Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Bisnis
  3. Dituntut hingga Kepengadilan! Nike gugat StockX terkait penjualan sepatu palsu

Dituntut hingga Kepengadilan! Nike gugat StockX terkait penjualan sepatu palsu

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
30 Juni 2022, 13.43 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
30 Jun 2022, 13.43 WITA · 5 menit baca
5 menit baca
Dituntut hingga Kepengadilan! Nike gugat StockX terkait penjualan sepatu palsu

JurnalPost.com - StockX company adalah perusahaan startup online di bidang accessories. Dibuat pada November tahun 2020 , perusahaan StockX ini merupakan platform jual beli produk sepatu, tas, dan juga NFT. StockX ini pun menjual produk elektronik juga seperti konsol game, smartphones dan hardward Komputer.   Namun, perusahaan StockX ini terlibat kasus pemalsuan barang yakni menjual barang Nike yang diduga menjual empat barang Nike yang palsu. Hal tersebut diketahui oleh Perusahaan Nike sendiri, sehingga Perusahaan Nike menggugat platform belanja online StockX. Awal mula Nike mengetahui kasus tersebut ialah dengan membeli sepatu nike sendiri di StockX. Setelah diperiksa, Nike menyatakan bahwasanya sepatu nike yang diperjual belikan di StockX merupakan barang yang palsu.   Bahkan sebelum terjadinya tuntutan dari perusahaan Nike, sudah banyak konsumen yang menjadi korban dan meluapkan keluhannya di berbagai platform seperti contoh dibawah ini. 
“Begini caranya @StockX perlakukan pelanggan mereka yang menghabiskan hampir $ 70.000 dengan melewati proses Otentikasi dan menjual saya sepasang sneakers bekas! Bagaimana dengan sepatu kets yang saya beli, apakah itu asli atau palsu? Jadi adalah apa yang kita semua dengar tentang @StockX dan pasangan mereka benar?” Tulis akun @k1l3d di platform twitter   Dikutip dari Reuters media news London, “platform StockX yang berbasis di Detroit memang sering dikunjungi oleh masyarakat untuk membeli sepatu, tas, atau barang mewah lainnya. StockX menjual prodak yang tercatat sudah meraup keuntungan sebesar 3,8 miliar dollar AS atau setara dengan RP 54 triliun. Tercatat hingga saat ini sudah terdapat sekitar 500 keluhan atau yang artinya ada 500 NFT yang dijual StockX dengan desain sepatu Nike.” jelasnya dalam website resmi Reuters itu sendiri, Sabtu (5/2/2022).   Oleh karena itu, Nike mengecam dan menuntut minta ganti rugi pada tanggal 11 May 2022 kepada StockX karena menjual sepatu palsu. Nike mengklaim bahwasanya StockX melanggar janji maupun jaminan sebagai online marketplace yang menjual sneakers authentic, Nike menganggap StockX melakukan iklan palsu.   Nike menggapap StockX telah melakukan pelanggaran hak cipta menjual dan merusak nama baik Nike sehingga menimbulkan masalah yang dianggap serius dan akan membawa kasus ini kepengadilan di tengah bulan may. Setelah menyatakan bahwa mereka telah menjual sneakers atau sepatu palsu dari StockX. Dalam pernyataan resmi ini, perusahaan Nike bilang, “Keempat pasang sneaker palsu itu semuanya dibeli dalam kurun waktu dua bulan melalui platform StockX, punya hangtag ‘Verified Authentic’ dari StockX, dan datang dengan tanda terima kertas di dalam box-nya yang menyatakan bahwa kondisinya 100% asli.”   StockX ini juga membantah klaim dari Nike dan menyatakan “Kami memberikan perlindungan ke para pelanggan dengan sangat serius, dan kami telah menginvestasikan jutaan dolar untuk memerangi proliferasi produk palsu yang dihadapi oleh hampir setiap pasar global saat ini. Gugatan Nike ini tidak hanya tidak ada dasarnya, tetapi juga membuat kami penasaran, karena tim brand protection mereka sendiri telah mengkomunikasikan kepercayaannya terhadap program authentication kami, dan bahkan ratusan karyawan Nike–termasuk senior executive mereka saat ini–menggunakan platform StockX untuk membeli dan menjual produk.”   Dan kemudian melanjutkan pembelaannya dengan memberikan statement “Taktik (Nike) ini tak bernilai apapun selain menunjukkan kepanikan dan rasa putus asa mereka setelah kalah dalam kasus Vault NFT kami yang inovatif yang mampu merevolusi cara konsumen dalam membeli, menyimpan, dan menjual barang-barang koleksi berharga secara aman, efisien, dan terpercaya. Tuduhan Nike memperlihatkan ketidakpahaman mereka terhadap (perkembangan) marketplace modern.” Dilansir oleh juru bicara StockX.   Bahkan setelah adanya kasus ini, beberapa konsumen mengeluh tentang produk palsu yang mereka terima. “Ini dia @stockx hanya menolak untuk melihat kasus saya untuk sepatu keledai bekas yang mereka kirim yang dimaksudkan untuk putri saya. saya akan @goatapp dan @eBay Inilah foto-foto yang saya tweet sebelumnya- lihat apakah Anda berpikir @stockx sangat peduli dengan #hari ayahmu. #jordan #nike #stockx.”dilansir di twitter oleh @5ve9nBulitProof   “@stockx kamu penipu!!!@Nike menyebut Anda penipu dan itulah Anda sebenarnya. Kembalikan uang orang-orang itu! Jangan pernah membeli dari kalian lagi. Menjijikkan.” Komentar salah satu pengguna Twitter @liverbird_yas   Berdasarkan komentar diatas, para konsumen mengeluh tentang barang yang mereka beli kepada StockX. Tetapi, pihak StockX sampai sekarang belum memberikan kejelasan mengenai tanggapan tanggapan tersebut sehingga membuat konsumen merasa bingung dan marah. Seharusnya sebagai perusahaan yang besar dalam bidang NFT serta accessories, diharuskannya untuk memberikan penjelasannya atau memberikan feedback kepada konsumen yang bingung mengenai ketidakjelasan akan perusahaanya, agar tidak merugikan dan merusak reputasi perusahaan StockX.   Perusahaan yang baik ialah perusahaan yang memberikan transparansi akan produknya kepada public agar public merasa diuntungkan serta kejelasaan akan maksud dari perusahaan tersebut.

Bahkan hingga saat ini kasus tersebut terus berlanjut dan belum menemukan titik terang dalam permasalahan tersebut. Nike belum memberikan konfirmasi lebih lanjut terhadap pembantahan klaim dari StockX, namun dengan adanya kasus tersebut, membuat warganet NFT dan masyarakat sosial media kehilangan kepercayaan serta kecewa terhadap platform StockX yang membuat reputasi StockX menurun drastis. Sehingga platform StockX terancam mengalami kebangkrutan serta kehilangannya konsumennya.

IKLAN

Oleh: Fauzan Fathurrohman , Mahasiswa S1 Hubungan Masyarakat Telkom University

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/dituntut-hingga-kepengadilan-nike-gugat-stockx-terkait-penjualan-sepatu-palsu/34670/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 08 November 2026, 11.17 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Sempat Kesulitan Menggunakan BRImo, Nasabah Umi Apresiasi Pelayanan BRI Cabang Bojonegoro

Pensiun Bukan Halangan, Sugeng Harijanto Kembangkan Usaha Jus Jambu Berkat Dukungan KUR BRI di Bojonegoro

Cerita yang TerNARAsi dalam Potongan yang Menyambungkan

Bertahan 15 Tahun, Usaha Katering Jajanan Ariani di Bojonegoro Kini Beromzet Rp14 Juta

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Mengapa Transparansi Dana Penting bagi Organisasi Mahasiswa?

Mahasiswa Magister Psikologi UMP Tanamkan Nilai Kejujuran dan Kepedulian Sosial kepada Anak Panti Asuhan

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,47 Persen, Mengapa Masyarakat Masih Merasakan Tekanan Ekonomi?

Christianto Salimanan Raih Best Pitching di Indonesia Youth Summit 2026, Usung 1.000 Garuda Impact

Pilihan Editor

  1. 1 Belajar dari Negeri Sakura: Bisakah Jepang Membantu Indonesia Memadamkan Karhutla?
  2. 2

    Praktik Orang Dalam dalam Rekrutmen Organisasi Mahasiswa: Ancaman terhadap Objektivitas dan Integritas

  3. 3

    Darah Kembali Menetes di Tanah Rencong, Insiden Pulo Kenari Pidie Tewaskan Satu Warga

  4. 4

    Di Balik Papan Tulis, Ada Perjuangan Memahami Setiap Anak: Potret Pembelajaran di SDN Ciptaharja

  5. 5

    FH UI dan KOMPAK Jakarta Edukasi Anak Muda Kenali Modus Perdagangan Orang Lewat Simulasi Interaktif

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.