26.9 C
Jakarta
Kamis, April 22, 2021

Dampak Pandemi Covid-19, Pedagang Buah Pisang Keluhkan Sepi Pembeli

JURNALPOST – Covid-19 menyebar begitu cepat ke seluruh penjuru dunia dan berubah menjadi pandemi yang menakutkan bagi masyarakat. Pandemi Covid-19 yang telah menyebar pada akhirnya membawa risiko yang sangat buruk bagi perekonomian Indonesia. Penyebaran Covid-19 ini sangat berdampak pada sejumlah pelaku usaha khususnya pedagang buah pisang yang ada di Pasar Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Pedagang buah pisang di Pasar Sleman mengeluh semakin sulit mencari uang akibat pandemi Covid-19. Mereka menduga pembeli takut datang ke pasar, karena khawatir terpapar Covid-19 sehingga terjadi penurunan jumlah pembeli.

Ibu Mira (50) salah satu pedagang buah pisang di Pasar Sleman mengaku sudah berjualan kurang lebih duapuluh tiga tahun. Menurutnya dengan adanya Covid-19 penghasilan yang didapatkannya mengalami penurunan sangat drastis. (2/3/2021)

“Sudah berbulan-bulan omzet pendapatan saya semakin berkurang, sebelum adanya pandemi Covid-19 pendapatan mecapai Rp 1,5 juta per hari,” ungkap Bu Mira.

Saat ini penjualan buah pisang kata Bu Mira, turun drastis hingga 50 persen. Dan pendapatan perharinya hanya mendapatkan sekitar Rp 700 ribu saja. Apalagi pembeli sekarang sudah jarang keluar rumah karena takut Covid-19.

“Kalau stok distribusi buah pisang untuk saat ini masih tetap ada. Sementara itu harga buah pisang masih dalam harga normal penjualan meskipun sepi pembeli selama pandemi ini,” tambahnya.
Bu Mira juga mengatakan bahwa dalam pasaran Pahing yang biasanya Pasar Sleman itu cenderung ramai pembeli, namun selama terjadi pandemi Covid-19 ini pembeli tidak seramai biasanya.

Selama berjualan Bu Mira tetap menerapkan protokol kesehatan yaitu selalu menggunakan masker, selalu mencuci tangan, menerapkan social distancing, dan membawa handsanitizer guna memutus mata rantai Covid-19.

“Saya tetap harus pakai masker dan selalu cuci tangan di dekat pintu masuk pasar, karena sudah disediakan kran air mengalir oleh pihak pasar untuk selalu mencuci tangan bagi seluruh orang yang keluar masuk pasar,” pungkasnya.

Dia juga berharap pandemi Covid-19 ini segera berlalu, sehingga perekonomian masyarakat bisa kembali pulih seperti biasanya.

Penulis: Veradela Restu Praduana, Mahasiswi Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Berita terbaru

Berita Menarik Lainnya

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Masuk

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Masuk

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.