Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Bisnis
  3. Begini Cara Melakukan Design Sprint yang Impactful, Sudah Tahu?

Begini Cara Melakukan Design Sprint yang Impactful, Sudah Tahu?

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
23 Januari 2020, 17.05 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
23 Jan 2020, 17.05 WITA · 4 menit baca
4 menit baca
Impactful
JURNALPOST - Design sprint merupakan metodologi paling praktis yang dikembangkan jake knapp untuk menvalidasi ide melalui desain, prototip, uji coba, dan berkolaborasi hanya dalam waktu lima hari. Tentunya, cara melakukan design sprint tak sama, bergantung situasi dan kondisi bisnis. Meski design sprint tidak menghasilkan produk jadi, tapi metode ini dinilai sebagai yang tercepat dan termurah untuk mengukur ide atau strategi bisnis ke konsumen sungguhan. Pendekatan dalam design sprint lebih terstruktur dan efektif dibanding metode konvensional. Metodologi design sprint sudah diadopsi banyak perusahaan besar. Tapi proses penerapan design sprint sangat intens karena kedalaman materi. Guna mendapat hasil yang mendekati sempurna, ada sejumlah rencana yang harus dibuat terlebih dulu.

Cara Melakukan Design Sprint

#1. Menyusun Tim Menyusun Tim Design sprint biasanya dilakukan dengan fasilitator atau biasa disebut dengan sprint master. Tugas utamanya yaitu mencari masalah yang ingin diselesaikan dengan menyusun tim yang umumnya terdiri dari 5-7 anggota dengan kemampuan spesifik. Anggota tim harus memiliki keahlian berbeda supaya mampu melihat masalah dengan perspektif lebih luas. Setelah tim disusun, akan dipilih satu sosok penentu yang nantinya berhak mengambil keputusan. Sosok penentu tak berarti harus berasal dari jajaran pimpinan di perusahaan. Fasilitator yang nantinya berhak memilih individu tersebut, atau sesuai kesepakatan anggota tim. Dalam satu tim memiliki fungsi yang berbeda, antara lain seperti: ●Fasilitator sebagai penyedia layanan design sprint. ●Decider yang bertugas mengambil keputusan akhir. ●Marketer yang menentukan apakah solusi mempunyai nilai dalam market. ●Developer yang bertugas dalam aspek teknis. ●Designer dengan fungsi utama mendesain sistem design sprint. ●Customer service yang bertugas menyajikan data konsumen Tugas lain dari fasilitator yaitu menyelenggarakan pertemuan anggota tim, dan akan lebih baik jika tim design sprint dipisahkan dari tugas perusahaan sehingga bisa lebih terfokus pada design sprint. Inilah cara melakukan design sprint paling impactful. #2. Tim Jarak Jauh Untuk tim design sprint jarak jauh, fasilitator harus bisa merekrut anggota yang mempunyai jam kerja yang sama, terlepas dari lokasi keberadaannya. Ini bertujuan untuk melancarkan alur komunikasi. Tiap anggota harus dikondisikan dalam lingkungan yang bisa terhubung dalam berbagai kondisi. Dengan demikian, koneksi internet yang stabil dan jaringan telepon yang memadai merupakan bagian krusial. #3. Alat Untuk Design Sprint Alat Untuk Design Sprint Cara melakukan design sprint yang efektif selanjutnya yaitu dengan mengimplementasikan alat yang tepat guna, dalam arti sesuai kebutuhan tim. Tiap anggota harus mau berbagi catatan demi mengenali kebutuhan anggota yang lain. Periksa jadwal anggota yang lain dengan membangun komunikasi intensif. Pilihan paling masuk akal yaitu memakai alat buatan Google berupa G Suite, yang berisi berbagai alat yang bisa dimanfaatkan hanya dengan sekali login. Tiap anggota tim bisa saling melihat jadwal dan tugas yang sudah diselesaikan. Setidaknya ada sejumlah alat yang diperlukan agar design sprint bisa impactful, seperti: ● Google Sheets untuk menyimpan hasil uji coba. ● Google Docs untuk membuat catatan terkait tiap proses. ● Google Calendar untuk mengamati jadwal yang sudah disusun. ● Google Hangout untuk panggilan grup. Beberapa alat tersebut sudah tersedia di platform G Suite, tapi tim design sprint tetap membutuhkan alat penunjang berupa: ● Papan tulis (atau papan tulis digital jika memiliki anggota jarak jauh seperti Google Jamboard atau Realtimeboard). ● Alat pembuat prototip seperti Figma, Axure, Sketch, dan lainnya. ● Lembar design sprint yang digunakan oleh fasilitator seperti Design Sprint Kit dari Google. ● Kertas dan pena untuk membuat sketsa ide tersendiri. ● Makanan ringan dan minuman karena proses intens design sprint sangat menguras tenaga. #4. Membuat Timeline Saat semua alat yang diperlukan sudah dipenuhi, design sprint kemudian mulai dijalankan sesuai kesepakatan antara fasilitator dan pihak perusahaan. Durasi design sprint bisa bervariasi, antara 5-7 hari dengan pola kerja yang sangat intensif. Ambil contoh durasi design sprint berjalan lima hari. Jika demikian, penjelasannya menjadi: ● Senin diawali dengan pemetaan masalah. ● Selasa membuat sketsa tentang kemungkinan solusi. ● Rabu diambil keputusan yang sekiranya bernilai positif untuk market. ● Kamis dilanjutkan dengan membuat prototip. ● Jumat dilakukan uji coba prototip ke konsumen secara langsung. Semisal design sprint benar-benar berjalan sesuai apa yang direncanakan, bukan hanya masalah yang akan teratasi, tapi juga ide pemasaran baru kemungkinan akan ditemukan. Dengan demikian, cara melakukan design sprint yang impactful bergantung pada efektivitas dalam mengeksekusi rencana.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/begini-cara-melakukan-design-sprint-yang-impactful-sudah-tahu/10513/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 08 November 2026, 15.04 WITA

  • #Design sprint

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Sempat Kesulitan Menggunakan BRImo, Nasabah Umi Apresiasi Pelayanan BRI Cabang Bojonegoro

Pensiun Bukan Halangan, Sugeng Harijanto Kembangkan Usaha Jus Jambu Berkat Dukungan KUR BRI di Bojonegoro

Cerita yang TerNARAsi dalam Potongan yang Menyambungkan

Bertahan 15 Tahun, Usaha Katering Jajanan Ariani di Bojonegoro Kini Beromzet Rp14 Juta

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Mempersiapkan Santri Menghadapi Dunia Kerja Digital, Pesantren Perlu Perkuat Keterampilan Teknologi

Dosen PIAUD UIN Jurai Siwo Lampung Dampingi 116 Guru RA Terapkan Kurikulum Berbasis Cinta untuk Penguatan Karakter Anak

Mengenal Styphelia javanica, Semak Xerofit yang Mampu Bertahan di Tengah Kekeringan Savana Bromo

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,47 Persen, Mengapa Masyarakat Masih Merasakan Tekanan Ekonomi?

Pilihan Editor

  1. 1 Menjadi Guru yang Pintar "Ngegas" dan "Ngerem": Seni Menjaga Keseimbangan di Ruang Kelas
  2. 2

    Tim Fakultas Vokasi UM Dampingi Penataan Desain Interior untuk Memperkuat Identitas Institusi

  3. 3

    Sempat Kesulitan Menggunakan BRImo, Nasabah Umi Apresiasi Pelayanan BRI Cabang Bojonegoro

  4. 4

    Di Solo, Klakson Motor Lebih Sering Dipakai untuk Menyapa Teman daripada Menghindari Tabrakan

  5. 5

    Telkom University Hadirkan Teknologi IoT untuk Pantau Kesuburan Tanah Petani di Banyumas

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.