JURNALPOST - Ditengah mewabahnya virus corona, para pedagang pakaian mengaku penjualan tetap naik sekitar 50 persen jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Siti lutfiatustania atau bisa dipanggil Upi ini salah satunya seorang penjual online pakaian muslim mengaku jika tiap tahunnya penjualan busana muslim memang pasti naik saat bulan suci ramadhan.
Selain itu juga Upi mengatakan saat ini kebanyakan pembeli biasanya yang berbelanja pakaian muslim kepadanya untuk dijual kembali. Maka dari itu sudah terlihat dari jumlah belanjaan yang cenderung banyak. “ Saat ini juga mereka meminta harga yang diberikan bukan harga satuan melainkan harga serian untuk dijual lagi, ’’tutur katanya.
Namun demikian, tutur upi jika dibandingkan dengan tahun- tahun sebelumnya, besaran omset penjualan baju muslim online saat memasuki ramadhan jauh lebih rendah.
Rendahnya kondisi omset penjualan tersebut kemungkinan karena datangnya bulan ramadhan tahun ini berbarengan dengan adanya wabah virus corona, dimana ekonomi masyarakat cenderung melemah “ Biasanya, saat menjelang bulan suci ramadhan kenaikan omset penjualan pakaian online ini bisa mencapai 200 persen dibanding hari-hari biasa,’’ ucap upi.
Ia menjelaskan, biasanya omset penjualannya perminggu mencapai sekitar Rp.1 hingga 2 jutaan. Namun saat ini omsetnya sudah mencapai lebih dari Rp.3 hingga 4 jutaan perminggu nya.
Dari sisi harga, kata upi penjualan pakaian online memang sedikit ada kenaikan. Namun, kenaikannya tidak terlalu tinggi. Ia mencontohkan untuk baju seharga Rp.85 ribu biasanya naik menjadi Rp.90 ribu. Walaupun harga baju sedikit naik, pembeli online tetap banyak, baik untuk dijual lagi maupun untuk kebutuhan ramadhan dan idul fitri.
Upi juga mengatakan, tidak semua item dagangannya naik. Pakaian online yang paling bagus penjualannya adalah jenis mukena, baju koko, dan baju muslim perempuan. Sedangkan untuk penjualan jilbab, sajadah, dan peci harganya relatif sama."Kasian juga kalo lagi di tengah keadaan seperti ini semua barang naik. Tapi kalau ga di naikan ga bisa juga karena pembeliannya naik, apalagi barang dari luar sekarang susah karena Covid-19," katanya. Upi juga memprediksi, penjualan baju muslim akan kembali meningkat saat menjelang lebaran nanti.
By : Muthia Azzahra.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda