Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Bisnis
  3. Beternak Hamster di Masa Pandemi Covid-19

Beternak Hamster di Masa Pandemi Covid-19

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
25 Februari 2021, 00.20 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
25 Feb 2021, 00.20 WITA · 3 menit baca
3 menit baca
Beternak Hamster di Masa Pandemi Covid-19

JURNALPOST - Pada masa pandemi Covid-19 banyak masyarakat yang terkena dampaknya, mulai dari dampak sosial hingga dampak ekonomi. Dampak sosial yang terasa ialah adanya pembatasan interaksi yang wajib dilakukan kepada seluruh masyarakat khususnya di Indonesia karena cepatnya virus ini menyebar ke berbagai tempat tanpa mengenal suku, bahasa, agama, maupun tingkat kesetaraan sosial. Selain dampak sosial juga ada dampak dari segi ekonomi. Dari segi ekonomi banyak pedagang yang merugi bahkan sampai pailit karena sepinya pembeli. Sepinya pembeli salah satu faktornya ialah karena masyarakat khawatir akan virus covid-19 jika ia keluar dari rumah.

Berdasarkan permasalahan inilah terjadi pergeseran transaksi ekonomi dimana umumnya konsumen melakukan transaksi tunai, kini beralih menjadi transaksi online. Hal ini dimanfaatkan oleh banyak platform penjualan online dengan dibukanya banyak promo-promo bagi para pengguna baru di platform yang mereka pilih. Terjadinya perubahan jenis transaksi tersebut suka tidak suka harus diikuti oleh penjual jika ingin menaikkan omset penjualan mereka. Dari yang tadinya tidak menyukai teknologi atau gaptek, kini wajib belajar untuk mengikuti peralihan ini.

IKLAN

Hal inilah yang dilihat oleh Pemilik Pusat Hamster Depok, Fahmi Dzajuli. Peternakan skala rumahan yang dia buat kini menarik banyak pembeli. Ini terjadi karena kejeliannya dalam memanfaatkan situasi dan momentum dalam melihat kesempatan peluang pasar yang terbuka. Dikatakan olehnya bahwa Pusat Hamster Depok yang tadinya hanya menjual hamster, kini sudah merambah ke aksesoris-aksesorisnya. Dikatakan juga kini Pusat Hamster Depok telah mendapatkan persetujuan bantuan berupa Kredit Usaha Rakyat (KUR) melalui lembaga keuangan negera (Bank BRI).

Kantor BRI
Baca Juga

Sempat Kesulitan Menggunakan BRImo, Nasabah Umi Apresiasi Pelayanan BRI Cabang Bojonegoro

IKLAN

Jika melihat omset dari penjualan hamster yang dilakukan dalam satu bulan mencapai sekitar 4 juta. Ini merupakan usaha sampingan yang menjanjikan, dan tidak mengganggu pekerjaan utama, “Pembeli yang memesan hamster tidak mengganggu pekerjaan utama, karena pesanan hamster dapat di packing setelah pulang kerja”. Ujarnya. Dari contoh kejelian pemilik melihat kondisi peralihan kegiatan ekonomi menjadi sebuah usaha sampingan yang menjanjikan, merupakan contoh yang dapat ditiru. “Kerja keras, sabar, konsisten merupakan kunci dalam menjalankan usaha peternakan hamster ini”. Ujarnya.

Dalam melakukan pemasaran peternakannya, Fahmi mengungkapkan bahwa ia memasarkannya melalui platform Shoppe dan Tokopedia, untuk sosial media yang digunakan ialah Facebook Marketplace dan Instagram. Setiap hari ada pembeli yang membeli hamster atau aksesoris. Pembeli tersebut mengetahui melalui 4 aplikasi tersebut. Menjadi sebuah pertanyaan apakah selamanya akan membuka hanya melalui online?. “Setelah berakhirnya pandemic covid-19 ini, perlahan-lahan pasti konsumen beralih ke kebiasaan semula yakni transaksi tunai, oleh karena itu disiasati bahwa nantinya Pusat Hamster Depok (Peternakan Hamster di kota Depok dengan skala rumahan, insyaallah akan membuka toko”, ujarnya. (Muhammad Fahmi Dzajuli)

Pensiun Tak Menghalangi Produktivitas
Baca Juga

Pensiun Bukan Halangan, Sugeng Harijanto Kembangkan Usaha Jus Jambu Berkat Dukungan KUR BRI di Bojonegoro

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/beternak-hamster-di-masa-pandemi-covid-19/18192/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 08 November 2026, 14.25 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Cerita yang TerNARAsi dalam Potongan yang Menyambungkan

Bertahan 15 Tahun, Usaha Katering Jajanan Ariani di Bojonegoro Kini Beromzet Rp14 Juta

Tak Lagi Repot Cari Uang Kembalian, Pedagang di Bojonegoro Mulai Terbiasa Gunakan QRIS BRI

SG8 Group Jadi Identitas Baru PT Dwitunggal Jaya Pratama Maju, Perkuat Solusi Bisnis Terintegrasi

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Mahasiswa Magister Psikologi UMP Tanamkan Nilai Kejujuran dan Kepedulian Sosial kepada Anak Panti Asuhan

Relawan SIBAT dari Tujuh Desa di Sukabumi Uji Coba WargaSiaga untuk Belajar Kesiapsiagaan Bencana

Di Balik Papan Tulis, Ada Perjuangan Memahami Setiap Anak: Potret Pembelajaran di SDN Ciptaharja

Di Solo, Klakson Motor Lebih Sering Dipakai untuk Menyapa Teman daripada Menghindari Tabrakan

Pilihan Editor

  1. 1 Menjadi Guru yang Pintar "Ngegas" dan "Ngerem": Seni Menjaga Keseimbangan di Ruang Kelas
  2. 2

    Di Solo, Klakson Motor Lebih Sering Dipakai untuk Menyapa Teman daripada Menghindari Tabrakan

  3. 3

    Masjid sebagai Pusat Pendidikan Islam: Antara Semangat Mendirikan Lembaga dan Tantangan Manajemen

  4. 4

    Mempersiapkan Santri Menghadapi Dunia Kerja Digital, Pesantren Perlu Perkuat Keterampilan Teknologi

  5. 5

    Mahasiswa UNAIR Kembangkan Merchandise untuk Delapan Museum di Surabaya, Dorong Inovasi Promosi Wisata Sejarah

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.