Malang, JurnalPost.com — Dosen dan mahasiswa Departemen Pendidikan IPA Universitas Negeri Malang (UM) mengembangkan bahan ajar DIGESTA (Digestive and Respiratory System STEAM-Workbook) untuk mendukung pembelajaran IPA sekaligus melatih keterampilan kolaborasi siswa SMP kelas VIII.
Workbook ini mengangkat materi sistem pencernaan dan sistem pernapasan manusia melalui pendekatan STEAM, yang mengintegrasikan sains, teknologi, rekayasa, seni, dan matematika. Melalui aktivitas kelompok, siswa diajak memahami konsep, memecahkan masalah, berbagi tanggung jawab, serta menghasilkan karya bersama.
Pengembangan DIGESTA dipimpin Erni Yulianti, S.Pd., M.Pd., Ph.D., dosen Departemen Pendidikan IPA UM, bersama Arnita, mahasiswa departemen tersebut.
Kegiatan ini dilaksanakan melalui program penelitian Skema Publikasi Buku, Bantuan Buku Internal Non-APBN Universitas Negeri Malang Tahun 2026, dengan nomor kontrak hibah 14.04.1296/UN32.14.1/LT/2026.
Menghubungkan Materi IPA dengan Kehidupan Sehari-hari
Pengembangan DIGESTA berangkat dari kebutuhan bahan ajar yang memberi ruang bagi siswa untuk belajar bersama. Pembelajaran IPA diharapkan tidak hanya membantu penguasaan materi, tetapi juga membiasakan siswa berkomunikasi, menyampaikan gagasan, dan menghargai pendapat anggota kelompok.
Materi sistem pencernaan dan pernapasan dipilih karena berkaitan erat dengan kehidupan sehari-hari. Kedua materi tersebut juga membuka peluang untuk mengeksplorasi persoalan kesehatan melalui diskusi, pemecahan masalah, dan proyek kelompok.
Proses pengembangannya mencakup identifikasi kebutuhan pembelajaran, perancangan struktur dan aktivitas workbook, penyusunan materi serta lembar kerja, hingga penerapan dalam pembelajaran IPA. Setiap tahap diarahkan agar materi, aktivitas, dan tujuan pembelajaran saling terhubung.
“Workbook ini merangkum materi esensial mengenai sistem pencernaan dan sistem pernapasan manusia. Desain pembelajarannya kami buat interaktif melalui berbagai aktivitas kelompok, pemecahan masalah (problem solving), hingga proyek kreatif. Dengan demikian, siswa dituntut untuk aktif berkontribusi, bersikap fleksibel, bertanggung jawab, serta saling menghargai pendapat antaranggota kelompok,” ujar Erni Yulianti, ketua peneliti.
Arnita menjelaskan, DIGESTA tidak hanya mengajak siswa membaca materi dan mengerjakan soal. Siswa juga diarahkan menerapkan pengetahuan melalui kegiatan yang memadukan unsur teknologi, rekayasa, seni, dan matematika dalam konteks keseharian.
Dari Analisis GERD hingga Pengukuran Pernapasan
Aktivitas dalam DIGESTA mencakup analisis persoalan kesehatan, seperti gastroesophageal reflux disease (GERD), perhitungan kebutuhan kalori harian, serta perancangan ilustrasi lingkungan yang mendukung kesehatan tubuh.

Siswa juga melakukan praktik pengukuran frekuensi pernapasan pada berbagai kondisi aktivitas fisik. Rangkaian kegiatan tersebut dirancang untuk membantu mereka menghubungkan konsep IPA dengan situasi nyata sekaligus melatih kemampuan berpikir kritis dan mengomunikasikan hasil pengamatan.
Dalam penerapannya, siswa bekerja dalam kelompok dengan pembagian peran dan tanggung jawab. Mereka berdiskusi, menyampaikan pendapat, menyelesaikan tugas, dan menghasilkan karya bersama.
Penilaian keterampilan kolaborasi mengacu pada indikator yang dikembangkan Greenstein (2012), meliputi kontribusi aktif, produktivitas kerja, tanggung jawab, fleksibilitas dan kompromi, serta sikap saling menghargai.
Dengan indikator tersebut, penilaian tidak hanya berfokus pada hasil akhir tugas. Proses interaksi dan keterlibatan setiap anggota kelompok selama pembelajaran juga menjadi perhatian.
Mendukung Pendidikan Berkualitas
Pengembangan DIGESTA diarahkan untuk mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau SDGs Nomor 4 tentang Pendidikan Berkualitas.
Melalui aktivitas yang kontekstual, workbook ini diharapkan membantu guru menghadirkan pembelajaran IPA yang lebih aktif dan berpusat pada siswa. Integrasi STEAM juga memberi kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan kreativitas, kemampuan memecahkan masalah, dan keterampilan bekerja sama.
Meski dirancang untuk melatih kolaborasi, naskah pengembangan ini belum memuat hasil pengukuran peningkatan keterampilan siswa. Pemanfaatannya menjadi bagian dari upaya menghadirkan alternatif bahan ajar bagi pembelajaran IPA di tingkat SMP/MTs.
Buku Memasuki Tahap Penyuntingan
Buku berjudul “DIGESTIVE STEAM-Workbook: Fostering Students' Collaboration Skills” yang terdiri atas lebih dari 100 halaman kini memasuki tahap pemeriksaan akhir bahasa atau proofreading dan sedang dalam proses pengajuan ISBN.
Selain penerbitan buku, tim merencanakan penyebarluasan hasil pengembangan melalui poster edukatif dan media sosial agar dapat menjangkau guru, peserta didik, serta masyarakat.
DIGESTA diharapkan menjadi salah satu pilihan bahan ajar bagi guru IPA SMP/MTs untuk menghadirkan pembelajaran sains yang kontekstual dan memberi ruang lebih luas bagi siswa untuk berkolaborasi.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda