

Majunya UMKM di Inonesia tidak terlepas dari perkembangan teknologi yang terjadi saat ini. Beberapa penelitian menunjukkan salah satu factor yang mendukung perkembangan UMKM adalah karena pemanfaatan sarana TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi). Para pelaku usaha mulai memanfaatkan sarana teknologi seperti smartphone untuk memasarkan produknya, serta menggunakan aplikasi komunikasi seperti WhatsApp dan media social untuk melebarkan pasar usahanya.

Olahan Mangga
Baca Juga

Berawal dari Jualan Mango Sago, Rini Astuti Kembangkan Usaha Kuliner Berkat Dukungan KUR BRI Bojonegoro

Usaha untuk meningkatkan perekonomian pada Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di masa pandemi Covid-19 melalui media online ini berupaya untuk mengatasi masalah penurunan ekonomi yang dialami di Kota Malang hal ini dilakukan untuk memperoleh informasi tentang data-data beserta kondisi penduduk pada masa pandemic Covid-19 ini. Banyak penduduk yang mengalami penurunan penghasilan akibat adanya pandemic Covid- 19 ini.

Pada tahap pelaksanaan kegiatan melakukan edukasi mengenai alternative pemasaran yang terhambat disaat pandemi, yaitu dengan menggunakan media online. Hal ini dilakukan agar masyarakat memahami bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu solusi yang tepat untuk meningkatkan kembali penurunan ekonomi akibat pandemic ini, dan pemanfaatan media online memberikan banyak manfaat bagi dunia bisnis ke depannya. Dengan melakukan ini juga dapat memperluas mangsa pasar, sehingga tidak hanya bergantung pada penghasilan dengan membuka lapak atau toko di depan rumah saja. Mangsa pasar dari bisnis online akan jauh lebih luas karena semua orang di Indonesia bahkan di dunia dapat mengakses internet sehingga produk yang ditawarkan via internet akan jauh lebih mudah dan lebih laris.

Pememanfaatkan media online bersama pemilik UMKM yang dipasarkan melalui media online. Di zaman sekarang, masyarakat sering menggunakan aplikasi WhatsApp sebagai komunikasi jarak jauh antara satu sama lain secara efektif dalam melakukan transaksi jual beli. WhatsApp memiliki kelebihan untuk berkirim pesan teks tanpa batas, audio, voice call, video call, mengirim gambar, foto maupun mengirim audio tanpa ada batasnya (Harahap & Kurniawati, 2018).

Media online sangat mendukung dalam meningkatkan perekonomian pada UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) yang memberikan dampak positif dalam dunia bisnis. Salah satu media online yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu WhatsApp. Aplikasi tersebut digunakan sebagai alat komunikasi yang efektif dan efisien. Pemanfaatkan media online yang telah dijalankan diharapkan mampu menciptakan perekonomian yang baik di masa mendatang.

Oleh: Nadya Septian Monica/Ekonomi Mikro, Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis/Universitas Muhammadiyah Malang Editor: Annisa

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/penurunan-pendapatan-ekonomi-usaha-mikro-akibat-covid-19/30166/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 05 November 2026, 16.50 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Beli Dimsum Kini Tinggal Scan QRIS BRI Bojonegoro, Pelaku UMKM dan Pembeli Rasakan Kemudahan Transaksi Digital

Dari Sagu Menjadi SaBar, Inovasi Pangan Lokal Papua Selatan yang Mengangkat Cerita Kearifan Budaya

Kedaulatan Rupiah Tak Cukup Berhenti di QRIS

Bergantung Pasokan Luar Daerah, Harga Pangan di Pasar Ciputat Mudah Bergejolak

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Cerita yang TerNARAsi dalam Potongan yang Menyambungkan

Kamitetep, Si Kecil yang Nyaris Tak Terlihat: Ini Bahayanya

MBG dan Tanggung Jawab Negara: Keselamatan Anak Tidak Bisa Ditawar

Agen BRILink di Bojonegoro Permudah Transaksi Warga Lansia yang Belum Terbiasa Mobile Banking

Pilihan Editor

  1. 1 Ketika Negara Gagal Menjaga Napas Warganya
  2. 2

    Pensiun Bukan Halangan, Sugeng Harijanto Kembangkan Usaha Jus Jambu Berkat Dukungan KUR BRI di Bojonegoro

  3. 3

    Mantan Kanit Lantas Polsek Sedayu, Sunaryo Resmi Dilantik Jadi Lurah Argorejo Bantul

  4. 4

    Nasabah Aninda Apresiasi Pelayanan BRI Cabang Bojonegoro, Transaksi Makin Mudah dan Nyaman

  5. 5

    Edukasi Video HIMA-CARE Tingkatkan Perilaku Higiene Menstruasi Mahasiswi Baru di Kota Malang

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.