Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Penguatan Pendidikan Politik Pemilih Perempuan di Pulau Sabutung

Penguatan Pendidikan Politik Pemilih Perempuan di Pulau Sabutung

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
23 Oktober 2023, 19.14 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
5 menit baca
Penguatan Pendidikan Politik Pemilih Perempuan di Pulau Sabutung

JurnalPost.com - Pemilu 2024 sudah di depan mata, tersisa empat bulan lagi pelaksanaan Pemungutan Suara di TPS untuk memilih pemimpin bangsa akan dilaksanakan termasuk di wilayah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan.

Berkaca dari Pelaksanaan Pemilu 2019 yang lalu di Kabupaten Pangkep mencatat bahwa partisipasi Pemilih berkisar hanya diangka 75%. Selain itu tantangan kurangnya pemahaman politik Pemilih Perempuan khususnya terkait rekam jejak calon yang akan di pilih baik di DPR RI, DPD, Presiden dan Wakil Presiden, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten, masalah lainnya adalah rumitnya pemilihan suara sistem 5 kotak ini berdampak pada tingginya Pemilihan Suara Ulang (PSU) dalam Pemilu 2019 yang lalu, PSU tertinggi kedua setelah Kota Makassar.

IKLAN

Sebagai upaya memberikan penguatan pemahaman kepada pemilih perempuan khususnya di wilayah marginal seperti Kepulauan, melalui Program INKLUSI YKPM Sulsel-KAPAL Perempuan melaksanakan kegiatan Pendidikan Politik bagi Kelompok Sekolah Perempuan di 10 Pulau di 5 Desa di Wilayah Kecamatan Liukang Tupabbiring Utara dengan jumlah peserta sebanyak 54 orang, di Aula Kantor Camat Pulau Sabutung (21/10).

Kehamilan
Baca Juga

Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

Terdapat dua materi penting dalam pelaksanaan Pendidikan Politik yang menghadirkan 2 (dua) narasumber yang cakap di bidangnya yakni Mewujudkan Pemilu Inklusif oleh Rohani yang merupakan penggiat demokrasi, Penulis dan merupakan Ketua Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) serta mantan Penyelenggara yang menangani devisi Perencanaan dan data pemilih di Kpu Pangkep. Dan materi lainnya yang tak kalah penting adalah bagaimana menangkal persoalan Hoax atau berita bohong dalam Pelaksanaan Pemilu 2024 yang dibawakan oleh Mantan Jurnalis TEMPO dan saat ini bekerja di bidang Pemberitaan dan Publikasi Diskominfo Pangkep. Materi ini dianggap tepat mengingat pada pelaksanaan Pemilu 2019 yang lalu persoalan Black campaigne para Tim sukses calon melalui penyebaran berita bohong (hoax) yang disebarkan secara massif si berbagai platform termasuk social media yang menjadi komsumsi harian tak terkendalikan bagi masyarakat dan terkadang memecah belah pendukung calon satu sama lain.

Salah satu peserta dalam kegiatan Pendidikan Politik ini ibu Masdalipa (45) merasa tercerahkan setelah mengikuti pendidikan politik yang dibawakan hampir 5 jam ini, menurutnya dengan mengetahui sejak awal bagaimana harusnya Perempuan yang selama ini termarginalkan dari sesi Partisipasi untuk mengambil bagian sebagai pemilih cerdas berpotensi untuk menghasilkan perubahan jika memilih pemimpin yang tepat berdasarkan pemetaan program visi-misi mereka, serta dapat juga memutuskan bentuk Partisipasi seperti apa yang bisa dilakukan untuk mengawal Pemilu 2024 agar nantinya berlangsung secara demokratis di tengah masyarakat.

IKLAN

" Hampir 4 jam kami belajar soal Pemilu Inklusif yang akhirnya kami semua orang yang telah memenuhi syarat sebagai pemilih memiliki kesetaraan yang sama tanpa terkecuali untuk menyalurkan hak politiknya di TPS apalagi pemilih terbanyak adalah pemilih perempuan, dan juga upaya maksimal pelayanan pemilih disabilitas yang harus aksesible, bentuk Partisipasi juga bisa dilalukan dengan menjadi penyelenggara di tingkat TPS baik sebagai KPPS atau PTPS dan atau menjadi Pemantau Indpenden" Ujarnya.

Lebih lanjut, Masdalipa juga bisa mengatakan bisa mengenali sejak awal bagaimana program dan visi-misi baka calon presiden yang saat ini sudah masuk tahapan pendaftaran di KPU.

Foto Besama TIM
Baca Juga

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

" dari 3 calon presiden dan 2 calon pasangan yang sudah mendaftar di KPU, tadi kami bedah program dan visi-misinya, mana yang secara program masuk akal untuk diimplementasikan dan berpresfektif inklusif" Tutupnya.

Dari seluruh rangkaian materi Pendidikan Politik yang diberikan kepada peserta Sekolah Perempuan ini menurut Rosniati selaku Koordinator Program INKLUSI YKPM - KAPAL Perempuan bertujuan untuk mewujudkan pemilih perempuan yang cerdas dan kritis, mampu berpartisipasi dengan baik dalam Pemilu 2024 bukan hanya sebagai pemilih yang sekedar datang ke TPS pada tanggal 14 Februari 2024 mendatang tetap juga bisa mengambil peran yang lebih luas dalam pelaksanaan di TPS dengan menjadi penyelenggara serta kualitas pilihan terhadap calon yang dipilih" Kuncinya.

Dari seluruh rangkaian pelatihan yang dilaksanakan adalah bagian dari Program INKLUSI yang bertujuan mewujudkan Gerakan Kesetaraan Gender dan Disabilitas untuk mengakses pengetahuan seputar Pemilu 2024 sebagai agenda besar Politik Bangsa, suara pemilih perempuan adalah mayoritas sehingga upaya mengawal Tahapan Pemilu 2024 hingga selesai bisa berlangsung secara demokratis, aman, tertib dan bermartabat dan pada akhirnya kontestasi sekali dalam lima tahun ini melahirkan pemimpin yang berkualitas dan Inklusif di tengah masyarakat tanpa satupun yang tertinggal dalam menyalurkan hal pilihannya sebagaimana tujuan Pembangunan Nasional dan cita-cita luhur menuju Indonesia Emas 2045.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/penguatan-pendidikan-politik-pemilih-perempuan-di-pulau-sabutung/60352/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 03.26 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

Mahasiswa UPN Veteran Jatim Ikuti Rapat DPRD Tuban, Pelajari Perdebatan Anggaran dan Prioritas R-APBD 2027

Kejuaraan Tunas Juara Nasional 2026 Digelar di Tangerang, Jadi Ajang Pembinaan Atlet Pencak Silat Berprestasi

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Penelitian di Cilacap Ungkap 93,94 Persen Pasien Gangguan Jiwa Patuh Minum Obat, Dukungan Keluarga Jadi Perhatian

Pembangunan Ekonomi dan Ancaman Kerusakan Lingkungan, Sejauh Mana Hukum Indonesia Melindungi Alam?

Kepemimpinan yang Menanam Masa Depan: Ketika Pendidikan Menjadi Kunci Ketahanan Pangan Jawa Timur

Pernah Mencari “Sakit Kepala Sebelah” di Google, Lalu Takut Umur Tinggal Setahun?

Pilihan Editor

  1. 1 Saat Pasar Sepi Pembeli, Pasar.id BRI Bojonegoro Jadi Peluang Pedagang Menjangkau Pelanggan Baru
  2. 2

    Ketika Negara Gagal Menjaga Napas Warganya

  3. 3

    Teknologi Sudah Tersedia, UPN Veteran Jatim Dorong Penguatan Literasi dan Keterbukaan Informasi Publik di Bondowoso

  4. 4

    Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

  5. 5

    Ketika Karhutla Mengancam Masa Kecil: Pentingnya Edukasi Lingkungan bagi Anak Sekolah Dasar

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.