Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Citizen Reporter
  3. Penumpukan Sampah di Kabupaten Pasuruan Mengganggu Warga dan Pengguna jalan

Penumpukan Sampah di Kabupaten Pasuruan Mengganggu Warga dan Pengguna jalan

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
07 Januari 2022, 20.09 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
5 menit baca
Penumpukan Sampah

JurnalPost.com - Permasalahan sampah masih menjadi promblematika di Indonesia. Sampah adalah salah satu masalah yang gampang - gampang susah untuk ditangani, hal ini tentunya membutuhkan perhatian khusus dan menjadi pekerjaan rumah yang panjang bagi pemerintah pusat maupun daerah agar penanganan sampah ini dapat dikendalikan dan terkendalikan dengan baik dan efisien, apalagi dapat membawa manfaat untuk masyarakat banyak. Penumpukan sampah terjadi di beberapa tempat yang tidak sesuai sehingga mengganggu warga dan pengguna jalan. Tak jarang warga dan pengguna jalan mengeluhkan hal ini kepada pemerintah setempat.  Penumpukan sampah juga sebagai penyebab menghambatnya pembangunan di Kabupaten Pasuruan. Berikut ini penumpukan sampah yang ada di Kabupaten Pasuruan :

1. Di Jalan Raya Carat

IKLAN

Penumpukan sampah di sisi kiri jalan raya carat arah ke timur, penumpukan sampah ini terjadi karena minimnya kesadaran masyarakat untuk membuang sampah tidak pada tempatnya disekitar kita menjadi semakin kumuh. penumpukan sampah ini dibiarkan begitu saja dan tidak pernah diangkut oleh petugas kebersihan. Kondisi ini menyebabkan sampah menjadi menggunung dan meluap ke jalan raya dan mengganggu pengguna jalan yang melintasi jalan tersebut.

Mahasiswa UNDIP
Baca Juga

Kolaborasi Lintas Jurusan, Mahasiswa UNDIP Kembangkan Dentavera sebagai Inovasi Perawatan Mulut

2. Jembatan Raos Baru Desa Gempol Kabupaten Pasuruan

Sampah ini berada di sisi kiri jembatan Raos Baru, di lokasi ini sampah terus menumpuk selama berhari – hari dan sampai berbulan – bulan. Kondisi sampah di tempat teersebut tidak segera diangkut oleh petugas kebersihan Kabupaten Pasuruan.  Sampah ini bukan berasal dari warga sekitar. Sampah ini berasal dari masyarakat  dan pengguna jalan yang melewati jalan tersebut lalu dengan sengaja membuang sampah di tempat tersebut. Kendati demikian saat musim hujan turun sampah tersebut hanyut kemana – mana dan berserakan hingga ke area persawahan hingga ke jalan raya dan sangat mengganggu pengguna jalan.

IKLAN

3. Di Sisi Kiri Jembatan Porong

Penumpukan sampah ini berada disisi kiri tanggul kali porong sebelum jembatan porong dari arah selatan. Membuang sampah secara sengaja di tanggul Kali Porong di perbatasan antara Kabupaten Pasuruan Dan Kabupaten Sidoarjo. Tanggul kali Porong ini dijadikan tempat pembuangan sampah baru oleh masyarakat sekitar dan pengguna jalan yang melewati jembatan. Penumpukan sampah ini sangat mengganggu pengguna jalan karena menimbulkan bau tidak sedap saat melintasi jembatan porong dan jika dibiarkan akan berdampak buruk, sampah tersebut akan terbawa air hujan ke arah kali porong dan mengakibatkan kali porong tercemar oleh limbah sampah dan dampak sampah plastik sangat berbahaya bagi pencemaran tanah dan lingkungan. Penumpukan sampah juga merusak wajah perbatasan wilayah kabupaten pasuruan.

penanaman bibit
Baca Juga

KKN Universitas Merdeka Malang Bangun Greenhouse Bambu, Dorong Ketahanan Pangan Warga Pandanrejo

4. Jalan Raya Wonoayu Desa Gempol Kabupaten Pasuruan

Penumpukan sampah ini berada disini kiri jalan Raya Wonoayu Desa Gempol Kabupaten pasuruan dari arah barat. Sampah yang menggunung dan berserakan di sekitar bak sampah tidak segera diangkut oleh Petugas Kebersihan Kabupaten Pasuruan. Jika dibiarkan akan meluber hingga ke jalan raya dan mengganggu pengguna jalan. Bau tidak sedap yang ditimbulkan oleh sampah tersebut sangat mengganggu kenyamanan pengguna jalan saat melewati jalan tersebut.

Masyarakat meminta kepada Pemerintah Kabupaten Pasuruan untuk bergerak cepat dalam penanganan penumpukan sampah. Karena sampah adalah sumber berbagai penyakit. Dinas Lingkungan Hidup harus memperbanyak Tempat Pengolahan Sampah Terpadu  ( TPST ) dan harus diawasi dengan ketat agar permasalahan sampah di Kabupaten Pasuruan bisa teratasi dengan baik dan cepat. Upaya selanjutnya adalah melakukan sosialisasi dan mengedukasi warga masyarakat Kabupaten Pasuruan tentang pemilahan sampah dari rumah warga dan juga agar membentuk budaya positif baru dengan kesadaran diri sendiri untuk membuang sampah pada tempatnya dan peduli terhadap lingkungan disekitarnya. Masyarakat juga harus wajib memiliki akses terhadap layanan pengelolaan sampah dan hanya 1 % dari jumlah sampah yang dikelola secara bijak. Pemerintah Kabupaten Pasuruan melakukan inovasi menciptakan lapangan kerja baru di bidang pengelolaan sampah, dan mengurangi dampak negatif dari sampah yang tidak dikelola dengan baik terhadap kesehatan masyarakat, pariwisata, dan perikanan. Masyarakat Kabupaten Pasuruan harus mempunyai visi misi yang sama dalam mewujudkan dan membangun Pasuruan bebas dari sampah.

Penulis : Hermin Oknanin Trias Mahasiswi Prodi Administrasi Publik Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

KKN 179 UMM
Baca Juga

KKN 179 UMM Pasang Papan Jadwal Pembagian Air di Bangelan, Cegah Perebutan Antarwarga

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/penumpukan-sampah-di-kabupaten-pasuruan-mengganggu-warga-dan-pengguna-jalan/29839/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 08.23 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Warga Desa Tlekung Diajak Manfaatkan Urine Sapi Jadi Pupuk Organik Cair untuk Percepat Pertumbuhan Pakan Ternak

PPK Ormawa Universitas Pakuan Terapkan Biopori untuk Konservasi Air di Desa Cipelang

Mahasiswa KKN MAs Latih Petani Bumiaji Buat Pupuk Organik Cair

KKN-MAs Kelompok 88 Kembangkan Gunungsari Circular Farm di Kota Batu

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur Magang di Setda Mojokerto, Pelajari Evaluasi Kinerja dan Pelayanan Publik

Ketika Utang Menjadi Alat Tekanan: Saat Perjanjian Lahir dari Ketakutan dan Ketidakberdayaan

Mengenal Dasar Hukum Pemerintahan Nagari di Sumatera Barat, dari Warisan Adat hingga Tantangan Penerapannya

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

Pilihan Editor

  1. 1 UMKM Bojonegoro Manfaatkan BRImo dan QRIS BRI untuk Permudah Transaksi, Berhasil Kumpulkan Tabungan Puluhan Juta
  2. 2

    Guru yang Terus Mengajar, Siapa yang Menjaga Semangatnya? Menelaah Motivasi Kerja di Institusi Pendidikan

  3. 3

    Mahasiswa UPN Veteran Jatim Ikuti Rapat DPRD Tuban, Pelajari Perdebatan Anggaran dan Prioritas R-APBD 2027

  4. 4

    Penelitian di Cilacap Ungkap 93,94 Persen Pasien Gangguan Jiwa Patuh Minum Obat, Dukungan Keluarga Jadi Perhatian

  5. 5

    Pernah Mencari “Sakit Kepala Sebelah” di Google, Lalu Takut Umur Tinggal Setahun?

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.