Oleh : Raja Rafi Rustian/Jurusan Ekonomi Pembangunan, Universitas Sumatra Utara
Pengertian Lembaga Keuangan Bank : Lembaga keuangan bank adalah lembaga keuangan yang menghimpun dana dalam bentuk tabungan, giro, dan deposito kemudian menyalurkannya kembali dalam bentuk pinjaman atau kredit.
Pengertian Lembaga Keuangan Non Bank : adalah badan atau organisasi non bank yang melakukan kegiatan di bidang keuangan namun tidak boleh menerima dana dari masyarakat dalam bentuk giro, tabungan, dan deposito. Lembaga keuangan bukan bank dalam menghimpun dana adalah dengan mengeluarkan kertas berharga atau sertifikat deposito sebagai sumber dana dan dapat mendirikan kantor-kantor cabang di daerah untuk menyalurkan dana ke masyarakat untuk membiayai investasi perusahaan.
Perbedaan Lembaga Keuangan bank dan Non bank : Ada dua jenis lembaga keuangan di Indonesia, yakni lembaga keuangan bank dan nonbank (LKBB). Lalu, apa perbedaan lembaga keuangan bank dan nonbank ini?
Berdasarkan UU Nomor 14 Tahun 1967, lembaga keuangan adalah badan yang memiliki aktivitas atau kegiatan di bidang keuangan yang berperan untuk menarik uang serta menyalurkannya ke masyarakat.
Meskipun sama-sama memiliki kegiatan untuk mengelola keuangan, lembaga keuangan bank dan nonbank memiliki peran dan fungsi yang berbeda.
Secara umum lembaga keuangan bank memiliki peran untuk menerima dana dan memberi pinjaman untuk masyarakat.
Sementara lembaga keuangan nonbank memiliki peran dalam mengumpulkan dan menyalurkan uang dengan mengeluarkan surat-surat berharga untuk pembiayaan investasi perusahaan yang butuh pinjaman. Persamaan Lembaga Keuangan Bank dan Non Bank : Meski memiliki fungsi dan peran yang berbeda, lembaga keuangan bank dan nonbank memiliki kontribusi yang sama untuk membangun perekonomian negara yang lebih baik.
Lembaga keuangan bank dan nonbank juga sama-sama mengelola dana yang dihimpun dari masyarakat untuk melakukan kegiatan-kegiatan produktif yang menguntungkan negara dan menyejahterakan masyarakat. Contoh Lembaga Keuangan Bank : Di Indonesia, ada tiga jenis lembaga keuangan bank yang, yakni Bank Sentral, Bank Umum, dan Bank Perkreditan Rakyat. Berikut ini peran tiap-tiap bank.
1. Bank sentral Di Indonesia Bank Indonesia (BI) bertindak sebagai bank sentral yang memiliki peran utama untuk bertanggung jawab menjaga nilai mata uang tetap stabil, baik terhadap barang dan jasa maupun nilai tukar dengan mata uang asing.
Selain itu, bank sentral juga berperan dalam mencetak uang, menetapkan suku bunga, memberikan pinjaman, serta menjaga stabilitas keuangan. Berikut ini tugas pokok yang dijalankan bank sentral. • Menetapkan serta menjalankan kebijakan moneter dengan mengontrol dan mengendalikan jumlah uang yang beredar di masyarakat serta mengatur besaran suku bunga acuan. • Menjaga kelancaran pembayaran dan produksi dengan cara mengeluarkan atau menarik uang yang beredar dengan meningkatkan suku bunga.
2. Bank Umum Bank umum berperan dalam melaksanakan kegiatan keuangan secara konvensional ataupun syariah dengan menghimpun dan menyalurkan dana dari masyarakat. Bank umum juga berperan sebagai perantara antara pihak pemodal dan pihak yang membutuhkan modal sehingga dana bisa dikelola dengan baik untuk kepentingan bersama.
3. Bank Perkreditan Rakyat Peran Bank Perkreditan Rakyat (BPR) pada umumnya sama dengan bank umum. Perbedaannya adalah BPR tidak menyediakan layanan valas dan simpanan giro.
Contoh Lembaga Keuangan Non Bank : Ada banyak jenis lembaga keuangan nonbank yang ada di Indonesia, seperti koperasi simpan pinjam, perusahaan asuransi, Pegadaian, hingga perusahan dana pensiun.
1. Koperasi simpan pinjam Koperasi simpan pinjam memiliki peran dalam menyimpan dan memberi pinjaman ke anggotanya dengan prinsip kekeluargaan dan skalanya lebih kecil dibandingkan dengan lembaga keuangan lainnya. Berikut ini beberapa contoh koperasi simpan pinjam yang ada di Indonesia, yaitu Koperasi Unit Desa (KUD), Koperasi Serba Usaha (KSU), dan koperasi pasar.
2. Perusahaan asuransi Perusahaan asuransi adalah lembaga keuangan nonbank yang menyediakan layanan proteksi keuangan berupa ganti rugi atas risiko yang dialami nasabah.
Perusahaan asuransi juga menghimpun dana dari nasabahnya dalam bentuk premi yang disetorkan setiap bulan atau tahun sesuai dengan jenis asuransi yang dipilih.
Contoh produk yang disediakan perusahaan asuransi adalah asuransi pendidikan, asuransi kesehatan, asuransi jiwa, asuransi kendaraan, hingga asuransi properti.
3. Lembaga gadai Lembaga gadai adalah lembaga keuangan nonbank yang memberi layanan pembiayaan dengan jaminan barang berharga dalam jangka waktu yang sudah ditentukan. Selain layanan gadai, ada beberapa lembaga gadai yang menyediakan layanan investasi, seperti tabungan emas hingga pembelian logam mulia.
4. Perusahaan pasar modal Perusahaan pasar modal adalah perusahaan yang melakukan kegiatan di pasar modal dengan menghimpun dana masyarakat dalam bentuk jual beli surat berharga, saham, dan obligasi. Pasar modal juga menjadi perantara antara pencari modal dan pemodal untuk bertransaksi
5. Perusahaan dana pensiun Perusahaan dana pensiun adalah salah satu lembaga keuangan nonbank yang memberi layanan keuangan jaminan masa tua dengan memotong gaji pegawai setiap bulannya untuk persiapan pensiun. Dana yang dihimpun ini akan diberikan kembali pada individu di masa pensiun nanti.
6. Leasing Leasing adalah perusahaan sewa guna usaha dengan layanan berupa pembiayaan barang berharga berupa kendaraan dengan metode pembayaran angsuran atau cash.
Sistem yang biasa digunakan untuk leasing, yaitu pembelian dengan angsuran dan digabung dengan sewa kontrak sewa. Berikut ini beberapa contoh perusahaan leasing yang ada di Indonesia, yaitu PT Summit Oto Finance, PT Federal International Finance (FIF), PT Indomobil Finance Indonesia, PT BFI Finance, dan PT Adira Dinamika Multi Finance.
Kesimpulan : Bank merupakan lembaga keuangan yang menghimpun dana dari masyarakat dan menyalurkan kembali kepada masyarakat dan mempunyai peranan yang sangat penting dalam sistem perekonomian yang semakin bertumbuh, seiring dengan semakin bertumbuhnya kebutuhan masyarakat. Keberadaan perbankan ini semakin dibutuhkan oleh masyarakat dalam bentuk simpanan dan kredit maupun bentuk lainnya. Jenis – jenis kredit yang di tawarkan juga beragam seperti : kredit produktif, kredit komsumtif, dan kredit perdagangan. Dalam pemberian kredit terdapat pula masalah – masalah dalam aktivitas kredit dalam dunia perbankan, seperti kredit bermasalah yang ada pada PT. Bank Pembangunan Daerah Sumatera Barat Cabang Pembantu Kantor Gubernur, sesuai dengan pembahasan pada bab sebelumnya, dapat kita tarik
DAFTAR PUSAKA https://lifepal.co.id/media/lembaga-keuangan-bank/ https://www.kanal.web.id/pengertian-lembaga-keuangan-bukan-bank-lkbb https://lifepal.co.id/media/perbedaan-lembaga-keuangan-bank-dan-nonbank/ http://scholar.unand.ac.id/47348/3/BAB%205%20Watermark.pdf
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda