Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Bisnis
  3. LPD, Mitra Strategis Masyarakat Desa

LPD, Mitra Strategis Masyarakat Desa

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
04 Januari 2021, 22.13 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
04 Jan 2021, 22.13 WITA · 6 menit baca
6 menit baca
LPD, Mitra Strategis Masyarakat Desa

Oleh: I Nengah Suarmanayasa/Dosen FE Universitas Pendidikan Ganesha

JURNALPOST - Strategi membangun desa tidak terlepas dari upaya mengatasi permasalahan mendasar yang dialami komunitas desa diantaranya kemiskinan, kurangnya potensi sumber daya manusia akibat urbanisasi dan kurangnya aksesibilitas (Wrigley, 1973; Chamber, 1983). Bahkan, keterbatasan akses terhadap modal (kredit) diidentifikasi sebagai salah satu faktor penyebab kemiskinan. Survey rumah tangga yang dilakukan oleh World Bank (2011) menunjukkan bahwa dari sisi akses pinjaman (kredit), sebesar 40 persen masyarakat tidak bisa meminjam, 17 persen pembiayaan dari bank dan 36 persen meminjam dari lembaga keuangan informal. Artinya, sebesar 76 persen masyarakat Indonesia tidak dapat mengakses lembaga keuangan formal.

IKLAN

Banyak pihak meyakini Lembaga Keuangan Mikro (LKM) dan lembaga sejenis dapat menjadi alat untuk mewujudkan keberhasilan pembangunan di desa. Banyak peneliti yang menemukan bahwa Lembaga Perkreditan Desa (LPD) memiliki dampak positif terhadap keberhasilan pembangunan desa di Bali. Kinerja LPD tercermin dari adanya peningkatan jumlah simpanan dan jumlah kredit, serta peningkatan jumlah laba. Peningkatan jumlah kredit yang disalurkan kepada masyarakat akan dapat membantu peningkatan produktivitas masyarakat perdesaan. Peningkatan produktivitas mencerminkan adanya potensi peningkatan pendapatan masyarakat. Bank Dunia menyatakan, bahwa peningkatan kemampuan ekonomi masyarakat akan mempermudah akses masyarakat terhadap pendidikan dan layanan kesehatan.

Kantor BRI
Baca Juga

Sempat Kesulitan Menggunakan BRImo, Nasabah Umi Apresiasi Pelayanan BRI Cabang Bojonegoro

Peningkatan jumlah kredit LPD mencerminkan peningkatan kemampuan ekonomi dan peningkatan kemampuan diri masyarakat perdesaan. Kemampuan diri disini diartikan peningkatan kemampuan masyarakat melihat peluang dan peningkatan kemampuan dalam memanfaatkan potensi yang ada di sekitar. Artinya, kredit yang dipinjam oleh masyarakat dipergunakan untuk kegiatan produktif dalam meningkatkan pendapatan. Peningkatan pendapatan sebagai cerminan peningkatan kesejahteraan. Ketika jumlah kredit di LPD meningkat berarti kepercayaan LPD semakin baik kepada nasabah LPD. Peningkatan kepercayaan LPD terhadap nasabah biasanya didasarkan atas ketaatan membayar angsuran dengan tepat waktu. Ketaatan dalam membayar angsuran sangat ditentukan oleh kemampuan keuangan nasabah. Data menunjukkan bahwa jumlah kredit LPD terus meningkat yang dapat pula diartikan kemampuan ekonomi nasabah semakin baik. Bila kondisi ini terus terjadi maka laba LPD akan semakin meningkat. Kredit LPD juga digunakan untuk biaya pendidikan anak. Kondisi ini mengindikasikan bahwa dengan pencapaian kinerja LPD yang baik akan mempercepat pencapaian keberhasilan pembangunan perdesaan di Provinsi Bali.

IKLAN

Cerita dari Grameen Bank menginspirasi betapa LPD bisa berbuat lebih banyak dalam pembangunan perdesaan utamanya dalam pengentasan kemiskinan. Kontribusi LPD dalam pengentasan kemiskinan diyakini sangat nyata. Salah satu diantaranya adalah memberantas sistem ijon, perlahan tapi pasti sistem rente yang mencekik kehidupan perekonomian di desa semakin berkurang. LPD hadir menjadi sahabatnya orang desa. LPD tumbuh sebagai sumber pendanaan bagi usaha kecil di desa. Berkembangnya usaha kecil secara otomatis membuka peluang kerja dan ujung-ujungnya adalah angka kemiskinan diharapkan akan dapat diatasi. Tumbuh dan berkembangnya ekonomi kreatif di desa salah satu diantaranya adalah andil LPD.

Bank BPD Bali menyebutkan empat dampak positif LPD bagi pembangunan desa, yaitu: 1) dengan adanya LPD, desa adat telah mendapatkan sumber biaya pembangunan sebesar 20 persen dari laba bersih, sedangkan untuk kepentingan lainnya bersumber dari dana sosial yang besarnya 5 persen; 2) LPD telah ikut serta menunjang program pemerintah dalam hal pengentasan kemiskinan, serta memperluas kesempatan kerja. Ada dua jalur yang ditempuh LPD dalam penanggulangan kemiskinan di Provinsi Bali. Jalur pertama LPD membiayai usaha kecil, jalur berikutnya adalah usaha kecil membuka lapangan kerja sekaligus menanggulangi kemiskinan; 3) ikut mendorong laju pertumbuhan industri kecil di desa sehingga pertumbuhan ekonomi masyarakat desa semakin baik; dan 4) dengan keberhasilan yang dicapai, LPD juga berperan sebagai objek penelitian tentang pemberdayaan ekonomi rakyat.

Kontribusi LPD dalam penanggulangan kemiskinan sangat tergantung dari laba LPD yang bersangkutan. Secara konseptual menurut Perda No. 3 tahun 2017 pembagian sisa hasil usaha (laba) LPD lebih banyak dinikmati oleh krama desa adat yang bersangkutan. Peningkatan persentase keuntungan LPD dapat mengakibatkan penurunan angka kemiskinan di desa. Di lapangan menunjukkan bahwa setiap tahun keuntungan LPD (20 persen dari keuntungan bersih LPD) dibagikan kepada desa adat selaku pemilik. Berdasarkan informasi diketahui bahwa dari tahun 2008 sampai dengan tahun 2015 jumlah laba LPD Bali terus mengalami peningkatan. Peningkatan laba LPD otomatis akan meningkatkan kontribusi LPD terhadap keberhasilan pembangunan desa, dikarenakan jumlah yang di kembalikan ke krama adat juga akan meningkat. Dalam kurun waktu 8 tahun, LPD Bali telah menggelontorkan dana untuk pembangunan desa sebanyak Rp 442,46 milyar, dan angka ini akan meningkat apabila ditambah dengan alokasi dana LPD untuk dana sosial (5% dari total laba). Rata-rata kontribusi LPD dalam pembangunan desa sebesar Rp 55,31 milyar per tahun.

Pensiun Tak Menghalangi Produktivitas
Baca Juga

Pensiun Bukan Halangan, Sugeng Harijanto Kembangkan Usaha Jus Jambu Berkat Dukungan KUR BRI di Bojonegoro

Persentase laba yang dikembalikan tersebut akan mengurangi beban masyarakat desa dalam membayar iuran ke desa adat. Seperti diketahui masyarakat desa adat setiap tahunnya akan membayar iuran kepada desa adat. Kontribusi nyata lain yang berhasil disumbangkan LPD adalah dalam hal meringankan biaya upacara. Ada beberapa LPD yang menyelenggarakan program Iuran Dana Ngaben. Masyarakat sangat antusias menyambut program ini karena dirasakan bermanfaat sekali. Masyarakat menjadi ringan bebannya sehingga bisa menciptakan keheningan dan kesucian dalam melaksanakan upacara tanpa harus memikirkan beban biaya. Berkurangnya beban masyarakat dari iuran dan biaya upacara ngaben membuat krama dapat mengalokasikan pendapatannya untuk memenuhi kebutuhan hidup yang lain seperti untuk biaya pendidikan anak serta untuk kesehatan keluarga. Disini LPD benar-benar hadir sebagai mitra strategis orang desa. LPD secara langsung dapat membantu dalam mewujudkan keberhasilan pembangunan desa, yakni dalam hal mengurangi rumah tangga miskin, meningkatkan rata-rata lama sekolah dan meningkatkan angka harapan hidup. Terima kasih LPD. LPD adalah mitra strategis masyarakat desa.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/lpd-mitra-strategis-masyarakat-desa/16346/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 08 November 2026, 14.49 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Cerita yang TerNARAsi dalam Potongan yang Menyambungkan

Bertahan 15 Tahun, Usaha Katering Jajanan Ariani di Bojonegoro Kini Beromzet Rp14 Juta

Tak Lagi Repot Cari Uang Kembalian, Pedagang di Bojonegoro Mulai Terbiasa Gunakan QRIS BRI

SG8 Group Jadi Identitas Baru PT Dwitunggal Jaya Pratama Maju, Perkuat Solusi Bisnis Terintegrasi

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Dosen PIAUD UIN Jurai Siwo Lampung Dampingi 116 Guru RA Terapkan Kurikulum Berbasis Cinta untuk Penguatan Karakter Anak

Mengokohkan Seni dan Budaya sebagai Bahasa Kemanusiaan Universal untuk Membangun Solidaritas Dunia

Berkarya dengan Teknologi: Mengembangkan Kreativitas dan Nilai Produk Bersama Anak-Anak Jolosutro

Praktik Orang Dalam dalam Rekrutmen Organisasi Mahasiswa: Ancaman terhadap Objektivitas dan Integritas

Pilihan Editor

  1. 1 Ketika Ilmu Kehilangan Adab: Pentingnya Pendidikan Akhlak Sejak Usia Dini dalam Tradisi Pesantren
  2. 2

    Tekuni Budidaya Ikan Lele, Salim Manfaatkan Layanan BRI Bojonegoro untuk Kembangkan Usaha

  3. 3

    Praktik Orang Dalam dalam Rekrutmen Organisasi Mahasiswa: Ancaman terhadap Objektivitas dan Integritas

  4. 4

    Sempat Kesulitan Menggunakan BRImo, Nasabah Umi Apresiasi Pelayanan BRI Cabang Bojonegoro

  5. 5

    Telkom University Hadirkan Teknologi IoT untuk Pantau Kesuburan Tanah Petani di Banyumas

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.