Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Bisnis
  3. Yuuk Kenali Potensi Saham Secara Mendalam

Yuuk Kenali Potensi Saham Secara Mendalam

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
07 Oktober 2021, 21.56 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
07 Okt 2021, 21.56 WITA · 6 menit baca
6 menit baca
Yuuk Kenali Potensi Saham Secara Mendalam
Catatan arsip: sebagian dokumentasi gambar pada artikel ini tidak lagi tersedia.

Oleh : Ni Luh Putu Eka Pradnyawati (Mahasiswa Prodi S2 Ilmu Manajemen Universitas Pendidikan Ganesha)

JurnalPost - Sudah berapa umur anda hari ini?? Pernahkah terlintas dipikiran untuk ikut memiliki perusahaan besar yang berdiri di Indonesia?? Saya rasa banyak dari kita ingin memiliki perusahaan dan menjadi pemiliknya. Tanpa kita sadari, kita bisa lho memilikinya, tanpa harus membuat perusahaan sendiri. Ketika kita membangun perusahaan sendiri, pasti banyak modal, tenaga dan waktu yang kita perlukan, itupun kadang belum tentu langsung menjadi perusahaan besar dan berhasil. Nah, lewat pasar modal kita bisa memiliki perusahaan besar yang ada di Indonesia.

IKLAN

Pasar modal itu sebenarnya apa sih? Pasar modal adalah sarana bertemunya perusahaan maupun institusi lain (misalnya pemerintah) yang membutuhkan dana dari masyarakat untuk pengembangan usaha, ekspansi, penambahan modal kerja dan lain-lain, dengan masyarakat yang hendak menginvestasikan dana mereka. Untuk mendapatkan pendanaan, perusahaan atau institusi tersebut menerbitkan saham atau surat utang, dan masyarakat pemodal (investor) yang men”dana”i perusahaan maupun institusi tersebut dengan membeli instrumen tersebut di pasar modal dalam bentuk saham. Karena itu pasar modal memiliki peran penting bagi perekonomian suatu negara.

Kantor BRI
Baca Juga

Sempat Kesulitan Menggunakan BRImo, Nasabah Umi Apresiasi Pelayanan BRI Cabang Bojonegoro

Masyarakat yang tidak mengerti apa itu transaksi di pasar modal, bisa tiba-tiba ikut masuk di dalamnya untuk melakukan transaksi, hanya karena melihat orang-orang di sekitar yang meraih keuntungan atau cuan yang menggiurkan. Padahal mereka belum mengetahui secara jelas bagaimana cara mendapatkan keuntungan tersebut. Mereka hanya mengetahui keuntungan yang diperoleh dalam waktu yang singkat, serta tidak membutuhkan waktu lama. Setelah memulai transaksi, orang-orang seperti ini hanya melipat tangan berdoa dan berharap apa yang dikerjakannya membawa keuntungan besar secara instan dan mudah. Mereka tidak mengetahui bagaimana alur transaksi yang terjadi di dunia investasi, yang mereka ketahui hanya menyerahkan modal dan mendapatkan untung. Padahal kita ketahui bersama, dunia investasi juga memiliki resiko. Ada tiga resiko yang wajib diketahui oleh masyarakat yang akan memulai investasi di pasar modal, yakni resiko tinggi, sedang, dan juga rendah. Ketika kita menginginkan return yang tinggi, secara otomatis kita memilih resiko yang tinggi. Sebab resiko yang tinggi akan berpengaruh kepada hasil yang besar pula.

Namun terkadang masyarakatyang kurang pemahaman di dalam pasar modal banyak yang berakhir dengan bangkrut, sehingga beranggapan pasar modal adalah sumber dari kebangkrutan mereka. Ketika memutuskan untuk mengawali investasi di pasar modal, maka kita harus mampu membedakan antara judi dan investasi. Mungkin terlihat sangat tipis perbedaanya, namun memliki dampak yang luar biasa. Ketika melakukan judi, tidak sedikit orang dalam melakukan transaksi dalam dunia pasar modal tidak menggunakan logika. Mereka hanya menggunakan keyakinan, tanpa mempertimbangkan data-data yang bisa mereka kaji kembali. Penjudi biasanya, hanya mengharapkan keuntungan, dan terkadang lebih banyak menutup mata pada adanya potensi kerugian yang menyebabkan terjadinya kebangkrutan. Segala keputusan diambil secara irasional.

Beda halnya dengan para pelaku bisnis atau investasi. Mereka adalah orang-orang yang memperhitungkan setiap langkah tindakannya berdasarkan pertimbangan data, fakta, atau informasi yang selalu diupayakan keakuratannya.Untuk memperoleh keuntungan, mereka justru berusaha meminimalisir dan mengantisipasi segala risiko.Karena mereka sadar bahwa dunia bisnis atau investasi seperti dua mata pisau,ada sisi potensi untung, ada juga potensi rugi. Dengan berusaha mengantisipasi potensi rugi, para profesional bisnis atau investor tahu bahwa keuntungan akan mengikutinya. Sehingga yang menjadi pokok perhatian bukan masalah instrumennya, tapi attitude dari para pelakunya. Fenomena ini bisa dikatakan sebagai perilaku keuangan. Perilaku keuangan merupakan kemampuan seseorang dalam mengatur keuangan sehari- hari yang meliputi perencanaan, penganggaran, pemeriksaan, pengelolaan, pengendalian dan penyimpanan untuk masa depan. Munculnya perilaku keuangan merupakan dampak dari besarnya hasrat seseorang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sesuai dengan tingkat pendapatan yang diperoleh (Kholilah dan Iramani, 2013).

Pemaparan diatas jelas, memberikan gambaran penting, agar sekiranya kita tidak memiliki sikap mental penjudi, melakukan kegiatan atau membuat keputusan secara irrasional demi mendapatkan keuntungan. Alangkah baiknya kita belajar terlebih dahulu hal-hal yang mendasar terkait dunia trading dan investasi. Karena ketika kita sudah paham dasar dari pengambilan keputusannya. Maka kita akan mampu meminimalisir resikonya. Ketika kita mau untuk mengasah diri dengan belajar, maka kita akan memperbesar peluang keberhasilan dengan berpikir rasional dan yang tidak kalah pentingnya adalah mempersiapkan mental kita.

Pensiun Tak Menghalangi Produktivitas
Baca Juga

Pensiun Bukan Halangan, Sugeng Harijanto Kembangkan Usaha Jus Jambu Berkat Dukungan KUR BRI di Bojonegoro

IKLAN

Ada beberapa hal yang harus kita lakukan sebelum memutuskan untuk memulai suatu investasi di dalam Pasar Modal, antara lain:

1. Pahami Dasar Investasi Salah satu hal yang harus diperhatikan bagi pengguna saham untuk pemula adalah kamu harus memahami dasar-dasar investasi saham terlebih dahulu. Jangan langsung tergoda untuk melakukan investasi saham tanpa mengetahui dasar atau cara berinvestasi dengan tepat. Kamu bisa membaca buku, blog, maupun menonton Youtube untuk mencari referensi. Lebih lanjut, kedepannya kamu bisa lebih paham untuk memilih investasi, dan mengetahui produk investasi mana yang lebih menguntungkan buat kamu.

2. Pahami Cara Memperoleh Keuntungan dari Saham Hal yang harus diperhatikan jika kamu ingin memulai saham untuk pemula adalah dengan cara memahami proses mencari keuntungan dari melakukan saham. Ada tiga cara yang bisa kamu lakukan untuk mendapat keuntungan dari saham yakni antara lain sebagai berikut:

a. Capital Gain Capital Gain merupakan cara mencari keuntungan dengan selisih antara harga jual dan harga beli saham suatu perusahaan. Sebagai contoh, kamu membeli saham dari perusahaan ABC sebanyak 100 lembar dengan harga Rp100, kemudian kamu menjualnya dengan harga Rp150, kamu akan mendapatkan keuntungan Capital Gain sebesar Rp 5.000.

Screenshot 2026 11 02 085723
Baca Juga

Cerita yang TerNARAsi dalam Potongan yang Menyambungkan

b. Dividen Dividen juga merupakan cara mendapatkan keuntungan dalam melakukan investasi saham. Dividen merupakan pembagian keuntungan kepada para pemegang saham oleh perusahaan. Nah, biasanya perusahaan yang sudah matang yang akan memberikan keuntungan kepada pemegang saham.

3. Jangan Langsung Percaya Rekomendasi Bagi kamu yang ingin memulai saham untuk pemula adalah jangan mempercayakan semua rekomendasi yang diberikan kepada kamu. Saat ini, ada banyak sekali rumor yang beredar mengenai saham. Terlebih, biasanya banyak orang yang baru memulai saham bergabung dengan grup-grup whatsapp untuk melihat dan berdiskusi soal saham. Seringkali terdapat banyak rekomendasi saham yang tidak valid. Pastikan kamu memilih sumber rekomendasi saham yang kredibel dan memang memiliki pengalaman yang banyak.

4. Tentukan Kemampuan Kamu Mengeluarkan Modal Sudah menjadi sifat natural investasi bahwa semakin tinggi keuntungan yang kamu dapat, maka semakin tinggi juga risiko yang kamu dapatkan. Oleh karena itu, kamu sebagai orang yang baru mulai investasi untuk pemula sebaiknya mengukur kemampuan finansial yang kamu miliki. Sebaiknya, kamu memilih investasi saham dengan modal yang tidak terlalu besar terlebih dahulu untuk menghindari kerugian yang besar juga.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/yuuk-kenali-potensi-saham-secara-mendalam/26232/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 08 November 2026, 13.03 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Bertahan 15 Tahun, Usaha Katering Jajanan Ariani di Bojonegoro Kini Beromzet Rp14 Juta

Tak Lagi Repot Cari Uang Kembalian, Pedagang di Bojonegoro Mulai Terbiasa Gunakan QRIS BRI

SG8 Group Jadi Identitas Baru PT Dwitunggal Jaya Pratama Maju, Perkuat Solusi Bisnis Terintegrasi

UMKM Kalitidu dan Malo Manfaatkan BRImo, Transaksi Usaha Jadi Lebih Praktis

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Berkarya dengan Teknologi: Mengembangkan Kreativitas dan Nilai Produk Bersama Anak-Anak Jolosutro

Menjadi Guru yang Pintar "Ngegas" dan "Ngerem": Seni Menjaga Keseimbangan di Ruang Kelas

Danau Gegas di Musi Rawas, Menanamkan Pendidikan Karakter melalui Kearifan Lokal

80 Mahasiswa UNTAG Surabaya dan UPN Veteran Yogyakarta Ikuti Pelatihan Migas di Cepu

Pilihan Editor

  1. 1 Telkom University Hadirkan Teknologi IoT untuk Pantau Kesuburan Tanah Petani di Banyumas
  2. 2

    HUT ke-58, Semen Tonasa Gandeng BULOG Sediakan 580 Paket Sembako Murah di Pangkep

  3. 3

    Praktik Orang Dalam dalam Rekrutmen Organisasi Mahasiswa: Ancaman terhadap Objektivitas dan Integritas

  4. 4

    Beli Elektronik di Bojonegoro Kini Lebih Praktis, Nasabah BRI Tak Perlu Bawa Uang Tunai Berkat QRIS

  5. 5

    Menatap Masa Depan Digital: Ketika Teknologi AI Hadir di Waduk Jatiluhur

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.