Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Bisnis
  3. Sempat Turun 6.71%, Produksi Kunyit di Indonesia Tahun 2020 Kembali Naik

Sempat Turun 6.71%, Produksi Kunyit di Indonesia Tahun 2020 Kembali Naik

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
23 September 2021, 13.16 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
23 Sep 2021, 13.16 WITA · 4 menit baca
4 menit baca
Kunyit Meredakan Nyeri Haid

JurnalPost - Penggunaan tanaman obat untuk kesehatan sudah menjadi kebiasaan masyarakat Indonesia hingga sekarang. Tanaman obat banyak dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan jamu, obat-obatan, serta dipercaya dapat mengurangi efek samping peggunaan obat-obatan kimiawi. Di Indonesia tanaman obat lebih sering dikategorikan ke dalam tanaman Biofarmaka. Di Indonesia, tanaman biofarmaka mencakup lima belas (15) jenis tanaman, diantaranya adalah kunyit, laos/lengkuas, kencur, kunyit, lempuyang, temulawak, temuireng, temukunci, dlingo/dringo, kapulaga, mengkudu/pace, mahkota dewa, kejibeling, sambiloto, dan lidah buaya (Statistik Hortikultura, 2014).

Pada tahun 2020, kunyit merupakan komoditas tanaman obat yang memberi kontribusi terbesar terhadap produksi hortikultura di Indonesia. Tanaman ini dapat tumbuh subur dengan baik di sekitar hutan dan tersebar di seluruh daerah tropis. Kunyit banyak dibudidayakan di Asia Selatan khususnya di India, Cina Selatan, Taiwan, Indonesia (Jawa), dan Filipina (budidaya-petani.com, 2013). Tanaman obat ini dapat dimanfaatkan sebagai anti oksidan, anti penuaan, penawar racun, mencegah leukimia, untuk diet, mengobati sakit maag (tanamanobat.net,2016).

IKLAN

Sumber data: Badan Pusat Statistik (BPS)

Kantor BRI
Baca Juga

Sempat Kesulitan Menggunakan BRImo, Nasabah Umi Apresiasi Pelayanan BRI Cabang Bojonegoro

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, luas panen kunyit di Indonesia tahun 2016 hingga 2020 terus mengalami peningkatan (menunjukkan tren yang positif ) dengan rata-rata meningkat sebesar 12,40% per tahun dari yang semula 5,17 ribu hektar pada tahun 2016 menjadi 8,14 ribu hektar pada tahun 2020. Dengan meningkatnya luas panen kunyit di Indonesia ini, produksi kunyit juga ikut meningkat. Tercatat bahwa produksi kunyit di Indonesia pada tahun 2020 dari tahun sebelumnya meningkat 1,40 % dari yang semula sebesar 190,91 ribu ton menjadi sebesar 193,58 ribu ton. Jika dilihat dari tahun 2016-2020 produksi kunyit di Indonesia cenderung mengalami peningkatan rata-rata sebesar 18,34% per tahun dari yang semula pada tahun 2016 produksi kunyit di Indonesia sebesar 107,30 ribu ton. Meski produksi kunyit menunjukkan tren positif, produksi kunyit sempat menurun hingga 6,71% di tahun 2019. Oleh karena itu, produktivitas kunyit di Indonesia terbilang masih berfluktuatif. Poduktivitas kunyit di Indonesia pada tahun 2020 sebesar 23,78 ribu ton/hektar, naik 0.88% dari tahun sebelumnya.

IKLAN

Sumber data: Badan Pusat Statistik (BPS)

Kenaikan produksi kunyit di Indonesia pada tahun 2020 ini terjadi dikarenakan adanya peningkatan produksi di berbagai provinsi. Menurut data produksi tanaman biofarmaka yang di-update oleh BPS pada tanggal 7 Juni 2021, terdapat sebanyai 18 provinsi di Indonesia yang mengalami peningkatan produksi kunyit dari tahun sebelumnya. Peningkatan produksi kunyit terbesar di tahun 2020 terjadi di Provinsi Papua, Papua Barat, dan Sumatera Utara. Sementara penurunan produksi kunyit terbesar di tahun 2020 terjadi di Provinsi Sulawesi Tenggara, Nusa Tenggara Timur, dan Aceh.

Sumber data: Badan Pusat Statistik (BPS)

Pensiun Tak Menghalangi Produktivitas
Baca Juga

Pensiun Bukan Halangan, Sugeng Harijanto Kembangkan Usaha Jus Jambu Berkat Dukungan KUR BRI di Bojonegoro

Tiga provinsi dengan total produksi kunyit terbesar di tahun 2020 terjadi di Provinsi Jawa Timur, Jawa Barat, dan Jawa Tengah. Jawa Timur berkontribusi mencapai 53,06% terhadap produksi nasional dengan produksi sebesar 102,72 ribu ton dan luas panen 4,18 ribu hektar. Jawa Barat berkontribusi sebesar 19% dengan produksi mencapai 34.910 ton dan luas panen 1,17 ribu hektar. Jawa Tengah berkontribusi sebesar 17,26% dengan produksi mencapai 31.667 ton dan luas panen 1,63 ribu hektar. Jawa Barat berkontribusi sebesar 8,78% dengan produksi mencapai 16,99 ribu ton dan luas panen 688 hektar.

Nama penulis: Nabila Bianca Putri

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/sempat-turun-6-71-produksi-kunyit-di-indonesia-tahun-2020-kembali-naik/25720/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 08 November 2026, 13.15 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Cerita yang TerNARAsi dalam Potongan yang Menyambungkan

Bertahan 15 Tahun, Usaha Katering Jajanan Ariani di Bojonegoro Kini Beromzet Rp14 Juta

Tak Lagi Repot Cari Uang Kembalian, Pedagang di Bojonegoro Mulai Terbiasa Gunakan QRIS BRI

SG8 Group Jadi Identitas Baru PT Dwitunggal Jaya Pratama Maju, Perkuat Solusi Bisnis Terintegrasi

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Ketika Ilmu Kehilangan Adab: Pentingnya Pendidikan Akhlak Sejak Usia Dini dalam Tradisi Pesantren

Bagaimana SerpNames Membantu Pembeli Menemukan Koleksi Aged Domain Terbaru

Tim Fakultas Vokasi UM Dampingi Penataan Desain Interior untuk Memperkuat Identitas Institusi

Dosen UMI Edukasi Ibu Hamil tentang Sleep Hygiene dan Mindfulness untuk Cegah Risiko Hipertensi Kehamilan

Pilihan Editor

  1. 1 Masjid sebagai Pusat Pendidikan Islam: Antara Semangat Mendirikan Lembaga dan Tantangan Manajemen
  2. 2

    Di Balik Papan Tulis, Ada Perjuangan Memahami Setiap Anak: Potret Pembelajaran di SDN Ciptaharja

  3. 3

    FH UI dan KOMPAK Jakarta Edukasi Anak Muda Kenali Modus Perdagangan Orang Lewat Simulasi Interaktif

  4. 4

    Mahasiswa UNAIR Kembangkan Merchandise untuk Delapan Museum di Surabaya, Dorong Inovasi Promosi Wisata Sejarah

  5. 5

    Christianto Salimanan Raih Best Pitching di Indonesia Youth Summit 2026, Usung 1.000 Garuda Impact

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.