JurnalPost - Pandemi COVID-19 menjadi salah satu alasan untuk tetap melakukan aktiftas dirumah saja. Penyebaran virus yang cepat membuat terbitnya peraturan seperti PPKM yang terus berlanjut. Hal ini juga dirasakan oleh warga di Kelurahan Jember Lor, Patrang, Jember. Warga mengeluhkan stress akibat bosan hanya beristirahat dan bekerja dari rumah saja. Kesehatan mental memang menjadi permasalahan baru yang saat ini muncul seiring terus diperpanjangnya PPKM, oleh sebab itu perlu adanya inovasi kegiatan yang dapat membangun mood yang baik dan menjaga diri tetap sehat secara fisik dan mental.
Salah satu upaya untuk mengurangi stress adalah dengan berkebun sederhana di pekarangan rumah. Selain untuk tujuan refreshing juga dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kekurangan dalam berkebun sederhana di pekarangan rumah adalah kurang optimalnya perawatan yang diberikan terutama pada unsur hara seperti NPK. Oleh sebab itu, diperlukan upaya atau inovasi untuk memenfaatkan limbah yang ada sebagai penambah unsur hara.
Dengan adanya fenomena tersebut, mahasiswa KKN BTV 3 UNEJ berinovasi untuk memanfatkan limba rumah tangga sebagai pupuk organik. Hal ini dimaksudkan untuk mengoptimalkan pemanfaatan limbah rumah tangga yang jarang diguanakna. Pembuatan pupuk organik degan bahan limbah juga dapat mejadi solusi penambahan unsur hara bagi kebun sederhana di pekarangan rumah. Juga, hal ini dapat menjadi tambahan kegiatan positif yang dapat dilakukan selama ppkm berlangsung untuk proses healing diri sendiri.
Selain pemanfaatan limbah rumah tangga sebagai pupuk organik cair, warga juga diajak untuk bersama sama menanam jahe merah untuk ditanam di lahan pekarangan. Kegiatan tersebut dilakukan untuk meningkatkan minat warga terhadap berkegiatan budidaya tanaman dan pemanfaatan lahan agar dapat memberi manfaat. Pemilihan jahe merah sebagai komoditas untuk ditanam adalah karena jahe merah sebagai tanaman obat yang dapat sangat bermanfaat bagi kesehatan apalagi di masa pandemi ini adalah hal yang sangat penting untuk tetap dapat memelihara kesehatan tubuh.
Kegiatan tersebut dilakukan dengan beberapa agenda yaitu, edukasi kepada masyarakat terkait optimalisasi lahan pekarangan dan pemanfaatan limbah rumah tangga, penanaman tanaman jahe merah bersama warga, pembuatan pupuk organik cair dari limbah rumah tangga bersama warga, dan juga edukasi pemeliharaan dan perawatan tanaman secara ramah lingkungan. Kegiatan dilakukan dimulai dari tanggal 11 Agustus 2021 hingga 9 September 2021, kegiatan-kegiatan tersebut cukup menarik antusias dari warga kelurahan Jember Lor karena pemanfaatan limbah yaitu air cucian beras sebagai pupuk organik cair merupakan sebuah hal baru bagi masyarakat Jember Lor.
Nama Penulis : Katon Mahardhika Profesi : Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Jember
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda