Oleh : Shyma Naeva Azhani
JurnalPost.com - Bahasa di generasi gen Z sekarang ini banyak sekali di gunakan dalam kehidupan sehari – hari, karna mereka mengikuti perkembangan zaman yang sangat terpengaruh oleh kalangan generasi gen z. tidak hanya anak Jakarta saja tetapi anak Rantau yang tinggal di daerah Jakarta dan sekitarnya juga mengikuti perkembangan zaman di kala generasi melanium .bahkan di era sekarang ini di pengaruhi oleh perkembangan teknologi yang semakin maju.dimana pada perubahan ini gaya berkomunikasi meraka yang sangat tidak patut di contoh oleh anak anak , karna anak anak zaman sekarang sudah mengerti gadget.
Bedasarkan fakta yang pernah saya rasakan adalah :
DAMPAK NEGATIF : 1. kurangnya interaksi sosial secara tidak langsung disebabkan dengan pengaruhnya teknologi 2. gaya bahasa komunikasi yang dapat menghambat dalam komunikasi disebabkan karna kurangnya kesadaran pada saat ini 3.Diversifikasi dalam komunikasi : Tidak ada pemahaman budaya atau latar belakang yang dapat menyebabkan kesalapahaman dalam komunikasi sehari hari 4.Kesadaran lingkungan dan sosial: Fokus yang kuat terhadap isu isu tertentu karena dapat menghambat pemahaman yang kurang seimbang berbagai topik.
DAMPAK POSITIF : 1. Terbiasanya gen z dengan teknologi yang dapat membuat mereka berkomunikasi secara efisien 2. Dalam komunikasi harus menggunakan baik dan formal untuk menciptakan lingkungan komunikasi yang lebih terbuka 3.Gen Z lebih yang harus membuat lingkungan komunikasi yang inklusif dengan cara mempromosikan diversintas 4.Gen Z cenderung mengetahui t isu-isu sosial dan lingkungan
PENCEGAH : Untuk menangani ini kita sebagai generasi gen z harus bisa menciptakan bahasa yang baik, kita membutuhkan kesadaran penuh pada generasi muda saat ini untuk bisa memiliki rasa cinta tanah air dan mau mengembangkan sekaligus melestarikan Bahasa Indonesia .hal ini dikarenakan banyaknya pengguna bahasa asing dan juga bahasa gaul mulai memasuki keseharian dan gaya hidup anak muda yang dapat membuat generasi muda melupakan Bahasa Indonesia sebagai bahasa nasionalnya sendiri.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda