Jurnalpost - Pandemi Covid-19 merubah tatanan masyarakat dunia. Guna mencegah penularan wabah virus corona yang meluas, masyarakat dihimbau untuk tinggal di rumah.
Hampir semua negara menghimbau warganya untuk tidak beraktivitas di luar rumah jika tidak ada kepentingan yang mendesak. Namun di era new normal saat ini masyarakat sudah diperbolehkan untuk beraktivitas seperti biasa tetapi harus menerapkan protokol kesehatan guna mencegah terjadinya penularan Covid-19.
Setiap Universitas selalu menjunjung Tri Dharma perguruan tinggi. Salah satu isi dari Tri Dharma tersebut adalah pengabdian kepada masyarakat. Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan kegiatan dari universitas yang mencerminkan pengabdian kepada masyarakat.
Meskipun di era new normal, kemungkinan akan penularan Covid-19 juga dapat terjadi kembali, demi mencegah penularan covid-19 pihak Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya membuat kebijakan untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di sekitar tempat tinggal mahasiswa atau disebut KKN Mandiri.
Fawwas Rahmatullah, mahasiswa prodi Manajemen Untag 1945 Surabaya telah terjun ke masyarakat untuk melaksanakan kegiatan KKN di wilayah domisilinya yaitu kampung Tambaksari Selatan RT 06 RW 06 Kel. Tambaksari, Kec. Tambaksari, Kota Surabaya, Jawa Timur. Dengan dosen pembimbing, Ibu Dra. Ratnaningsih Sri Yustini, MM.
Program kerja yang dilaksanakan dalam kegiatan KKN ini adalah pelatihan budidaya lele dan sayuran dalam ember. Selama pelaksanaan program tersebut berlangsung, para warga sangat antusias untuk ikut serta dalam membantu melaksanakan kegiatan ini dan tidak lupa juga menerapkan protokol kesehatan dengan memakai masker. Warga Tambaksari Selatan RT 06 sangat senang dengan kegiatan ini, selain dapat bersosialisasi kembali, warga juga dapat beraktifitas di luar rumah.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan ekonomi warga Kampung Tambaksari Selatan RT 06, dan dengan adanya sosialisasi dan pelatihan budidaya ini diharapkan juga membantu pemerintah dalam melaksanakan program ketahanan pangan di Indonesia.
“paling tidak di masa pandemi ini kita dapat membuat program ketahanan pangan lestari untuk warga, jadi warga dapat memperoleh pemasukan dari program budidaya ini.” Ujar Juliananto selaku Ketua RT 06 Tambaksari Selatan Surabaya.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda