Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Ekonomi
  3. Jagung Bt: Solusi Untuk Meningkatkan Produksi Jagung di Indonesia

Jagung Bt: Solusi Untuk Meningkatkan Produksi Jagung di Indonesia

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
09 Desember 2022, 09.57 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
Jagung Bt: Solusi Untuk Meningkatkan Produksi Jagung di Indonesia
Gambar 1. Serangan Hama pada Jagung

JurnalPost.com - Jagung (Zea mays ssp. mays) merupakan salah satu sumber karbohidrat yang terpenting di dunia, selain gandum dan padi. Bulir jagung digunakan sebagai pangan pokok bagi penduduk Amerika Tengah, Amerika Selatan, sebagian penduduk Afrika, dan beberapa daerah di Indonesia. Sehingga, produksi jagung terus ditingkatkan untuk memenuhi kebutuhan pangan tersebut.

Gambar 1. Serangan Hama pada Jagung

IKLAN

Di Indonesia, dalam produksi tanaman jagung masih mengalami kendala salah satunya serangan hama khususnya penggerek tongkol (H. armigera) atau CEW dan penggerek batang (O. furnacalis) atau ACB. Di Amerika, untuk mengatasi masalah tersebut mereka telah mengembangkan jagung transgenik khususnya jagung Bt. Jagung Bt adalah jagung yang telah disisipi gen dari bakteri Bacillus thuringiensis melalui rekayasa genetika. Dari bakteri tersebut diambil gen penyandi protein Bt (delta endotoksin). Gen ini dapat membunuh larva hama lepidoptera sehingga jagung Bt akan tahan terhadap hama.

kedai pajak sampul 1280x720
Baca Juga

PMK 37 Tahun 2025 Bukan Pajak Baru, Ini yang Perlu Dipahami Pedagang Online

Tanaman jagung Bt yang telah ditanam di berbagai negara lain memberikan keuntungan dan manfaat bagi para petani berupa penurunan pemakaian insektisida dan ketahanan terhadap serangga hama target. Selain itu tanaman jagung Bt memiliki ketahanan terhadap jamur toksin dari Fusarium (menyebabkan tongkol jagung busuk). Sedangkan, jagung non-Bt tidak tahan terhadap jamur toksin tersebut sehingga mengalami kerusakan berat. Berdasarkan manfaat dan keuntungan tersebut, jagung Bt memiliki prospek dan peluang untuk dimanfaatkan di Indonesia.

IKLAN

Kekhawatiran bahwa tanaman ini mungkin dapat menimbulkan risiko terhadap lingkungan dan kesehatan manusia tidak dapat dihindari. Namun, penelitian menunjukkan bahwa penanaman jagung Bt tidak berpengaruh terhadap serangga berguna seperti coccinellid, nabid, laba-laba, chtysopid, dan aman terhadap burung puyuh Northern Bobwhite. Sehingga, jagung Bt tidak berbahaya bagi lingkungan. Sedangkan, di bidang kesehatan belum ada penelitian lebih lanjut mengenai risiko jagung Bt. Melalui pendekatan kehati-hatian (precautionary approach), kemungkinan timbulnya risiko tersebut dapat diminimalkan.

Saat ini, jagung Bt belum ditanam di Indonesia. Seandainya suatu ketika Indonesia akan menanam jagung transgenik, perlu dilakukan studi pengkajian risiko keamanan hayati dan sosial ekonomi lebih dahulu, sebelum dikomersialkan. Dalam melakukan pengkajian risiko keamanan hayati di Indonesia diperlukan suatu sistem yang terstruktur. Hal ini merupakan tantangan dalam pemanfaatan tanaman transgenik khususnya jagung Bt bagi Indonesia.

Oleh: Riska Kurnelia Ananda, KBK Kimia Hayati, Prodi Kimia, Universitas Pendidikan Indonesia

bayar
Baca Juga

Warung Padang di Bojonegoro Kini Terima QRIS BRI, Pembeli Lebih Praktis

Referensi: Fuller, G. (1999). Safety assessment of genetically modified corn: a case study. Regional Symposium on Genetically Modified Foods: Benefits and Awareness. Bangkok, March 17-18, 1999. McLean, M.A. and D.J. MacKenzie. (2001). Principles and practice of nvironmental safety assessment of transgenic plants. Materials presented for Food Safety and Environmetal Assesment Workshop. Bogor, April 10-12, 2001. Munkvold, G. P., Hellmich, R. L., & Rice, L. G. (1999). Comparison of fumonisin concentrations in kernels of transgenic Bt maize hybrids and nontransgenic hybrids. Plant disease, 83(2), 130-138. Suprapto, H.S. dan H.A.R. Marzuki. (2002). Bertanam Jagung. Cetakan ke-22 (edisi revisi). Jakarta: Penebar Swadaya.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/jagung-bt-solusi-untuk-meningkatkan-produksi-jagung-di-indonesia/39991/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 23.11 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Berawal dari Jualan Mango Sago, Rini Astuti Kembangkan Usaha Kuliner Berkat Dukungan KUR BRI Bojonegoro

Beli Dimsum Kini Tinggal Scan QRIS BRI Bojonegoro, Pelaku UMKM dan Pembeli Rasakan Kemudahan Transaksi Digital

Dari Sagu Menjadi SaBar, Inovasi Pangan Lokal Papua Selatan yang Mengangkat Cerita Kearifan Budaya

Kedaulatan Rupiah Tak Cukup Berhenti di QRIS

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

MBG dan Tanggung Jawab Negara: Keselamatan Anak Tidak Bisa Ditawar

Mahasiswa Magang Turut Berkontribusi dalam Penyelenggaraan MTQ ke-32 Kabupaten Tuban 2026

Tekuni Budidaya Ikan Lele, Salim Manfaatkan Layanan BRI Bojonegoro untuk Kembangkan Usaha

Kisah Narti, Pedagang Kedelai Pasar Banjarejo Bojonegoro yang Raup Omzet Besar dan Andalkan BRI

Pilihan Editor

  1. 1 Tekuni Budidaya Ikan Lele, Salim Manfaatkan Layanan BRI Bojonegoro untuk Kembangkan Usaha
  2. 2

    Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

  3. 3

    Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

  4. 4

    Kisah Narti, Pedagang Kedelai Pasar Banjarejo Bojonegoro yang Raup Omzet Besar dan Andalkan BRI

  5. 5

    Mengenal Dasar Hukum Pemerintahan Nagari di Sumatera Barat, dari Warisan Adat hingga Tantangan Penerapannya

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.