Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Bisnis
  3. Neraca Perdagangan Mempengaruhi Pergerakan Nilai Mata Uang

Neraca Perdagangan Mempengaruhi Pergerakan Nilai Mata Uang

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
14 Desember 2021, 09.46 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
14 Des 2021, 09.46 WITA · 4 menit baca
4 menit baca
Neraca Perdagangan Mempengaruhi Pergerakan Nilai Mata Uang

JurnalPost.com - Perdagangan Internasional secara garis besarnya dibedakan menjadi perdagangan barang dan jasa. Dimana perdagangan internasional barang fisik menyumbang lebih besar jika dibandingkan dengan jasa. Perdagangan barang dunia telah mengalami peningkatan yang cukup drastis dalam dekade terakhir. Mengutip Blomberg pada 19 Agustus 2021, barometer perdagangan barang WTO naik menjadi 110,4 pada Maret 2021 dimana hal ini merupakan rekor tertinggi sejak tahun 2016. Hal- hal yang berkaitan dengan perdagangan internasional juga mengalami peningkatan yang signifikan.

Hampir semua negara hidup dipasar global, yang dimana negara menjual barangnya sendiri kepada negara yang membutuhkannya atau sering disebut dengan mengekspor, dan juga negara membeli barang yang mereka butuhkan dari negara lain (mengimpor). Sehingga, dapat dikatakan perdagangan internasional pada saat ini hampir mendekati barter namun dengan sistem yang berbeda. Misalnya seperti ketika negara Y mengimpor hasil produksi negara X, maka negara X juga harus memiliki itikad atau keinginan untuk membeli hasil produksi negara Y, tujuannya agar terjalinnya hubungan yang berkelanjutan antar negara tersebut.

IKLAN

Semua transaksi jual beli antar negara tersebut tentunya disertai dengan pertukaran uang, yang pada dasarnya mengubah aliran mata uang masuk dan keluar dari suatu negara. Neraca perdagangan mempengaruhi nilai tukar mata uang melalui pasokan dan permintaan valuta asing. Ketika neraca perdagangan suatu negara tidak mencapai nol yaitu, ketika ekspor suatu negara tidak sama dengan impor atau lebih banyak penawaran atau permintaan untuk mata uang suatu negara, yang dimana hal itu mempengaruhi harga mata uang negara tersebut di pasar dunia.

Kantor BRI
Baca Juga

Sempat Kesulitan Menggunakan BRImo, Nasabah Umi Apresiasi Pelayanan BRI Cabang Bojonegoro

Neraca perdagangan mengukur rasio ekspor terhadap impor untuk perekonomian tertentu. Hal ini menunjukkan bahwa permintaan barang dan jasa negara tersebut, begitu juga dengan mata uangnya. Jika ekspor lebih tinggi dari impor, maka akan terjadi surplus perdagangan dan neraca perdagangan positif. Jika impor lebih tinggi dari ekspor, terjadi defisit perdagangan dan neraca perdagangan negatif.

Ekspor > Impor = Surplus Perdagangan = Neraca Perdagangan Positif (+) Impor > Ekspor = Defisit Perdagangan = Neraca Perdagangan Negatif (-)

IKLAN

Defisit perdagangan mampu mendorong harga mata uang suatu negara turun dibandingkan dengan mata uang lainnya. Negara pengimpor terlebih dahulu harus menjual mata uang mereka untuk membeli mata uang negara lain yang menjual barang yang mereka inginkan. Ketika terjadinya defisit perdagangan, mata uang lokal dijual untuk membeli barang asing. Sehingga mata uang negara dengan defisit perdagangan lebih sedikit peminatnya jika dibandingkan dengan mata uang negara yang memiliki surplus perdagangan.

Surplus perdagangan cenderung mengalami apresiasi mata uang. Sehingga banyak negara berusaha melakukan ekspor. Negara-negara yang mengekspor lebih banyak daripada mengimpor melihat bahwa mata uang mereka dibeli oleh negara-negara yang berkeinginan membeli barang-barang yang diekspor. Tentunya hal itu dapat membantu mata uang negara tersebut mendapatkan nilai atau penguatan. Sistemnya yaitu negara eksportir mengkonversi mata uang asing yang diperoleh dari luar negeri kedalam mata uang domestik atau mata uang negara tersebut, sehingga cenderung akan memberikan tekanan ke atas pada mata uang negara domestik atau negara eksportir. Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa mata uang yang dalam permintaan yang lebih tinggi cenderung dinilai lebih tinggi daripada yang kurang permintaan.

Pensiun Tak Menghalangi Produktivitas
Baca Juga

Pensiun Bukan Halangan, Sugeng Harijanto Kembangkan Usaha Jus Jambu Berkat Dukungan KUR BRI di Bojonegoro

Namun ada beberapa kasus beberapa negara, meskipun ekspor mereka kuat dan neraca perdagangannya surplus, negara tersebut sengaja melemahkan mata uang mereka, contohnya yaitu Negara Jepang. Jepang melemahkan mata uang mereka sendiri yaitu Yen disaat mengalami penguatan yang sangat tajam. Cara yang dilakukan Jepang yaitu dengan memasok uang lebih banyak pasar, seperti yang diketahui apabila banyaknya jumlah uang yang beredar di pasar akan mengakibatkan inflasi, dan Jepang mengambil langkah tersebut untuk meningkatkan inflasi Jepang sehingga mata uang Yen mengalami pelemahan.

Tujuan Jepang mengambil tindakan melemahkan mata uang Yen yaitu karena pelaku UMKM di Jepang menginginkan profit. Sehingga dengan meningkatnya inflasi, maka pelaku usaha bisa menaikkan harga. Namun, pelemahan mata uang Jepang tidak mengalami pelemahan yang sangat signifikan.

Oleh: Febrina Yola Munthe/180907057/Ilmu Administrasi Bisnis-Universitas Sumatera Utara

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/neraca-perdagangan-mempengaruhi-pergerakan-nilai-mata-uang/28846/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 08 November 2026, 11.47 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Cerita yang TerNARAsi dalam Potongan yang Menyambungkan

Bertahan 15 Tahun, Usaha Katering Jajanan Ariani di Bojonegoro Kini Beromzet Rp14 Juta

Tak Lagi Repot Cari Uang Kembalian, Pedagang di Bojonegoro Mulai Terbiasa Gunakan QRIS BRI

SG8 Group Jadi Identitas Baru PT Dwitunggal Jaya Pratama Maju, Perkuat Solusi Bisnis Terintegrasi

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Mengapa Transparansi Dana Penting bagi Organisasi Mahasiswa?

Belajar dari Negeri Sakura: Bisakah Jepang Membantu Indonesia Memadamkan Karhutla?

Atlet Petanque Pangkep Raih Perak dan Perunggu di Porprov Sulsel 2026, Sakila Tembus Final Shooting Putri

Di Balik Papan Tulis, Ada Perjuangan Memahami Setiap Anak: Potret Pembelajaran di SDN Ciptaharja

Pilihan Editor

  1. 1 Pernah Bangkrut hingga Harus Mulai dari Nol, Derra Pratama Kini Banting Setir Jadi TikTok Affiliate
  2. 2

    Mahasiswa Magang Turut Berkontribusi dalam Penyelenggaraan MTQ ke-32 Kabupaten Tuban 2026

  3. 3

    Gerakan Literasi Nasional sebagai Upaya Membangun Budaya Literasi di Indonesia

  4. 4

    Masjid sebagai Pusat Pendidikan Islam: Antara Semangat Mendirikan Lembaga dan Tantangan Manajemen

  5. 5

    Universitas Negeri Malang Hadirkan ElectroRace Kit untuk Pembelajaran IPA di MTs Sunan Kalijogo

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.