JURNALPOST - Rabu (1/4) - Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang telah melakukan kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa di Desa Kedungpring, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang. Kegiatan Program Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa adalah salah satu kegiatan yang dilakukan oleh dosen dan juga melibatkan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang secara lansung di dalam pelaksanaannya. Kegiatan Pengabdian yang dilakukan adalah program pelatihan praktik langsung proses pembuatan produk makan olahan berbasis ubi kayu yang dibuat menjadi kripik cassava.
Komodite pangan dan diversifikasinya dengan bahan baku dasar dari ubi kayu (cassava) yang diharap akan menjadi penguatan pangan yang bernilai ekonomis untuk peningkatan pendapatan masyarakat pedesaan dengan menjadikan wirausaha ekonomi secara mandiri. Pengabdian ini juga menjadi penting dan strategis untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat desa untuk memproduksi pangan olahan berbahan baku cassava.
Kegiatan PMM – Mitra Dosen yang dilaksanakan di Desa Kedungpring, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang ini melibatkan lima orang anggota, dua diantaranya adalah dosen dari Universitas Muhammadiyah Malang yaitu Dr.Aris Soelistyo.,M.Si dan Agung Prasetyo Nugroho Wicaksono.,SE.,M.A. Sedangkan tiga diantaranya adalah mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Malang yaitu Aisyah Fitri Nur Azzahra, Atikah Filzah dan Inggrid Anastasia.

Program Kerja (Proker) dari kelompok PMM kami yaitu peningkatan pengolahan dan pemasaran produk pangan berbahan dasar ubi kayu (cassava). Tanaman ubi kayu relative banyak ditanam dikalangan penduduk pedesaan, selain dimanfaatkan ubi kayunya dan juga daun ubi kayu banyak dimanfaatkan untuk sayuran.
Namun pengolahan lebih lanjut tanaman pangan tersebut untuk dijadikan unit bisnis unggulan belum optimal, selain dapat digunakan untuk penguatan ketahanan pangan namun juga dapat dimanfaatkan menaikan nilai tambah ekonomi rumah tangga dalam rangka menaikan pendapatan keluarga dan kesejahteraan. Pergeseran peran saling melengkapi (komplementer) antara padi (sebagai produk pangan utama) dan ubi kayu (sebagai pelengkap ketika sudah dalam bentuk olahan pangan), berbagai bentuk olahan pangan yang bisa dimunculkan dari produk Cassava, yaitu antara lain kripik Cassava dan Krupuk Cassava. Keanekaragaman produk pangan olahan Cassava sebagai produk komplemen menjadi meluaskan pilihan pangan rakyat desa Bareng, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang.

Oleh karena itu, menjadi penting dan strategis penguatan pemahaman pemasaran produk olahan pangan berbasis Tanaman Ubi Kayu sebagai diversifikasi pengolahan aneka ragam pangan dan aspek pemasaran produk pangan tersebut. Namun sejumlah permasalahan berkaitan masih minimnya pengetahuan berkaitan dengan diversifikasi pengolahan pangan berbasis ubi kayu yang diharapkan sebagai produk pangan unggulan pedesaan yang bernilai gizi dan ekonomis.
Kami berharap dengan penyuluhan dan praktek yang sudah kami sampaikan kepada masyarakat desa Kedungpring selama 1 bulan ini, dapat berkelanjutan dan menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat desa Kedungpring. Masyarakat desa Kedungpring juga dapat berinovasi dengan membuat beberapa macam varian rasa dari kripik yang dibuat dan dipasarkan lebih luas lagi. Kami akan membantu dalam mengurus izin edar produk supaya dapat dipasarkan di toko-toko besar seluruh Indonesia. (Aisyah)
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda