BOJONEGORO, JurnalPost.com – Perkembangan layanan perbankan digital semakin memudahkan masyarakat dalam melakukan transaksi keuangan. Namun, tidak semua orang terbiasa memanfaatkan teknologi tersebut, terutama warga lanjut usia (lansia) yang masih mengalami kesulitan menggunakan aplikasi mobile banking.
Di tengah kondisi itu, keberadaan agen BRILink menjadi salah satu alternatif layanan keuangan yang membantu masyarakat melakukan transaksi tanpa harus mengoperasikan aplikasi perbankan secara mandiri.
Di Bojonegoro, salah satu agen BRILink bernama Masya turut memberikan pelayanan kepada warga sekitar, termasuk para lansia yang membutuhkan bantuan untuk melakukan berbagai transaksi keuangan.
Melalui agen BRILink, masyarakat dapat melakukan tarik tunai, setor tunai, transfer uang, hingga pembayaran berbagai kebutuhan sehari-hari tanpa perlu mendatangi kantor cabang bank.
Bantu Lansia yang Kesulitan Menggunakan Mobile Banking
Masya mengungkapkan bahwa sebagian pelanggan yang datang ke tempat usahanya merupakan warga lanjut usia yang belum terbiasa menggunakan layanan perbankan melalui telepon genggam.
Menurutnya, kendala yang dialami pelanggan cukup beragam. Ada yang belum memahami cara membuka aplikasi perbankan, memasukkan nomor rekening tujuan, hingga memastikan jumlah uang yang hendak ditransfer.
"Kalau orang tua biasanya ada yang belum paham menggunakan mobile banking. Jadi, mereka datang ke sini untuk meminta bantuan melakukan transaksi. Kami membantu sesuai kebutuhan mereka," ungkap Masya.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kemajuan teknologi perbankan masih perlu diimbangi dengan ketersediaan layanan yang mudah dijangkau oleh seluruh kelompok masyarakat.
Bagi warga yang sudah terbiasa menggunakan layanan digital, transaksi keuangan mungkin dapat diselesaikan hanya dalam beberapa menit melalui ponsel. Namun, bagi sebagian lansia, proses yang sama bisa menjadi tantangan tersendiri.
Keberadaan agen BRILink memberikan pilihan bagi mereka untuk tetap mengakses layanan perbankan dengan bantuan petugas yang melayani secara langsung.
Kesabaran Menjadi Bagian Penting dalam Pelayanan
Dalam menjalankan usahanya, Masya tidak hanya melayani pelanggan yang ingin melakukan transaksi. Ia juga berusaha memberikan penjelasan agar nasabah memahami proses dan tujuan transaksi yang dilakukan.
Menurutnya, melayani pelanggan lanjut usia membutuhkan kesabaran karena tidak semua nasabah mengenal istilah maupun prosedur layanan perbankan.
"Kadang harus dijelaskan pelan-pelan supaya mereka paham. Yang penting nasabah merasa terbantu dan mengetahui transaksi yang dilakukan," jelasnya.
Pelanggan lansia yang datang umumnya memiliki kebutuhan berbeda-beda. Sebagian ingin menarik uang kiriman dari anggota keluarga, sementara lainnya membutuhkan bantuan untuk mentransfer dana atau melakukan pembayaran.
Masya berupaya memberikan pelayanan menggunakan bahasa yang sederhana agar nasabah lebih mudah memahami setiap tahapan transaksi.
Pendekatan tersebut menjadi penting karena layanan keuangan tidak hanya berkaitan dengan kecepatan transaksi, tetapi juga kenyamanan dan pemahaman pelanggan.
Dengan pelayanan langsung, nasabah dapat menanyakan hal yang belum dipahami sebelum transaksi diproses.
Jadi Alternatif Layanan Keuangan bagi Warga Desa
Selain membantu masyarakat yang belum terbiasa menggunakan teknologi digital, agen BRILink juga memberikan kemudahan bagi warga yang memiliki keterbatasan akses menuju kantor bank.
Bagi sebagian masyarakat desa, perjalanan menuju kantor perbankan membutuhkan waktu dan biaya transportasi. Kondisi ini dapat menjadi kendala, terutama ketika transaksi yang dilakukan relatif sederhana.
Keberadaan agen BRILink di lingkungan permukiman memungkinkan masyarakat memperoleh layanan keuangan yang lebih dekat dengan tempat tinggal mereka.
Warga tidak harus melakukan perjalanan jauh hanya untuk menarik uang, mengirim dana kepada keluarga, atau menyelesaikan pembayaran tertentu.
Kemudahan tersebut juga dirasakan oleh kelompok lansia yang membutuhkan pendampingan saat bertransaksi.
Di sisi lain, keberadaan agen BRILink merupakan bagian dari upaya memperluas akses layanan keuangan melalui jaringan keagenan perbankan.
Melalui sistem ini, masyarakat dapat memperoleh sejumlah layanan perbankan dengan bantuan agen sesuai jenis transaksi dan ketentuan yang berlaku.
Membuka Peluang Usaha Sekaligus Membantu Masyarakat
Bagi Masya, menjalankan usaha sebagai agen BRILink tidak hanya memberikan peluang memperoleh penghasilan, tetapi juga menjadi cara untuk membantu kebutuhan masyarakat di lingkungan sekitarnya.
Aktivitas transaksi yang dilakukan pelanggan setiap hari menunjukkan bahwa layanan keuangan secara langsung masih memiliki tempat di tengah perkembangan teknologi perbankan digital.
Kebutuhan tersebut terutama datang dari masyarakat yang menginginkan proses transaksi lebih praktis dengan bantuan agen.
Meski demikian, setiap transaksi tetap perlu memperhatikan keamanan. Nasabah sebaiknya memeriksa nominal, nomor rekening tujuan, biaya layanan, serta bukti transaksi untuk memastikan seluruh informasi telah sesuai.
Informasi pribadi seperti PIN, kata sandi, dan kode OTP juga harus tetap dijaga kerahasiaannya.
Masya berharap keberadaan agen BRILink semakin dikenal dan dapat memberikan manfaat bagi lebih banyak masyarakat, terutama warga lanjut usia.
"Harapannya masyarakat semakin terbantu. Apalagi bagi orang tua yang belum bisa menggunakan aplikasi di HP, mereka tetap bisa melakukan transaksi dengan datang ke agen," pungkasnya.
Kehadiran agen BRILink di Bojonegoro memperlihatkan bahwa akses layanan keuangan tidak selalu harus bergantung pada kemampuan seseorang menggunakan teknologi digital.
Bagi sebagian masyarakat, khususnya lansia, pelayanan secara langsung tetap menjadi kebutuhan penting. Agen BRILink pun tidak sekadar berfungsi sebagai tempat transaksi, tetapi juga menjadi penghubung antara layanan perbankan dan masyarakat yang membutuhkan kemudahan akses keuangan.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda