Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Citizen Reporter
  3. Radio Komunitas SIPURENNU Pangkep, Belajar di Nepal

Radio Komunitas SIPURENNU Pangkep, Belajar di Nepal

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
26 Mei 2024, 16.58 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
Radio Komunitas SIPURENNU Pangkep, Belajar di Nepal

JurnalPost.com - Beberapa waktu lalu Manager Radio Sipurennu Nurhayati menghadiri pertemuan di Nepal mewakili Kabupaten Pangkep melalui Program AMARC yang mendukung kelompok penduduk yang sangat rentan dalam perjuangan melawan kemiskinan di kawasan Asia Pasifik.

IKLAN

Kehadiran Nurhayati yang biasa di sapa Nur ini merupakan perwakilan Radio Komunitas Sipurennu yang berlokasi di Pulau Sabutung, Liukang Tupabbiring Utara Kabupaten Pangkep dalam rangka mengikuti Pelatihan Manajemen Radio Komunitas yang diselenggarakan oleh AMARC bekerja sama dengan CAMECO dan didukung secara finansial oleh Kementerian Federal Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan Jerman yang dilakukan beberapa waktu lalu pada tanggal 13-17 Mei 2024 di Resort Park Village, Budajilkantha, Kathmandu, Nepal. Training ini bertujuan untuk meningkatkan keberlanjutan stasiun radio komunitas di sejumlah negara rentan termasuk Indonesia.

Mahasiswa UNDIP
Baca Juga

Kolaborasi Lintas Jurusan, Mahasiswa UNDIP Kembangkan Dentavera sebagai Inovasi Perawatan Mulut

Adapun peserta yang terlibat dalam kegiatan ini sebanyak 29 orang yang terdiri dari 5 orang perwakilan dari Bangladesh, 8 orang dari Indonesia termasuk Kabupaten Pangkep, 5 orang dari India, 9 orang dari Nepal, 2 orang dari Timor Leste.

Ditemui saat memberikan penguatan kepemimpinan dan advokasi anggota Sekolah Perempuan di Café Rans, Sabtu (25/5) Nurhayati mengungkapkan bahwa sejumlah materi yang diberikan dalam pelatihan tersebut meliputi strategi meningkatkan pemasaran untuk radio komunitas, memanfaatkan media sosial sebaik-baiknya, meningkatkan pendapatan radio, cara-cara merekrut sukarelawan, ruang aman bagi komunitas pendengar radio, keberagaman, penyiaran secara online, kepemimpinan dan tentunya rencana tindak lanjut pasca pelatihan.

IKLAN

“Pelatihan ini sangat membantu untuk peningkatan strategi pemasaran radio komunitas Sipurennu yang saat ini terus kami dikembangkan termasuk bagaimana kami nantinya melakukan sosialisasi di sosial media dan jika memungkinkan penyiaran bisa dilakukan juga secara online sehingga bisa mendengar feedback langsung para pendengar Radio Sipurennu”, ujarnya.

penanaman bibit
Baca Juga

KKN Universitas Merdeka Malang Bangun Greenhouse Bambu, Dorong Ketahanan Pangan Warga Pandanrejo

Lebih lanjut Nurhayati menyampaikan bahwa melalui Radio Komunitas Sipurennu sendiri di Pulau Sabutung telah aktif mengkampanyekan berbagai persoalan-persoalan perempuan mulai dari meningkatkan kesetaraam gender melalui kepemimpinan perempuan, meningkatkan akses perempuan dan kelompok marginal ke layanan dasar dan sosialisasi perlindungan dari kekerasan terhadap perempuan termasuk penghapusan kekerasan seksual serta mencegah perkawinan anak yang banyak terjadi khususnya di Wilayah Kepulauan.

Di tanya soal harapan dan tindaklanjut pasca mengikuti pelatihan ini, Nurhayati berharap dukungan Pemerintah Daerah dan berbagai pihak.

“Harapan kami sebagai pengelola Radio Sipurennu yang berada di Pulau Sabutung ini adalah bagaimana Pemda, DPRD, pemerintah di tingkat kecamatan dan desa serta pihak swasta kedepannya bisa mendukung program pengembangan Radio Komunitas Sipurennu ini, agar bisa tetap eksis dan menjadi asset kebanggaan Kabupaten Pangkep dalam mewujudkan radio komunitas yang peduli kesetaraan gender, mengedukasi, lebih modern dari segi sarana dan prasarana dan tentunya bisa menjangkau masyarakat lebih luas sebagai pendengarnya”, tutupnya.

Pelatihan dan pengembangan skills pengelola radio komunitas ini sebelumnya juga telah mengirim dan melatih 2 orang penyiar Radio Komunitas Sipurennu beberapa bulan yang lalu di Negara Bangkok sebagai upaya Peningkatan Kualitas SDM Penyiaran Radio Komunitas

KKN 179 UMM
Baca Juga

KKN 179 UMM Pasang Papan Jadwal Pembagian Air di Bangelan, Cegah Perebutan Antarwarga

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/radio-komunitas-sipurennu-pangkep-belajar-di-nepal/68688/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 02.26 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Warga Desa Tlekung Diajak Manfaatkan Urine Sapi Jadi Pupuk Organik Cair untuk Percepat Pertumbuhan Pakan Ternak

PPK Ormawa Universitas Pakuan Terapkan Biopori untuk Konservasi Air di Desa Cipelang

Mahasiswa KKN MAs Latih Petani Bumiaji Buat Pupuk Organik Cair

KKN-MAs Kelompok 88 Kembangkan Gunungsari Circular Farm di Kota Batu

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Pembangunan Ekonomi dan Ancaman Kerusakan Lingkungan, Sejauh Mana Hukum Indonesia Melindungi Alam?

Kerja Kelompok atau Kerja Sendiri? Mengapa Transparansi Kontribusi Mahasiswa Perlu Diperkuat

Cerita yang TerNARAsi dalam Potongan yang Menyambungkan

Kepemimpinan Bukan Sekadar Janji Besar, Rakyat Menunggu Hasil Nyata dari Pemerintah

Pilihan Editor

  1. 1 Benturan Kertas dan Layar: Saat Protokol Notaris Terjebak di Pusaran Legal Deadlock Digital
  2. 2

    Pernah Mencari “Sakit Kepala Sebelah” di Google, Lalu Takut Umur Tinggal Setahun?

  3. 3

    Edukasi Video HIMA-CARE Tingkatkan Perilaku Higiene Menstruasi Mahasiswi Baru di Kota Malang

  4. 4

    Mahasiswa Edukasi Gizi 102 Anak di Palembang, Hasil Tes Meningkat

  5. 5

    Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.