Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Ekonomi
  3. Membuat Sabun Cuci Piring dan Pembersih Lantai Sebagai Ide Usaha Ibu Rumah Tangga

Membuat Sabun Cuci Piring dan Pembersih Lantai Sebagai Ide Usaha Ibu Rumah Tangga

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
21 Desember 2022, 22.21 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
5 menit baca
Ibu Rumah Tangga

JurnalPost.com - Mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial ( Kessos ) Fisip USU, Asifa Jelita br Sebayang melaksanakan kegiatan Praktek Kerja Lapangan ( PKL ) II di Masyarakat Kelurahan Hamdan, Kec. Medan Maimun, lingkungan 10. PKL ini tidak terlepas dari bimbingan supervisor sekolah yaitu Hairani Siregar, S.sos, MSP. Kegiatan PKL II ini berlangsung selama 3 bulan yang di mulai dari tanggal 03 oktober 2022 dan berakhir pada 23 Desember 2021.

Intervensi yang dilakukan ialah menggunakan metode sosial group work. Metode sosial group work ialah suatu metode yang dilakukan terhadap seseorang dalam suatu kelompok ( dua orang atau lebih ) untuk meningkatkan keberfungsian sosial dari individu tersebut dan untuk mencapai tujuan yang sesuai dengan tuntutan masyarakat. Metode Group Work didasarkan pada pengetahuan tentang kebutuhan klien dan keterkaitan di antara mereka. Group Work adalah suatu metode untuk mengurangi atau menghilangkan hambatan untuk berinteraksi sosial dan mencapai tujuan-tujuan yang sesuai dengan norma masyarakat ( Skidmore ; 1994 ; 73 ). Dalam metode social Group Work ini yang sangat ditekankan ialah keaktifan setiap angota kelompok itu sendiri sehingga peran dari seorang pekerja sosial di sini ialah memfasilitasi anggota kelompok untuk terlibat secara aktif dan berkolaborasi dalam proses pemecahan masalah melalui kelompok.

IKLAN

Ibu-ibu rumah tangga merupakan target klien di PKL II ini. Adapun alasan mengapa memilih ibu-ibu rumah tangga ialah praktikan ingin melihat bagaimana permasalahan sosial yang di alami oleh ibu-ibu rumah tangga yang berada di lingkungan 10, kelurahan Hamdan.Selain melakukan intervensi kepada ibu-ibu rumah tangga, praktikan juga menempelkan poster yang bertema “Membuang Sampah Pada Tempatnya” . Praktikan memilih tema ini karena melihat kondisi lingkuangan yang sangat dekat dengan sungai membuat masyarakat banyak yang membuang sampah ke sungai. Sehingga poster tersebut di buat sebagai bentuk ajakan untuk membuang sampah pada tempatnya.

kedai pajak sampul 1280x720
Baca Juga

PMK 37 Tahun 2025 Bukan Pajak Baru, Ini yang Perlu Dipahami Pedagang Online

Adapun tahapan intervensi yang dilakukan dengan klien ini ialah :

1. Assessment

Di tahap ini saya mendatangi ibu-ibu rumah tangga untuk perkenalan dan mengatakan maksud tujuan saya. Lalu kami menetap kan waktu untuk dapat berkumpul bersama. Pada saat sudah berkumpul, dikarenakan saya sudah mendatangi rumah mereka satu persatu dan berbincang dengan mereka sehingga di perkumpulan ini kami sudah saling mengenal dan saya dapat langsung menanyakan kepada mereka kira - kira apa yang menjadi masalah mereka supaya dapat kita selesaikan bersama - sama. Lalu masing- masing di mereka saya persilahkan untuk berbicara. Dari semua masalah yang mereka katakan, mereka berpendapat bahwa masalah utama mereka saat ini ialah kurangnya pendapatan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari apalagi harga- harga kebutuhan semuanya sudah naik.

2. Perencanaan

bayar
Baca Juga

Warung Padang di Bojonegoro Kini Terima QRIS BRI, Pembeli Lebih Praktis

IKLAN

Setelah mendapatkan pokok permasalahan di tahap asesmen maka kami kembali membuat janji untuk berkumpul untuk membahas mengenai perencanaan dari solusi yang mereka hadapi. Setiap ibu rumah tangga saya persilahkan untuk berbicara memberikan pendapat yang menurutnya solusi apa yang terbaik untuk menyelesaikan masalah yang mereka hadapi. Dari pendapat-pendapat yang mereka utarakan, akhirnya dipilihlah satu solusi yang dianggap paling baik yaitu mengadakan pelatihan sabun cuci piring dan pelatihan pembuatan karbol (Pembersih Lantai) untuk bisa menjadi ide usaha bagi mereka , tapi yang lebih penting ialah setidaknya mereka dapat lebih menghemat yang keluar nanti nya karna bisa membuat sabun cuci dan pembersih lantai piring sendiri dengan modal yang cukup hemat.

3. Intervensi

Di tahap intervensi, kami melakukan pertemuan tiga kali. Pertemuan pertama ialah pelatihan pembuatan sabun cuci piring, pertemuan yang kedua ialah pengemasan dan pembagian sabun cuci piring kepada ibu rumah tangga ini. Pembuatan dan pengemasan tidak bisa dilakukan dalam satu hari yang sama karena sabun cuci piring yang sudah dibuat harus didiamkan selama 3 hari untuk bisa digunakan. Pertemuan ketiga ialah pembuatan karbol atau pembersih lantai. Pembersih lantai ini bisa langsung digunakan setelah proses pembuatan. Adapun yang mengajari ibu-ibu rumah tangga dalam pelatihan – pelatihan tersebut ialah praktikan sendiri.

4. Monitoring

Olahan Mangga
Baca Juga

Berawal dari Jualan Mango Sago, Rini Astuti Kembangkan Usaha Kuliner Berkat Dukungan KUR BRI Bojonegoro

Monitoring merupakan tahapan dimana praktikan melihat bagaimana keberhasilan program yang dijalankan. Karena dari awal praktikan menggunakan pendekatan Methodology Participatory Assessment ( Sheafor (2003) mengemukakan bahwa MPA merupakan tenik untuk melakukan asesmen terhadap permasalahan dengan melibatkan masyarakat. Masyarakat yang menentukan, merencanakan, dan memutuskan permasalahan yang dihadapi). Jadi dalam pelaksanaan program tidak ada kendala yang cukup memberatkan karena masyarakat yang terlibat dapat melakukan perannya dengan baik dan semuanya berpartisipasi dalam program tersebut.

5. Terminasi

Tahapan terakhir dalam intervensi group work ini ialah terminasi. Di tahap ini praktikan melihat membandingkan bagaimana perbedaan sebelum dan sesudah pelaksanaan program. Praktikan melihat bahwa mereka sudah ada keinginan untuk mencoba membuat sabun cuci piring dan pembersih lantai tersebut sendiri untuk penggunaan pribadi maupun usaha. Namun karena keterbatasan waktu praktikan dalam PKL ini, praktikan tidak dapat melihat secara langsung bagaimana keberhasilan usaha mereka tersebut.

Demikianlah tahapan intervensi yang saya lakukan di PKL II. Besar harapan saya agar kegiatan pkl II saya ini membawa dampak yang positif bagi masyarakat lingkungan 10 kelurahan Hamdan.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/membuat-sabun-cuci-piring-dan-pembersih-lantai-sebagai-ide-usaha-ibu-rumah-tangga/40820/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 05 November 2026, 16.20 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Beli Dimsum Kini Tinggal Scan QRIS BRI Bojonegoro, Pelaku UMKM dan Pembeli Rasakan Kemudahan Transaksi Digital

Dari Sagu Menjadi SaBar, Inovasi Pangan Lokal Papua Selatan yang Mengangkat Cerita Kearifan Budaya

Kedaulatan Rupiah Tak Cukup Berhenti di QRIS

Bergantung Pasokan Luar Daerah, Harga Pangan di Pasar Ciputat Mudah Bergejolak

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Kisah Widji, Berawal dari Nasabah BRI Kini Sukses Jadi Agen BRILink di Bojonegoro dan Raup Omzet Besar

Transparansi Keuangan Organisasi Mahasiswa: Langkah Kecil Membangun Budaya Antikorupsi

Christianto Salimanan Raih Best Pitching di Indonesia Youth Summit 2026, Usung 1.000 Garuda Impact

Jujur Dimulai dari Meja Kasir: Merancang Gerakan Kejujuran dari Kebiasaan Kecil Mahasiswa

Pilihan Editor

  1. 1 Tarbiyah vs Taklim: Mengapa Santri Lebih Butuh Dididik daripada Sekadar Diajari?
  2. 2

    Nasabah Aninda Apresiasi Pelayanan BRI Cabang Bojonegoro, Transaksi Makin Mudah dan Nyaman

  3. 3

    Telkom University Hadirkan Teknologi IoT untuk Pantau Kesuburan Tanah Petani di Banyumas

  4. 4

    Gerakan Literasi Nasional sebagai Upaya Membangun Budaya Literasi di Indonesia

  5. 5

    Danau Gegas di Musi Rawas, Menanamkan Pendidikan Karakter melalui Kearifan Lokal

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.