Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Citizen Reporter
  3. Pentingnya Edukasi Dalam Mengatasi Perilaku Bullying pada Anak

Pentingnya Edukasi Dalam Mengatasi Perilaku Bullying pada Anak

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
03 Juni 2022, 01.26 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
6 menit baca
Pentingnya Edukasi Dalam Mengatasi Perilaku Bullying pada Anak

JurnalPost.com - Tri Dharma Perguruan Tinggi, terdiri dari pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Praktek Kerja Lapangan (PKL) merupakan salah satu penerapannya, karena diharapkan dapat menerapkan teori yang telah didapat dari kegiatan perkuliahan, dan dapat memberi dampak positif bagi masyarakat.

Eldinda Faridzi Rachmayani S dengan NIM 190902082, merupakan mahasiswi Program Studi Kesejahteraan Sosial Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara melaksanakan Praktik Kerja Lapangan I di Panti Asuhan Al Jamiyatul Washliyah Pulo Brayan Medan. Kegiatan Praktik Kerja Lapangan ini dibimbing oleh Supervisor Sekolah, yaitu Ibu Erni Asneli Asbi, M.Si dan dimonitor oleh Dosen Pengampu Mata Kuliah, yaitu Bapak Fajar Utama Ritonga, S.Sos, M.Kesos.

IKLAN

Kegiatan yang dilakukan selama masa Praktikum ini adalah bermain dan belajar, hal ini agar anak – anak panti asuhan tidak jenuh dan bosan dengan proses pembelajaran yang dilakukan. Dalam setiap akhir pertemuan Eldinda bersama dengan rekannya, yaitu Cellyna dan Dinda selalu memberikan cemilan agar anak – anak panti semangat untuk bertemu lagi di kemudian hari.

Mahasiswa UNDIP
Baca Juga

Kolaborasi Lintas Jurusan, Mahasiswa UNDIP Kembangkan Dentavera sebagai Inovasi Perawatan Mulut

Pada bulan pertama, kegiatan yang dilakukan, yaitu perkenalan diri dengan anak – anak panti lalu mangajak anak – anak panti untuk bermain sambil belajar dengan memberikan pertanyaan – pertanyaan dasar dan mengajak anak panti mengembangkan bakatnya.

Pada bulan kedua masa praktikum, Eldinda mengajak anak – anak panti menempelkan poster tentang ‘’Disiplin’’ agar mengajarkan mereka untuk melatih tanggung jawab, lebih menghargai waktu, dan berperilaku sopan santun. Sebelum melakukan mini project Eldinda bersama rekannya juga melakukan pendekatan dengan memanfaatkan barang bekas menjadi gantungan hijab, membuat reed diffuser sebagai pewangi ruangan, dan menyusun puzzle untuk melatih fokus pada anak – anak panti.

Pada bulan ketiga praktikum, Eldinda melakukan mini project dengan mengambil satu klien berinisial CF, berusia 13 tahun dan saat ini sedang berada di kelas 6 SD, yang memiliki permasalahan dalam lingkungan pertemanan. Hal ini cukup menarik perhatian Eldinda karena selama proses pendekatan CF masih kurang terbuka dan sering menunduk saat ditanya. Eldinda menggunakan metode casework secara umum dengan beberapa proses penyelesaian yang dilakukan, yaitu:

penanaman bibit
Baca Juga

KKN Universitas Merdeka Malang Bangun Greenhouse Bambu, Dorong Ketahanan Pangan Warga Pandanrejo

IKLAN

1. Engagement, Intake, Contract. Tahap awal dalam praktek pertolongan yang berisikan kontrak awal dengan klien dan membuat kesepakatan untuk terlibat dalam keseluruhan proses dan membuat perjanjian berapa lama proses intervensi akan dilakukan.

2. Assesment. Pada tahap ini bertujuan untuk mendapatkan pemahaman tentang masalah, dengan mengetahui penyebab masalah dan potensi yang dapat digunakan agar meminimalisir atau menyelesaikan masalah. Pada tahap ini, Eldinda menggunakan Form Assesment agar wawancara yang dilakukan lebih tersusun dengan baik dan Tools Assesment yang Eldinda gunakan adalah Ecomap. Tools ini sangat mebantu Eldinda dalam proses wawancara karena menjadi lebih tau bagaimana hubungan CF dengan lingkungannya. Berdasarkan  hasil wawancara yang telah Eldinda lakukan, dapat disimpulkan bahwa CF dijauhi oleh beberapa teman – teman nya karena ia sering melakukan bully secara verbal ataupun non verbal. CF mengaku bahwa pernah melakukan bullying secara fisik terhadap temannya, seperti memukul dan mencubit dengan beralasan karena gemas dengan temannya. CF juga enggan untuk meminta maaf kepada teman yang pernah dibully olehnya. CF juga merasa memiliki sikap yang emosional ada pada dirinya dan masih sulit untuk mengontrolnya.

3. Planning. Tahap ini digunakan Eldinda untuk melakukan pemilihan strategi dengan sumber – sumber yang dapat digunakan untuk memecahkan masalah. Pada tahap ini juga ditetapkan tujuan yang ingin dicapai. Oleh karena itu CF sangat berperan besar atas permasalahnnya sendiri. Pada tahap ini Eldinda memberikan edukasi agar CF dapat menghayati dan menghargai perasaan orang lain.

4. Intervensi. Pada tahap ini dilakukan tindakan yang mengarah kepada beberapa bagian sistem sosial atau proses dengan tujuan memberikan perubahan. Pada tahap ini, Eldinda memberikan edukasi tentang bullying kepada CF, menjelaskan mengapa bullying tidak boleh dilakukan. Pada tahap ini juga Eldinda mengajak CF untuk bertukar peran dengan cara mengajak ia berpikir bagaimana jika ia berada di posisi korban yang pernah ia bully, hal tersebut dapat menyadarkan CF agar tidak melakukan bullying lagi. Kemudian menjelaskan kepada CF agar memiliki kesadaran akan kesalahannya, bahwa dengan CF berperan sebagai korban dan merasakan apa yang dirasakan oleh korban bully yang dilakukan oleh CF. Pada tahap ini Eldinda juga mengajak CF untuk meminta maaf kepada temannnya yang pernah ia bully dan memberitahu kepada CF bagaimana cara mengendalikan emosi dalam merespon orang sekitar.

KKN 179 UMM
Baca Juga

KKN 179 UMM Pasang Papan Jadwal Pembagian Air di Bangelan, Cegah Perebutan Antarwarga

5. Evaluasi. Tahap ini merupakan salah satu cara untuk menetukan apakah sasaran dan tujuan sudah tercapai. Pada tahap ini saya melihat perkembangan sikap CF terdapat peningkatan, salah satunya meminta maaf kepada teman yang pernah ia bully, dan CF juga dapat mengontrol emosinya sedikit demi sedikit dalam merespon teman – temannya.

6. Terminasi. Tahap ini merupakan hubungan antara pekerja sosial dengan klien akan dihentikan. Pada tahap ini saya menghentikan pemberian bantuan kepada CF karena ia sudah dapat menyelesaikan masalahnya, dan kembali berteman dengan orang sekitarnya, dan dapat lebih mengontrol emosinya.

Setelah dilaksanakannya semua tahapan selama kurang lebih 3 bulan, sehingga kegiatan Praktik Kerja Lapangan ini berakhir. Eldinda dengan kedua rekannya mengucapkan terimakasih kepada pihak Panti Asuhan Al Jamiyatul Washliyah Pulo Brayan Medan karena telah menerima kami untuk melakukan Praktik Kerja Lapangan di panti asuhan ini.

Bapak Darius selaku pimpinan Panti Asuhan Al Jamiyatul Washliyah Pulo Brayan Medan, dan Bapak Zulkifli selaku sekretaris panti asuhan, dan kepada Ibu Ade sebagai pengurus panti, dan anak – anak panti asuhan yang sudah banyak membantu kami semasa praktikum. Kami mengucapkan terimakasih karena sudah berkenan menerima kami.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/pentingnya-edukasi-dalam-mengatasi-perilaku-bullying-pada-anak/33836/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 05 November 2026, 21.06 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Warga Desa Tlekung Diajak Manfaatkan Urine Sapi Jadi Pupuk Organik Cair untuk Percepat Pertumbuhan Pakan Ternak

PPK Ormawa Universitas Pakuan Terapkan Biopori untuk Konservasi Air di Desa Cipelang

Mahasiswa KKN MAs Latih Petani Bumiaji Buat Pupuk Organik Cair

KKN-MAs Kelompok 88 Kembangkan Gunungsari Circular Farm di Kota Batu

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Telkom University Hadirkan Teknologi IoT untuk Pantau Kesuburan Tanah Petani di Banyumas

Tarbiyah vs Taklim: Mengapa Santri Lebih Butuh Dididik daripada Sekadar Diajari?

MBG dan Tanggung Jawab Negara: Keselamatan Anak Tidak Bisa Ditawar

Gerakan Literasi Nasional sebagai Upaya Membangun Budaya Literasi di Indonesia

Pilihan Editor

  1. 1 Kisah Narti, Pedagang Kedelai Pasar Banjarejo Bojonegoro yang Raup Omzet Besar dan Andalkan BRI
  2. 2

    Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

  3. 3

    Tim Abdimas FH UPNVJ Edukasi Hukum Waris dan Perlindungan Lansia di GKPI Tangerang

  4. 4

    FH UI dan KOMPAK Jakarta Edukasi Anak Muda Kenali Modus Perdagangan Orang Lewat Simulasi Interaktif

  5. 5

    Beli Elektronik di Bojonegoro Kini Lebih Praktis, Nasabah BRI Tak Perlu Bawa Uang Tunai Berkat QRIS

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.