MALANG, JurnalPost.com – Tim pengabdian masyarakat Universitas Negeri Malang (UM) menghadirkan inovasi media pembelajaran ElectroRace Kit berbasis STEAM untuk membantu meningkatkan kualitas pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di MTs Sunan Kalijogo.
Inovasi tersebut diperkenalkan melalui program Pengabdian kepada Masyarakat Dana Internal Universitas Negeri Malang Tahun 2026 bertajuk “ElectroRace Kit: Media Pembelajaran IPA Inovatif Berbasis STEAM untuk Menunjang Keterbatasan Media di MTs Sunan Kalijogo.”
Program ini menyasar siswa kelas IX dan guru IPA dengan tujuan menghadirkan pengalaman belajar yang lebih interaktif, menyenangkan, dan mudah dipahami melalui kegiatan praktik secara langsung.
Kehadiran ElectroRace Kit menjadi salah satu upaya untuk menjawab keterbatasan media pembelajaran, khususnya pada materi IPA yang membutuhkan alat peraga dan aktivitas eksperimen.
Melalui pendekatan STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics), siswa didorong untuk menghubungkan konsep sains dengan teknologi, rekayasa, seni, dan matematika dalam proses pembelajaran.
Penyerahan ElectroRace Kit kepada Pihak Sekolah
Pelaksanaan program pengabdian masyarakat ini berlangsung dalam dua tahap. Tahap pertama dilaksanakan pada 12 September 2026 melalui penyerahan ElectroRace Kit kepada pihak MTs Sunan Kalijogo.
Penyerahan tersebut menjadi langkah awal dalam memperkenalkan media pembelajaran alternatif yang dapat digunakan guru untuk mendukung kegiatan belajar mengajar di kelas.

ElectroRace Kit dirancang sebagai sarana pembelajaran berbasis praktik sehingga siswa tidak hanya mempelajari konsep IPA melalui penjelasan teori, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk mengeksplorasi materi secara langsung.
Melalui penggunaan media pembelajaran yang lebih interaktif, diharapkan siswa dapat meningkatkan pemahaman terhadap materi sekaligus mengembangkan ketertarikan dalam mempelajari sains.
Siswa Kelas IX Praktik Menggunakan ElectroRace Kit
Tahap kedua dilaksanakan pada 19 September 2026 melalui kegiatan implementasi sekaligus evaluasi penggunaan ElectroRace Kit bersama siswa dan guru IPA MTs Sunan Kalijogo.
Kegiatan diawali dengan sosialisasi mengenai fungsi dan cara penggunaan alat. Tim pengabdian kemudian memberikan demonstrasi sebelum mengajak siswa kelas IX mengikuti praktik secara langsung.
Guru IPA turut dilibatkan dalam kegiatan tersebut agar dapat memahami cara memanfaatkan ElectroRace Kit dan mengintegrasikannya ke dalam proses pembelajaran sehari-hari.
Melalui kegiatan praktik, siswa mendapatkan kesempatan untuk mengeksplorasi konsep-konsep IPA dengan pendekatan yang lebih konkret.
Pembelajaran berbasis STEAM juga memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis, kreativitas, kemampuan bekerja sama, serta pemecahan masalah.
Pendekatan ini diharapkan dapat membantu menciptakan suasana pembelajaran yang tidak hanya berpusat pada penyampaian materi, tetapi juga mendorong keterlibatan aktif siswa.
Evaluasi untuk Pengembangan Pembelajaran Berkelanjutan
Selain memperkenalkan dan mengimplementasikan ElectroRace Kit, tim pengabdian turut melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program.
Evaluasi tersebut bertujuan mengetahui keterlaksanaan kegiatan serta memperoleh gambaran mengenai respons pihak sekolah terhadap penggunaan media pembelajaran yang diberikan.
Hasil evaluasi diharapkan menjadi dasar untuk mengembangkan dan menyempurnakan pemanfaatan ElectroRace Kit agar dapat digunakan secara berkelanjutan dalam pembelajaran IPA.
Dengan demikian, manfaat kegiatan pengabdian tidak berhenti setelah pelaksanaan program, tetapi dapat terus dirasakan oleh guru dan siswa melalui penggunaan media pembelajaran tersebut.
Kolaborasi Dosen dan Mahasiswa Universitas Negeri Malang
Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan oleh tim Universitas Negeri Malang yang terdiri atas Erni Yulianti, S.Pd., M.Pd., Ph.D., Eka Nurul Qomaliyah, S.Pd., M.Pd., dan Rini Anggi Arista, S.Pd., M.Si.
Kegiatan tersebut juga melibatkan tiga mahasiswa, yakni Selvina Nur Afidya, Eriska Dwijayanti, dan Rayhan Nurlaudzan.
Kolaborasi antara dosen, mahasiswa, dan pihak sekolah menjadi bentuk sinergi perguruan tinggi dengan satuan pendidikan dalam menghadirkan solusi atas kebutuhan pembelajaran.
Program ini merupakan bagian dari Pengabdian kepada Masyarakat skema Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Tahun 2026 dengan Nomor Surat 14.04.1768/UN32.14.1/PM/2026, yang didanai melalui hibah internal Universitas Negeri Malang.
Selain mendukung inovasi pendidikan, kegiatan ini juga sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 4 tentang pendidikan berkualitas dan SDGs 17 tentang kemitraan untuk mencapai tujuan.
Melalui program tersebut, Universitas Negeri Malang berharap ElectroRace Kit dapat menjadi salah satu media pembelajaran alternatif yang membantu meningkatkan kualitas pembelajaran IPA di MTs Sunan Kalijogo.
Kerja sama antara perguruan tinggi dan pihak sekolah juga diharapkan terus berkembang sehingga inovasi pembelajaran dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan untuk mendukung penguatan kompetensi siswa pada abad ke-21.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda